Link Video Dea Store Meulaboh Viral, Marketing HP Diarak karena Mesum dengan CEO
Sebuah video yang memperlihatkan seorang perempuan berhijab diarak warga, diduga di Meulaboh, Aceh, beredar di media sosial TikTok. Dalam video tersebut, si perempuan berbaju merah dan berhijab hitam itu berjalan sambil disoraki oleh sejumlah besar warga di sekelilingnya.
Video ini lantas viral nama video Dea Store Meulaboh viral. Usut punya usut, ternyata perempuan yang diarak tersebut diduga pelaku video mesum dengan seorang lelaki.
Narasi yang beredar di TikTok menyebut, perempuan tersebut adalah sales Dea Store, seorang marketing HP.
Baca Juga: Jangan Klik Link Andini Permata Durasi 2 Menit 31 Detik Malah Nyebar Malware
Konon, masih menurut narasi tersebut, sang sales Dea Store tersebut melakukan hubungan terlarang dengan seorang CEO.
Video warga mengarak perempuan tersebut beredar dalam banyak versi. Sebab, terlihat banyak sekali orang yang mengabadikan si perempuan dengan kamera ponselnya.
Baca Juga: Sahabat adalah Maut, Istri Sah di Jakbar Ngamuk Usai Pergoki Video Mesum di HP Suami
Pada satu adegan, terlihat seorang lelaki, sampai menabrak si perempuan tersebut karena didorong oleh temannya.
Sejatinya, video warga mengarak perempuan diduga sales Dea Store tersebut diawali dengan video lain yang memperlihatkan kerumunan warga menggerebek sebuah ruko dengan rolling door tertutup.
Link video Dea Store Meulaboh. [TikTok]
Ruko tersebut, pada bagian atasnya terpampang plang nama “Shoppe Cell Meulaboh”. Terlihat warga membuka pintu rolling door dan setelah beberapa menit, keluarlah si perempuan berbaju merah dan berhijab hitam yang kemudian diarak warga.
Peristiwa ini langsung memicu munculnya video-video TikTok yang mengklaim memiliki rekaman aksi mesum si perempuan. Alhasil, istilah pencarian “link video dea store meulaboh” menjadi trending di TikTok.
Link video Dea Store Meulaboh. [TikTok]
Banyak netizen yang menanyakan di mana keberadaan video rekaman aksi mesum tersebut. Akun-akun dadakan tersebut pun menjajakan link yang diklaim menuju video asli di bio atau di kolom komentar mereka.
Hal ini amat berisiko. Netizen diminta untuk bijak dan tidak asal klik. Sebab, banyak yang mengarahkan pada laman bermuatan phishing dan malware.