Teori One Piece 1172 Part 4: Amuk Benn Beckman di Hachinosu hingga Siasat Imu Sama
Kelanjutan kisah One Piece semakin memanas dengan pertempuran yang terjadi secara simultan di tiga lokasi vital: Pulau Hachinosu, Marijois, dan Elbaf. Narasi terbaru memperlihatkan eskalasi konflik yang melibatkan para wakil kapten hingga campur tangan langsung dari pemimpin tertinggi Pemerintah Dunia.
Di Pulau Hachinosu, sorotan utama tertuju pada aksi Benn Beckman, wakil kapten Bajak Laut Akagami. Beckman diperlihatkan bertarung melawan aliansi Kurohige dan melepaskan tembakan dahsyat yang dilapisi Haoshoku Haki tingkat tinggi. Serangan ini menciptakan dampak eksplosif yang menumbangkan wakil kapten raksasa dari pihak musuh beserta pasukan di sekitarnya.
Penggunaan kekuatan penuh ini sempat memicu pertanyaan dari rekannya, Lucky Roux. Ia merasa heran mengapa Beckman harus menggunakan teknik sekuat itu hanya untuk melawan musuh yang levelnya berada di bawahnya. Namun, Beckman memiliki alasan filosofis di balik tindakan agresif tersebut.
Baca Juga: Teori One Piece 1172 Part 1: Dragon Restui Katakuri, Misi Gila di Impel Down Dimulai!
Beckman menjelaskan bahwa ia ingin mengalahkan musuh dengan cara yang "terhormat". Dengan menumbangkan lawan menggunakan kekuatan penuh, ia berharap musuh akan merasa puas telah dikalahkan secara telak dan tidak menyimpan dendam di kemudian hari. Tujuannya adalah memutus lingkaran kebencian yang mungkin timbul jika musuh merasa diremehkan dengan serangan biasa.
Gelombang Haki yang dilepaskan Beckman ternyata dirasakan oleh petarung kuat lainnya di pulau tersebut. Admiral Kizaru dan mantan Admiral Kuzan (Aokiji), yang berada di lokasi berbeda, langsung menyadari ledakan kekuatan itu. Keduanya teringat pada momen battle royale di masa lalu dan merasa tertantang untuk kembali berhadapan dengan sang wakil kapten Rambut Merah.
Baca Juga: Spoiler One Piece 1171 Part 9: Imu Murka, Rahasia 'D' di Elbaf Terkuak!
Sementara itu, di pusat kota Hachinosu, pertempuran tingkat tinggi antara Shanks dan Dracule Mihawk melawan kelompok Kurohige terus berlanjut. Situasi menjadi semakin tidak seimbang ketika sosok bernama "Silver Medalis", salah satu aliansi terkuat Kurohige, muncul dan melancarkan serangan kejutan kepada Shanks.
Kehadiran Silver Medalis mengubah peta pertarungan yang semula dua lawan tiga menjadi dua lawan empat. Shanks dan Mihawk kini harus menghadapi tekanan gabungan dari Kurohige, Burgess, Kapten Raksasa, dan Silver Medalis sekaligus. Meski terdesak secara jumlah, kedua legenda pedang tersebut justru meningkatkan intensitas serangan mereka.
Ilustrasi Panel Manga One Piece Chapter 1172 Part 4 [Sumber: Indopop]
Beralih ke tanah suci Marijois, Pasukan Revolusi terus memberikan perlawanan sengit. Sabo yang kini didukung oleh Karasu mulai menerapkan strategi tempur terkoordinasi untuk menekan Gorosei Mars. Kerja sama keduanya memaksa sang Gorosei untuk lebih waspada dan mengubah gaya bertarungnya.
Di sisi lain medan tempur Marijois, dominasi Pemerintah Dunia masih terlihat jelas. Shamrock, pemimpin Ksatria Suci (Holy Knights), dan Gorosei Nusjuro berhasil mendominasi lawan-lawan mereka dengan cukup mudah. Nusjuro bahkan terlihat bertarung dengan santai sambil terus mengumpulkan Haki.
Momen dramatis terjadi ketika seorang pemimpin Buccaneer yang terluka parah meminta bantuan Emporio Ivankov. Demi kembali bertarung membela rekannya, ia rela disuntikkan Emporio Tension Hormone. Teknik ini memaksanya bangkit dengan adrenalin tinggi, meskipun ia sadar harus menanggung rasa sakit luar biasa setelah efek hormon tersebut habis.
Pergerakan tak terduga juga dilakukan oleh Morley, Komandan Pasukan Revolusi. Ia muncul tepat waktu untuk menyelamatkan pemimpin Lunaria dari serangan mematikan Gorosei Garling. Morley sebelumnya sempat mundur dari wilayah Ksatria Suci setelah mendeteksi jebakan Haki yang dipasang oleh Shamrock.
Pindah ke lokasi ketiga di Elbaf atau "Dunia Matahari", Imu Sama mulai melancarkan strategi liciknya. Dari kejauhan, Imu memantau pergerakan Monkey D. Luffy dan Loki yang sedang berada di "Dunia Bawah". Imu memutuskan untuk menguji kekuatan dua sosok tersebut dengan mengirimkan lawan baru.
Ilustrasi Panel Manga One Piece Chapter 1172 Part 4 [Sumber: Indopop]
Menggunakan teknik bernama Domi Reversi, Imu mengubah seorang pemimpin prajurit raksasa dari utara menjadi "Raksasa Iblis". Transformasi ini membuat sang raksasa memiliki kekuatan yang jauh melampaui monster mimpi buruk yang sebelumnya dihadapi Luffy. Imu mengirim raksasa tersebut turun ke dunia bawah untuk memburu Luffy dan Loki.
Situasi ini menempatkan Luffy dan Loki dalam dilema moral yang berat. Mereka harus bertarung mati-matian melawan Raksasa Iblis tersebut karena kekuatannya yang mematikan. Namun di sisi lain, mereka tidak boleh membunuhnya karena raksasa tersebut sejatinya adalah sekutu dari pihak Elbaf yang dikendalikan di luar kehendaknya.
Luffy dan Loki dituntut untuk menumbangkan lawan tanpa menghilangkan nyawanya, sebuah batasan yang membuat pertarungan menjadi jauh lebih sulit dibandingkan sekadar memusnahkan musuh. Imu Sama memanfaatkan momen ini untuk menganalisis batas kekuatan Luffy dan Loki secara mendetail.
Sebagai latar belakang, pada chapter sebelumnya, fokus cerita telah memperlihatkan kekacauan global pasca insiden Egghead. Dunia One Piece kini memasuki fase perang puncak di mana berbagai faksi besar mulai bergerak serentak. Aliansi Bajak Laut, Angkatan Laut, Pasukan Revolusi, dan Pemerintah Dunia kini terlibat dalam bentrokan langsung yang akan menentukan nasib dunia baru. Konflik di Hachinosu dan Elbaf ini menjadi penentu arah angin perubahan di era bajak laut.