Terungkap! Misteri Tanah di Samping Rumah Yai Mim Ternyata Milik Keturunan Majalengka
Sebuah fakta menarik terungkap di tengah kunjungan balasan anggota DPR RI Dedi Mulyadi ke kediaman Yai Mim.
Lahan kosong yang berada di samping rumah Yai Mim dan kini telah berdiri sebuah musala, ternyata dimiliki oleh keluarga yang berasal dari Majalengka, Jawa Barat.
Identitas pemilik lahan tersebut terkuak saat salah satu ahli waris hadir dalam pertemuan tersebut. Lahan itu merupakan milik keluarga dari almarhumah Bu Elo, yang diketahui berasal dari Majalengka.
Baca Juga: Yai Mim Bongkar Karakter Sahara, Singgung Soal Iri Hati dan Hawa Nafsu
Kunjungan Dedi Mulyadi sendiri merupakan kunjungan balasan setelah sebelumnya Yai Mim dan warga lainnya menyambangi kediaman pribadi Dedi di Subang dan rumah dinasnya di Bandung.
Setibanya di lokasi, Dedi Mulyadi disambut hangat oleh Yai Mim beserta sejumlah warga.
Baca Juga: Istri Bongkar Rahasia Perkasa Yai Mim di Usia 59, Sebut Tenaganya Bak Usia 20 Tahun
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana akrab tersebut kemudian membahas asal-usul lahan kosong di sebelah rumah Yai Mim yang menarik perhatian.
Sebelumnya, lahan tersebut sempat menjadi misteri dan bahkan dihubungkan dengan pengalaman spiritual yang dialami Yai Mim.
Yai Mim dan KDM (YouTube)
"Awalnya, ada tanah kosong di dekat rumah Yai yang ditawarkan untuk dibeli oleh Bayu, namun setelah sholat istikharah dan membaca Al-Qur'an, sajadahnya terbakar," demikian diungkapkan dalam narasi video kunjungan tersebut.
Namun, misteri itu akhirnya terjawab dengan kehadiran langsung salah satu ahli waris sah dari lahan tersebut.
Ahli waris menjelaskan bahwa tanah itu merupakan peninggalan dari almarhumah ibunya, Bu Elo, yang memiliki total empat orang anak sebagai ahli waris.
Keluarga tersebut ternyata telah lama bermukim di kawasan itu. Mereka pindah dari Majalengka dan menetap di sana sejak tahun 1971.
Adapun perolehan tanah tersebut berawal dari program sebuah koperasi yang diperuntukkan bagi para pegawai Kementerian Agama (Depag) pada masa itu.
Dedi Mulyadi dan Yai Mim
Saat ini, status legalitas tanah tersebut sedang dalam proses pengurusan untuk mendapatkan sertifikat resmi.
Mendengar hal tersebut, Dedi Mulyadi menawarkan bantuan untuk memfasilitasi proses sertifikasi agar dapat berjalan lancar.
Dalam kesempatan itu, Dedi Mulyadi juga menyampaikan pesan pentingnya menjaga kerukunan antar warga.
"Kang Dedi berharap agar semua warga dapat hidup rukun dan tidak ada lagi perselisihan yang tidak menguntungkan," sebut narasi video.