Sejarah dan Kiprah Ponpes Lirboyo, Pondok 115 Tahun Kini Berkonflik dengan Trans7
Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo di Kediri, Jawa Timur tengah menjadi perhatian publik usai tayangan kontroversial program “Xpose Uncensored” Trans7 pada 13 Oktober 2025.
Tayangan tersebut menampilkan konten mengenai tradisi pemberian amplop dan gaya hidup mewah kiai, yang kemudian menuai kecaman dari pihak pesantren. Lirboyo menilai isi tayangan itu merendahkan martabat pondok pesantren serta para kiai, dan secara resmi menuntut Trans7 untuk meminta maaf.
Protes keras dilayangkan karena tayangan itu dianggap tidak sesuai dengan fakta dan menyesatkan persepsi publik tentang kehidupan pesantren. Dalam pernyataan resminya, pihak Lirboyo menegaskan bahwa pesantren mereka berdiri di atas nilai-nilai kesederhanaan, pengabdian, dan ilmu agama.
Baca Juga: Protes Kian Panas, Trans7 Akhirnya Minta Maaf pada Ponpes Lirboyo
Kontroversi ini juga memicu dukungan dari berbagai kalangan santri serta alumni yang merasa nama pesantren mereka tercoreng.
Profil Pondok Pesantren Lirboyo
Baca Juga: Ini Narasi Provokatif Program Trans7 yang Bikin Ponpes Lirboyo Geram
Terlepas dari polemik yang terjadi, Pondok Pesantren Lirboyo tetap dikenal luas sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam tertua dan terbesar di Indonesia. Berlokasi di Kelurahan Lirboyo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pesantren ini menjadi pusat pendidikan agama yang berpengaruh, terutama di kalangan Nahdliyin.
Pesantren Lirboyo didirikan pada tahun 1910 M oleh K.H. Abdul Karim, seorang ulama besar yang dikenal karena ketekunannya dalam mengajar dan berdakwah. Sejak awal berdirinya, Lirboyo berkomitmen menjaga ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah dengan pendekatan salaf yang khas.
Sebelum mendirikan pesantren, beliau sempat mengajar di Pondok Pesantren Tebuireng milik sahabatnya, K.H. Hasyim Asy’ari, tempat keduanya sama-sama berguru kepada Syaikhona Kholil Bangkalan.
Dari pengalaman itu, K.H. Abdul Karim membawa semangat pendidikan yang berpadu antara ilmu, adab, dan pengabdian. Semangat ini pula yang diusung saat mendirikan Ponpes Lirboyo.