Spoiler One Piece 1175 Part 7: Kekuatan Mengerikan Loki Bangkitkan Amarah Imu
Kelanjutan kisah di Pulau Elbaf dalam manga One Piece kini memasuki babak baru yang semakin memanas. Fokus cerita tidak lagi hanya berkutat pada pelarian kelompok Topi Jerami, melainkan sudah menyentuh sejarah dunia yang selama ini disembunyikan oleh Pemerintah Dunia.
Dalam perkembangan terbaru, perhatian tertuju pada reaksi sosok misterius Im yang berada di Tanah Suci Mary Geoise. Im dilaporkan langsung merasakan keberadaan aura kekuatan besar yang bangkit di Elbaf, yang diidentifikasi sebagai kekuatan Nidhoggr.
Kekuatan Nidhoggr tersebut muncul berbarengan dengan transformasi Pangeran Loki menjadi sosok naga hitam raksasa. Hal ini memicu spekulasi mengenai adanya sejarah panjang yang melibatkan Im dengan makhluk legendaris tersebut di masa lalu.
Baca Juga: Spoiler One Piece 1175 Part 2: Wujud Naga Nidhogg Loki Muncul, Ini Kaitannya dengan Uranus!
Secara naratif, pertemuan dua titik besar antara kejadian di Elbaf dan reaksi di Mary Geoise menandakan eskalasi konflik yang semakin cepat. Cerita diprediksi akan mulai bergeser sementara untuk memperlihatkan sudut pandang dari pihak Pemerintah Dunia.
Kemunculan Nidhoggr dianggap bukan sekadar ancaman biasa bagi Im. Fakta bahwa pemimpin tertinggi dunia tersebut mengenali aura tersebut memberikan indikasi bahwa Nidhoggr mungkin memiliki peran krusial dalam perang besar di masa Void Century.
Baca Juga: Spoiler One Piece 1175 Part 6: Imu Kuasai Warcury, Dragon Terhempas!
Potongan puzzle sejarah baru ini kemungkinan besar akan ditampilkan melalui monolog internal atau memori singkat milik Im. Hal ini akan mengungkap apakah Nidhoggr dulunya merupakan ancaman bagi pemerintah atau justru sekutu dari musuh Im di masa lalu.
Preview dari pihak editor juga sempat menyinggung mengenai pertemuan para dewa yang kembali terjadi setelah ribuan tahun. Kalimat ini mengisyaratkan bahwa ini bukanlah pertama kalinya entitas setingkat dewa saling berhadapan di dunia One Piece.
Ilustrasi Panel Manga One Piece Chapter 1175 [Sumber: Indopop]
Kehadiran dua legenda sekaligus, yakni Dewa Matahari Nika yang dibawa oleh Luffy dan naga kegelapan Nidhoggr yang diwakili Loki, menjadi ancaman eksistensial. Situasi ini memaksa Pemerintah Dunia untuk mempertimbangkan langkah besar guna menjaga keseimbangan.
Di sisi lain, kondisi Saint Somers pasca bentrokan di Elbaf juga menjadi sorotan. Meskipun sempat terpojok oleh kekuatan Luffy dan Loki, karakter dari jajaran Kesatria Suci ini diperkirakan belum sepenuhnya tumbang dari pertempuran.
Kekuatan teknik duri milik Saint Somers dinilai terlalu spesifik untuk sekadar serangan biasa, sehingga ada potensi dirinya bangkit kembali. Jika hal ini terjadi, Sanji diprediksi akan menjadi sosok yang maju untuk menghadapi dan mengeksekusi ancaman tersebut secara langsung.
Dampak psikologis juga mulai terlihat pada penduduk Elbaf, terutama anak-anak raksasa yang menyaksikan langsung wujud putih Luffy. Bagi mereka, sosok Dewa Matahari bukan lagi sekadar dongeng, melainkan kenyataan yang hadir di depan mata.
Pangeran Loki sendiri saat ini berada di posisi yang cukup abu-abu meskipun tampak berada di pihak yang sama dengan Luffy. Stabilitas emosinya dalam mengendalikan kekuatan mitologis naga raksasa hitam tersebut masih menjadi tanda tanya besar bagi para tetua Elbaf.
Loki diketahui memiliki teknik mengerikan yang bernama Heheim, sebuah napas kilat raksasa yang dilepaskan dalam wujud naga. Serangan ini dilaporkan mampu melenyapkan ancaman sebesar gunung hanya dalam satu kali semburan guntur hitam.
Skala kehancuran dari teknik Heheim ini dinilai melampaui kekuatan yang pernah diperlihatkan oleh karakter kuat lainnya seperti Kaido atau Enel. Energi gelap yang dihasilkan bahkan tampak mampu memberikan efek kerusakan pada lingkungan dalam skala luas.
Ilustrasi Panel Manga One Piece Chapter 1175 [Sumber: Indopop]
Muncul pula teori mengenai asal-usul tengkorak raksasa di Onigashima yang memiliki kemiripan struktur dengan kepala dewa perang Elbaf. Ada kemungkinan bahwa jasad dewa perang di masa lalu tersebut tersebar ke berbagai wilayah dunia, termasuk Wano Kuni.
Secara keseluruhan, babak ini menggambarkan adanya siklus sejarah yang terus berulang dari generasi ke generasi. Im diduga kuat menggunakan manipulasi untuk menjadikan tokoh-tokoh besar sebagai alat sebelum akhirnya dihancurkan demi kepentingan kekuasaan.
Luffy kini diharapkan menjadi sosok pertama yang mampu memutus rantai manipulasi sejarah tersebut. Keberadaannya di Elbaf bersama Loki menjadi kunci utama dalam menghadapi rencana besar yang sedang dipersiapkan oleh pihak Mary Geoise.
Sebagai latar belakang, pada chapter sebelumnya diceritakan bahwa situasi di Elbaf semakin kacau setelah rahasia mengenai Pangeran Loki mulai terkuak. Konflik antara kelompok Topi Jerami, para raksasa, dan utusan Pemerintah Dunia semakin meruncing dengan munculnya kekuatan kuno yang telah lama tertidur.