Gosip

Cinta Laura Sentil Pejabat Pencitraan hingga Karunia Sawit di Tengah Banjir Sumatra

12 Desember 2025 | 17:17 WIB
Cinta Laura Sentil Pejabat Pencitraan hingga Karunia Sawit di Tengah Banjir Sumatra
Cinta Laura (Sumber: Instagram @claurakiehl).

Bencana banjir dan longsor hebat yang melanda sejumlah daerah di Sumatera memicu reaksi keras dari banyak tokoh publik dan selebritas nasional.

rb-1

Salah satu yang paling vokal adalah aktris Cinta Laura, yang memilih menyampaikan kegelisahannya lewat unggahan di Instagram. Dalam sebuah video, Cinta Laura menyoroti pernyataan yang menyebut kelapa sawit sebagai “karunia” di tengah bencana banjir yang terjadi di Sumatera.

Menurutnya, narasi tersebut menunjukkan betapa jauhnya realitas kesejahteraan yang digembar-gemborkan dari kondisi sebenarnya yang dialami masyarakat kecil. Cinta Laura juga mengecam sikap sebagian pihak yang menurutnya tampak tidak peka terhadap kondisi krisis kemanusiaan dan lingkungan yang sedang berlangsung.

Baca Juga: Cinta Laura dan Indah G Blak-blakan Soal Krisis di Indonesia dan Open Donasi Global

rb-2

"Apa mereka yang hidup jauh dari realita rakyat sudah terlalu lama nggak ngerasain tanah dan udara yang jadi kenyataan sehari-hari bagi kita ya?

Sampai-sampai saat rakyat tenggelam, yang keluar bukan empati, tapi kalimat manis tentang 'karunia sawit'," kata Cinta Laura, dikutip dari akun Instagram @claurakiehl.

Baca Juga: Cinta Laura Sebut Dirinya 25 Persen Berdarah Sunda, Sisanya Mengejutkan!

Ia kemudian mempertanyakan, jika sawit benar dianggap sebagai anugerah, mengapa hanya sedikit pihak yang menikmati manfaatnya?

"Kalau komoditas seperti sawit dianggap 'karunia', kenapa yang nikmatin hanya segelintir?

Cinta Laura [Sumber: Instagram Claurakiehl]Cinta Laura [Sumber: Instagram Claurakiehl]

Siapa yang sebenarnya menang saat hutan hilang, sistem air rusak, bumi panas, dan banjir makin besar?" lanjutnya.

Cinta Laura menegaskan bahwa terdapat kesenjangan nyata yang terlihat jelas di lapangan. Menurut dia, keuntungan besar dari industri sawit hanya mengalir ke para pemilik modal, sementara masyarakat kecil dan para pekerja justru harus menanggung risiko dan dampaknya.

"Pemilik modal tentu dapat margin, middleman dapat insentif. Tapi gimana dengan pekerja lapangan dan rakyat kecil lainnya?

Mereka yang selalu nanggung harga termahal, menghirup asap, menerima upah minimum, dan tinggal di wilayah rawan bencana," tuturnya.

Unggahan Cinta Laura [Sumber: Instagram Claurakiehl]Unggahan Cinta Laura [Sumber: Instagram Claurakiehl]

Tak berhenti sampai di situ, Cinta Laura juga menyentil para pejabat yang dinilainya hanya sibuk pencitraan saat bencana terjadi. Ia meminta para pejabat untuk berhenti fokus pada aksi simbolis dan mulai serius membuat kebijakan konkret.

"Turun ke lapangan, mikul beras, salam-salaman dengan warga, semua orang bisa ngelakuin itu.

Tapi nggak semua orang punya otoritas untuk bikin kebijakan publik yang bisa menghentikan kerusakan ini.

Hanya yang berkuasa yang bisa, dan mereka belum ngelakuin hal krusial ini," ungkapnya. 

Tag Cinta Laura kelapa sawit bencana banjir Sumatra pejabat pencitraan