Album 'Menari dengan Bayangan' Difilmkan, Hindia Turun Tangan Jadi Produser Eksekutif
Musisi Baskara Putra memulai langkah baru di industri perfilman Tanah Air. Ia mengumumkan adaptasi ke film layar lebar.
Ia resmi terlibat sebagai produser eksekutif dalam proyek adaptasi film album debut studio dari project Hindia, Menari dengan Bayangan. Keterlibatan ini menjadi pengalaman pertama bagi Baskara bekerja di balik layar produksi film.
“Ini pengalaman pertama saya jadi EP (Executive Producer), jadi tegang tapi juga excited. Tapi karena ada teman-teman dari Palari Films, ada Mas Edwin dan Mbak Dede, harusnya semuanya bisa berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Baskara.
Baca Juga: Penampilan Hindia Ditolak Ormas Islam karena 'Patung dan Simbol', eaJ Bingung
Keinginan untuk mengembangkan karya musiknya ke bentuk medium lain sebenarnya sudah lama ia pikirkan. Vokalis band .Feast itu bahkan mengaku sejak awal ingin album-albumnya bisa diterjemahkan ke format berbeda, tidak terbatas hanya pada film.
“Dari dulu saya memang ingin semua album saya, yang mana pun, bisa berubah bentuk atau format. Nggak harus film sebenarnya. Tapi kebetulan rezekinya album pertama Menari dengan Bayangan ini yang akhirnya difilmkan oleh Bung Edwin,” ungkapnya.
Baca Juga: Nadin Amizah dan Baskara Putra Tolak Rencana Pemerintah Tampung Pengungsi Gaza
Album Menari dengan Bayangan sendiri pertama kali dirilis pada 2019 dan dikenal luas berkat lirik-lirik reflektif yang dekat dengan kehidupan generasi muda. Baskara pun merasa bersyukur karena karya tersebut kembali mendapatkan “napas baru” melalui adaptasi layar lebar.
Baskara Putra senang albumnya kini diadaptasi dalam sebuah film. [Instagram]
“Sudah hampir tujuh tahun sejak album ini rilis. Ternyata rezekinya panjang, sekarang punya napas baru lewat film. Semoga ini bisa memperkenalkan lagu-lagunya ke lebih banyak orang lagi,” kata Baskara.
Meski detail cerita film masih dirahasiakan, proyek ini dipastikan akan mengusung genre yang dekat dengan realitas kehidupan anak muda.
Para penggemar kini menantikan bagaimana lirik-lirik penuh makna dari album tersebut akan diterjemahkan ke dalam bahasa visual di layar lebar.