Kronologi Pelecehan Seksual Adine oleh Sutradara Erza, Tawarkan 3 Juta untuk Cium Kemaluan
Setelah proses casting selesai, para talent diwajibkan membuat video testimoni untuk memuji production house (PH) dan nama sutradara. Adine pun mengikuti arahan tersebut tanpa banyak curiga.
Kabar Soal Dirinya yang Lolos Casting
Empat hari pasca-casting, Adine mendapat kabar bahwa ia lolos. Namun, dalam panggilan telepon, "E" menyebut bahwa peran yang akan ia mainkan adalah peran sensual. Adine yang memiliki batasan langsung menyatakan keberatannya.
Bukannya menerima penolakan, "E" justru mulai melancarkan aksinya. Ia mengirimkan video-video dewasa yang diklaimnya sebagai referensi peran dan meminta Adine untuk membayangkannya.
Tak hanya itu, ia mulai meminta Adine mengirimkan foto-foto dengan pose tertentu. Awalnya ia meminta foto dengan pose seolah-olah sedang disiksa dan takut hendak diperkosa dengan menggunakan dress putih.
Kronologi pelecehan seksual terhadap Adine oleh sutradara Ezra. [X/@adnazraa]
Saat Adine mengelak tidak punya dress, "E" nekat menawarkan diri untuk membelikannya, lengkap dengan menanyakan ukuran bra dan celana dalam Adine .
Merasa tertekan, Adine sempat luluh dan mengirimkan foto yang diminta, namun dengan syarat tanpa memperlihatkan wajah dan tidak vulgar. Respons "E" semakin tidak terkendali, ia memuji foto tersebut dan mengatakan, "Uhhh indah banget sumpah pas ini mah".
Bahkan, ia kemudian menanyakan, "Kalau adegan ak cium ketiak km gapapa yaa".
Modus "Bangun Chemistry" hingga Tarif Tubuh
Seiring waktu, "E" kian menjadi. Ia meminta Adine untuk rutin berkomunikasi dengannya dengan dalih "membangun chemistry" untuk kebutuhan film. Ia melarang Adine memanggilnya "kak" dan memintanya untuk berperan sebagai pacar, mantan, atau bahkan sosok yang jahat padanya demi membangun emosi .
Ketika Adine mulai berani bersikap tegas dan mengancam akan mundur, "E" berganti taktik. Ia langsung menelepon Adine dan keluarganya untuk membahas kontrak dengan iming-iming fee di atas rate card. Dalam pembahasan yang disaksikan orang tua Adine, disepakati tidak akan ada adegan menyentuh area sensitif.
Kronologi pelecehan seksual terhadap Adine oleh sutradara Ezra. [X/@adnazraa]
Namun, setelah telepon berakhir, "E" kembali mengirimkan pesan yang merinci "tarif" untuk sentuhan fisik, seolah-olah menghargai tubuh Adine dengan uang. Adine membeberkan rincian mengerikan itu.
"Dia menghargai badanku dengan uang, cium ketiak 500rb, cium pipi 250rb, cium leher 250rb, pegang paha dll. ... Masuk ke dalam rok cewenya Cium area kemaluan 3 juta hanya cium saja tapi rahasia kita sja ini mah ortu pasti malu" .
Keberanian Korban untuk Menolak
Merasa muak dan tidak nyaman, Adine memilih untuk mengabaikan pesan-pesan mesum tersebut. Ia meminta orang tuanya untuk berbicara langsung dengan "E" dan memutuskan untuk mundur dari proyek film yang tidak bermoral tersebut. Adine bersyukur telah diberi kesadaran untuk segera keluar dari jeratan oknum tersebut.
"Akhirnya aku memutuskan untuk gak bergabung ke dalam project yg tdk bermoral," tulis Adine.
Tak lama setelah pengakuan Adine viral, beredar informasi yang mengarahkan identitas terduga pelaku kepada seorang sutradara bernama Erza. Akun Instagram @erzatrainer pun dikunci atau di-private setelah digeruduk warganet.