Gosip

Kronologi Pembunuhan Cucu Mpok Nori: Suami Siri Cemburu Buta hingga Nekat Sayat Leher

23 Maret 2026 | 17:29 WIB
Kronologi Pembunuhan Cucu Mpok Nori: Suami Siri Cemburu Buta hingga Nekat Sayat Leher
Ilustrasi - TKP pembunuhan. (pexels)

Polda Metro Jaya akhirnya mengungkap tabir di balik kematian tragis Dwintha Anggary, cucu dari seniman legendaris Betawi, Mpok Nori. Berdasarkan hasil penyidikan, wanita berusia 37 tahun tersebut tewas di tangan suami sirinya sendiri akibat api cemburu.

rb-1

Panit 2 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKP Fechy J. Ataupah, menjelaskan bahwa hubungan pasangan siri ini memang sedang mengalami keretakan serius. Keduanya sering terlibat cekcok hingga memutuskan untuk tinggal di kontrakan yang berbeda demi menghindari perselisihan.

"Beberapa hari belakangan terjadi cekcok, sering ribut karena pelaku cemburu dengan korban yang diduga memiliki hubungan dengan laki-laki lain," ujar Fechy pada Senin (23/3/2026).

Baca Juga: Cucu Mpok Nori Ditemukan Tewas di Kontrakan, Pelaku Mantan Suami Siri Ditangkap

rb-2

TKP pembunuhan cucu Mpok Nori. (FTNews/Selvianus Kopong Basar)TKP pembunuhan cucu Mpok Nori. (FTNews/Selvianus Kopong Basar)

Puncak ketegangan terjadi saat pelaku memergoki korban berjalan dengan pria lain di sebuah acara bazar. Meski sempat ribut di lokasi bazar, amarah pelaku ternyata tidak mereda begitu saja saat mereka berpisah. 

Pelaku justru nekat mendatangi rumah kontrakan korban pada malam harinya untuk memastikan kecurigaannya secara langsung. Sesampainya di sana, pelaku kembali naik pitam karena mendapati korban sedang berduaan dengan pria yang sama di dalam kamar. 

Baca Juga: Penampakan Kontrakan TKP Pembunuhan Cucu Mpok Nori

Situasi semakin memanas hingga akhirnya korban mengusir pelaku secara paksa agar segera pergi dari kediamannya. Pelaku sempat mengalah dan pulang, namun rasa dendam membuatnya kembali lagi ke rumah korban dengan emosi yang kian meledak. 

"Di sana dia masuk, terjadi pertengkaran. Pelaku sempat mencekik korban," tutur Fechy merinci detik-detik awal penyerangan fisik tersebut.

Lantaran korban melakukan perlawanan saat dicekik, pelaku secara brutal menggunakan senjata tajam untuk menghabisi nyawa sang istri siri. "Kemudian karena korban berusaha memberontak, pelaku akhirnya mengambil pisau dan menyayat leher korban," lanjut Fechy dalam keterangan resminya.

Pihak kepolisian menduga ada unsur perencanaan dalam kasus ini karena pisau tersebut sengaja dibawa pelaku dari tempat tinggalnya. Penyidik kini tengah mendalami keterangan tersangka untuk memastikan apakah aksi keji ini telah dirancang sejak awal atau tidak.

TKP pembunuhan cucu Mpok Nori. (FTNews/Selvianus Kopong Basar)TKP pembunuhan cucu Mpok Nori. (FTNews/Selvianus Kopong Basar)

Mengenai rekaman CCTV yang memperlihatkan pelaku membawa karpet usai beraksi, tersangka mengaku tindakan itu dilakukan secara spontan. Pelaku berdalih hal tersebut murni karena perasaan panik dan takut yang luar biasa setelah menyadari tindakannya telah merenggut nyawa.

Kini, pelaku telah mendekam di Rutan Polda Metro Jaya setelah sempat mencoba melarikan diri ke luar negeri melalui jalur Sumatera. Polisi terus melakukan pendalaman guna merampungkan berkas perkara agar kasus ini bisa segera dilimpahkan ke meja hijau.

Tag Mpok Nori Cucu Mpok Nori Dwintha Anggary Pembunuhan