Heboh Isu Perselingkuhan, Ini Kisah Mualaf Julia Prastini yang Tak Banyak Diketahui
Nama Julia Prastini atau yang akrab disapa Jule kini ramai diperbincangkan publik usai kabar dugaan perselingkuhannya viral.
Namun di tengah kabar tersebut, jauh sebelum dikenal sebagai selebgram, ternyata Jule memiliki kisah spiritual yang jarang diketahui publik.
Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Cam On Entertainment, Jule pernah membagikan cerita tentang awal mula dirinya menjadi mualaf sejak usia 9 tahun, mengikuti jejak sang ibu yang lebih dulu berpindah keyakinan.
Baca Juga: Na Daehoon dan Julia Prastini Resmi Bercerai, Ikrar Talak Digelar di PA Jakarta Selatan
Julia Prastini (Instagram)
“Aku dulunya Kristen Protestan. Aku mualaf umur 9 atau 10 tahun. Orang tuaku, terutama mamiku yang single parent, duluan masuk Islam, terus ngajak aku ikut. Tapi keluarga besar nggak terima,” ungkapnya dalam wawancara tersebut.
Hanya tiga bulan setelah menjadi mualaf, ia memutuskan untuk masuk pesantren demi memperdalam ilmu agamanya.
Baca Juga: Jule Tak Hadir di Sidang Mediasi, Cerai Talak Na Daehoon Ditunda hingga 2 Desember 2025
Masa kecil hingga remaja Jule banyak dihabiskan di lingkungan pesantren. Ia menempuh pendidikan formal sekaligus memperdalam ilmu agama selama tujuh tahun, sejak SD hingga SMP.
Meski begitu, perjalanan tersebut tidak selalu berjalan mulus. Jule mengaku sempat mengalami tekanan karena harus menghafal Al-Qur’an sambil mempelajari berbagai pelajaran umum.
"Aku pesantren 7 tahun akhirnya. SD, SMP aku ambil yang ada sekolahnya. Karena SMA aku udah stres banget disuruh hafal Qur'an, disuruh belajar bahasa. Jadi otaknya terlalu full,” cerita Jule.
Saat duduk di bangku SMA, Jule sempat bertekad fokus menghafal Al-Qur’an selama dua tahun. Namun, ia mengakui belum berhasil menuntaskannya.
Meski begitu, Jule memandang bahwa makna sebenarnya bukan pada banyaknya hafalan, melainkan pada bagaimana seseorang mampu mengamalkan isi Al-Qur’an dalam keseharian.