Ternyata Segini Bayaran Konten Giveaway Willie Salim dan Tony Cu! Saksi Buka Suara
Isu mengenai keaslian konten bagi-bagi uang atau giveaway yang dilakukan oleh kreator konten populer Willie Salim dan Tony Cu kembali mencuat ke publik. Dalam tayangan siniar (podcast) di kanal YouTube Curhat Bang Denny Sumargo yang dirilis pada Kamis (22/1/2026), seorang narasumber bernama Rizki dan konten kreator Ehon Michael membeberkan dugaan praktik rekayasa (settingan) di balik layar pembuatan konten tersebut.
Rizki, yang pernah menjadi partisipan dalam salah satu video Willie Salim, menceritakan pengalaman langsungnya saat syuting konten tantangan mengangkat pohon pisang. Dalam video yang telah tayang tersebut, Rizki digambarkan sebagai orang asing yang bertemu Willie Salim secara tidak sengaja dan dijanjikan hadiah uang tunai jika berhasil menyelesaikan tantangan.
Menurut pengakuan Rizki di hadapan Denny Sumargo, skenario di depan kamera memperlihatkan dirinya menerima uang tunai sebesar Rp10 juta setelah berhasil membawakan pohon pisang ke kediaman Willie. Adegan tersebut disaksikan oleh jutaan penonton dan memperkuat citra sang kreator sebagai sosok yang dermawan.
Baca Juga: Ditolak Densu! Roby Tremonti Gagal Klarifikasi Usai Aurelie Bongkar Aib Ini
Namun, Rizki mengungkapkan fakta berbeda yang terjadi setelah kamera dimatikan. Ia menyebutkan bahwa uang tunai Rp10 juta yang sempat diserahkan kepadanya diminta kembali oleh tim produksi. Sebagai gantinya, Rizki hanya menerima upah sebesar Rp500 ribu atas partisipasinya dalam video tersebut.
"Dikasih ke saya duitnya (Rp10 juta), pas saya disuruh bilang jangan lupa follow IG Willie Salim. Setelah itu, duitnya dibalikin lagi ke timnya. Saya dikasih Rp500 ribu," ujar Rizki dalam podcast tersebut.
Baca Juga: Podcast Lama Densu Viral Lagi, Berbahaya Narkoba atau Selingkuh? Ini Penjelasan dr. Aisyah Dahlan
Selain Rizki, hadir pula Ehon Michael, seorang kreator konten yang belakangan aktif menyoroti kejanggalan dalam video-video giveaway para influencer. Ehon memaparkan hasil penelusurannya terkait penggunaan talent atau pemeran bayaran yang berulang dalam video-video Tony Cu dan Willie Salim.
Salah satu temuan Ehon adalah sosok perempuan bernama Sherly yang muncul beberapa kali dalam video Tony Cu dengan narasi yang berbeda-beda. Dalam satu video, Sherly diceritakan sebagai pemenang acak, sementara di video lain ia muncul dengan peran yang berbeda namun mengenakan pakaian yang sama, yang memicu kecurigaan adanya rekayasa.
Momen Saksi Buka Suara Soal Konten Giveaway di Podcast Denny Sumargo [Sumber: Youtube]
Ehon juga menyoroti konten Willie Salim lainnya yang menampilkan seorang "anak sekolah" bernama Icat yang memenangkan uang tunai Rp100 juta dari tantangan menebak jumlah uang. Berdasarkan investigasi Ehon, Icat bukanlah anak sekolah sungguhan, melainkan talent yang dipakaikan kostum seragam.
"Si Icat itu tidak dikasih Rp100 juta. Ternyata dia tidak jadi anak sekolah itu, dia dipakaikan kostum (wardrobe)," ungkap Ehon.
Terkait konten Tony Cu, Ehon menjelaskan mekanisme "War" dan "Gift" yang kerap dilakukan saat siaran langsung (live). Penonton diminta memberikan hadiah virtual (gift) atau berebut slot untuk mendapatkan hadiah mewah seperti iPhone atau motor. Namun, Ehon menerima banyak laporan bahwa pemenang seringkali harus datang ke kantor dan wajib membuat konten kolaborasi untuk mencairkan hadiahnya.
Lebih lanjut, Ehon menyebut adanya ketidaksesuaian persepsi mengenai hadiah. Ia mencontohkan istilah "iPhone" yang digunakan dalam giveaway terkadang merujuk pada merek ponsel lain dengan harga di kisaran Rp1 jutaan, bukan ponsel flagship yang dibayangkan oleh para peserta.
Motivasi Ehon membongkar dugaan praktik ini didasari oleh kekhawatirannya terhadap dampak sosial bagi penonton, terutama anak-anak muda. Ia menilai konten-konten yang tidak transparan ini dapat membentuk mentalitas peminta-minta atau "pengemis online" karena ilusi kemudahan mendapatkan uang dalam jumlah besar.
Willie Salim Dan Tony Cu [Sumber: Tiktok]
Denny Sumargo selaku tuan rumah podcast menegaskan posisinya yang netral dalam kasus ini. Ia menyatakan tidak memiliki masalah pribadi dengan Willie Salim maupun Tony Cu, namun merasa perlu mengangkat isu ini sebagai bentuk tanggung jawab media dan edukasi kepada publik.
Mantan atlet basket tersebut juga mempertanyakan transparansi konten. Menurutnya, jika video tersebut memang hanya untuk hiburan (entertainment), seharusnya dicantumkan disclaimer atau keterangan bahwa adegan tersebut adalah rekayasa agar tidak terjadi pembohongan publik.
Denny Sumargo secara terbuka memberikan kesempatan kepada Willie Salim dan Tony Cu untuk hadir di podcast-nya guna memberikan klarifikasi. Ia menekankan bahwa kedua kreator tersebut memiliki hak jawab untuk meluruskan tuduhan-tuduhan yang disampaikan oleh Rizki dan Ehon.
Sebagai informasi, Willie Salim dan Tony Cu dikenal sebagai konten kreator dengan jumlah pengikut masif di TikTok dan YouTube. Konten mereka didominasi oleh aksi memborong dagangan pedagang kecil dan membagi-bagikan uang tunai serta barang elektronik kepada orang-orang secara acak, yang kerap mendulang jutaan penonton dalam waktu singkat.