Pandji Pragiwaksono Dipanggil Polisi Terkait Mens Rea, Ini Jadwal Undangannya!
Polda Metro Jaya resmi melayangkan undangan klarifikasi kepada komika Pandji Pragiwaksono terkait laporan dugaan pencemaran nama baik, penghasutan, hingga penistaan agama yang diduga terdapat dalam materi stand up comedy berjudul Mens Rea.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto.
“Undangan klarifikasi dijadwalkan pada Jumat, 6 Februari 2026, pukul 10.00 WIB,” ujar Budi Hermanto kepada wartawan, Selasa (3/2/2026).
Baca Juga: Pandji Pragiwaksono Belum Berniat Temui Raffi Ahmad Buntut Heboh Mens Rea
Budi menjelaskan bahwa pemanggilan tersebut dilakukan dalam rangka pendalaman laporan yang masuk serta untuk mengklarifikasi materi komedi yang dipersoalkan oleh para pelapor.
Pandji Pragiwaksono Sumber Youtube
Hingga saat ini, perkara tersebut masih berada pada tahap penyelidikan awal, sehingga belum ada penetapan status hukum terhadap Pandji.
Baca Juga: Istrinya Ngamuk Anak Dibully, Pandji Pragiwaksono Pilih Bersikap Begini pada Pelaku
Dalam kasus ini, Pandji Pragiwaksono diketahui telah dilaporkan oleh enam orang ke Polda Metro Jaya. Laporan terbaru dilayangkan oleh Majelis Pesantren Salafiyah (MPS) Banten pada Kamis malam, 22 Januari 2026. Laporan tersebut telah teregistrasi dengan nomor LP/B/567/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA.
Selain MPS Banten, laporan serupa juga sebelumnya diajukan oleh Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) serta Aliansi Muda Muhammadiyah pada Rabu, 7 Januari 2026.
Dalam laporan-laporan tersebut, Pandji dituding telah melakukan pencemaran nama baik dan menyebarkan materi yang dinilai provokatif melalui konten stand up comedy-nya.
Materi Komedi yang Berujung Laporan Polisi
Para pelapor menyertakan rekaman materi stand up comedy Mens Rea yang ditayangkan melalui salah satu platform digital sebagai barang bukti utama.
Mereka menilai materi tersebut telah melampaui batas kritik yang wajar dan masuk ke ranah penghinaan serta pelecehan terhadap kelompok tertentu.
Pandji Pragiwaksono Silaturahmi Ke Kantor Mui Ftnews
Presidium Angkatan Muda NU, Rizki Abdul Rahman Wahid, menegaskan bahwa narasi yang dibangun dalam materi Mens Rea berpotensi memicu konflik sosial di tengah kondisi masyarakat yang dinilai sedang sensitif.
“Kami melaporkan adanya dugaan tindakan merendahkan, memfitnah, dan konten yang cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang publik. Ini berpotensi memecah belah bangsa,” tegas Rizki saat memberikan keterangan di Mapolda Metro Jaya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari para pelapor serta mempelajari isi materi komedi yang dilaporkan. Klarifikasi dari Pandji Pragiwaksono nantinya akan menjadi bagian penting dalam menentukan langkah hukum selanjutnya.