Karyawati MBG Jatimekar II Diduga Dapat Pelecehan dari Atasannya Bernama M. Kevin Pradana
Sebuah unggahan di media sosial baru-baru ini menjadi viral setelah seorang karyawati baru di Mitra MBG Jatimekar II mengaku menjadi korban perlakuan kasar oleh atasannya, yang diduga merupakan anak anggota TNI bernama Muhammad Kevin Pradana.
Dalam video yang diunggah korban, ia menunjukkan wajah pelaku sambil berkata:
“Ini yang mukul aku, namanya Muhammad Kevin Pradana.”
Baca Juga: Ini Curhatan Farida Nurhan tentang Anaknya, Permesta Dhyaz yang Sempat Alami Kekerasan Mengerikan
Korban menyebut bahwa pelaku berinisial MKP, yang bekerja sebagai KASPPG Jatiasih Jatimekar II, serta merupakan anak dari anggota TNI berinisial NP.
M Kevin Pradana Diduga Pelaku Pelecehan
Korban mengaku baru bekerja selama satu minggu, namun sudah mengalami perlakuan tidak pantas, mulai dari makian, ancaman kekerasan, hingga pelecehan fisik. Dalam unggahannya, korban juga menyertakan tangkapan layar rekaman CCTV yang menunjukkan sebagian kejadian.
Baca Juga: Komentari MBG Secara Tak Pantas, 3 Siswi di Lombok Minta Maaf
Menurut penuturan korban, puncak kejadian terjadi pada Rabu, 15 Oktober 2025, di area dapur kantor. Saat itu, korban diteriaki dan diperlakukan secara tidak pantas oleh pelaku. Ketakutan, ia mencoba menghindar, namun tetap diancam dipukul dan dipegang-pegang.
“Saya diancam dipukul oleh Kevin. Dari pagi saya sudah was-was, takut dimaki, dipukul, dan dipegang-pegang,” tulis korban.
Korban juga menyebut bahwa setidaknya empat karyawan lain pernah mengalami perlakuan serupa. Meski bukti rekaman CCTV telah diserahkan kepada pihak manajemen, korban menilai belum ada tindakan tegas dari pihak MBG pusat maupun yayasan terkait.
Cekcok Korban Dengan Kevin
Dalam unggahan lanjutan, korban menegaskan bahwa dirinya tidak akan diam seperti korban sebelumnya dan menuntut pelaku bertanggung jawab atas perbuatannya.
“Saya tidak akan bungkam seperti korban sebelumnya. Anda harus tanggung jawab atas semua kelakuan Anda. Ini bentuk pengancaman, kekerasan tenaga kerja, dan pelecehan,” tulisnya.
Kasus ini menimbulkan sorotan luas di media sosial dan menjadi peringatan bagi perusahaan untuk memastikan lingkungan kerja aman dan bebas dari kekerasan maupun pelecehan. Hingga saat ini, pihak MBG Jatimekar II belum memberikan keterangan resmi terkait laporan viral ini.