Diduga Singgung Nikita Mirzani, Shella Saukia dan Suami: Sudah Waktunya Kami Perangi!
Konflik antara Shella Saukia dan Nikita Mirzani semakin memanas.
Setelah chat percakapan keduanya tersebar luas, kini Shella memutuskan untuk mengambil langkah hukum.
Melalui unggahan di Instagram Story, Shella Saukia dan suaminya, Fitra Budiman, ngode akan melaporkan tindakan seseorang diduga Nikita Mirzani yang mereka anggap sebagai pemerasan.
Baca Juga: Pertengkaran Mahalini dan Rizky Febian usai Nikah Disorot, Ternyata Gara-gara Nama Panggilan
Lihat postingan ini di Instagram
Shella Saukia dan sang suami juga menandai sejumlah tokoh penting seperti Presiden Prabowo Subianto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, dan anggota DPR RI Nazaruddin Dek Gam.
Baca Juga: Bunga Citra Lestari Umrah untuk Alm Ashraf Sinclair
Dalam unggahan tersebut, Shella mengungkapkan bahwa dirinya dan suami telah menjadi korban pemerasan Nikita Mirzani meski tak terang-terangan sebut nama.
Jumlah uang yang diminta pun tidak sedikit, mencapai ratusan juta.
Bahkan, Shella mengaku tahu ada banyak korban lain yang mengalami hal serupa dengan jumlah pemerasan yang bervariasi, mulai ratusan hingga miliaran rupiah.
"Sekarang karena kami nggak bisa mencairkan dana yang mereka minta, terjadilah pengancaman, pemerasan, pembulian fisik, fitnah," ungkapnya.
Shella juga merasa sangat tertekan dengan tindakan Nikita Mirzani yang terus-menerus menghinanya di media sosial.
Shella cemas mengetahui usaha yang telah ia bangun dari nol terancam hancur gara-gara hinaan Nikita Mirzani.
"Begitu mengerikan sudah manusia sekarang. Sudah waktunya kami perangi manusia yang nggak punya Tuhan ini," tegas Shella.
Lebih lanjut, Shella Saukia dan suami berharap dengan keberanian mereka dapat melindungi korban-korban lainnya.
Mereka juga mengajak para korban untuk berani melawan tindakan pemerasan dan pembullyan yang dilakukan oleh Nikita Mirzani.
"Kami nggak berhenti bersuara terus sampai semua masyarakat Indonesia tahu. Pembongkaran aib, hinaan ini, ada pemerasan di dalamnya," tutur Shella.
"Ribuan UMKM hancur karena sindikat ini. Semoga Allah ridhoi jalan kami mengungkapkan ini ya Allah," pungkasnya.