Film

Anggun C. Sasmi Ciptakan 20 Mantra Spontan dalam Sekali Rekam di Film Para Perasuk

09 Maret 2026 | 22:23 WIB
Anggun C. Sasmi Ciptakan 20 Mantra Spontan dalam Sekali Rekam di Film Para Perasuk
Anggun dan cast Para Perasuk. (Indopop/Raka)

Film terbaru karya sutradara Wregas Bhanuteja yang berjudul "Para Perasuk" sukses mencuri perhatian publik sebelum resmi dirilis di bioskop tanah air. Proyek ambisius ini siap menyapa penikmat film Indonesia mulai 23 April 2026 setelah tampil di festival internasional.

rb-1

Salah satu daya tarik utama film ini terletak pada kehadiran diva internasional Anggun C. Sasmi yang akhirnya memutuskan untuk memulai debut aktingnya di Indonesia. Anggun memberikan kontribusi yang luar biasa unik dengan menciptakan sendiri mantra-mantra mistis yang menjadi ruh dalam cerita tersebut.

Wregas membeberkan fakta menarik bahwa seluruh mantra yang digunakan dalam film tidak pernah tertulis di dalam naskah skenario awal. Ia memberikan kebebasan penuh kepada Anggun untuk merespons suasana musik melalui intuisi seninya saat berada di dalam studio rekaman.

Baca Juga: Bukan Film Horor, Wregas Bhanuteja Ciptakan 'Pesta Kesurupan' Unik di Film Para Perasuk

rb-2

Cast Film Para Perasuk. (Indopop/Raka)Cast Film Para Perasuk. (Indopop/Raka)

"Mantra yang diciptakan Mbak Anggun itu tidak ditulis di skenario. Kalau kalian dengar tadi ada kayak 'Makan sayang sampai kenyang...' terus ada raungannya, itu tidak ada di skrip," jelas Wregas Bhanuteja dalam konferensi pers di Kasablanka, Jakarta Selatan, Senin (9/3/2026).

"Aku cuma bilang, 'Mbak, aku percaya pada intuisimu aja dalam membuat mantra ini. Dengerin aja musiknya, masuk ke ruang recording, respons aja pengen ngeluarin apa.' Kalau salah ya salah bareng aja. Ternyata take pertama adalah yang terbaik," lanjutnya.

Baca Juga: Peran Unik Maudy Ayunda di Film Para Perasuk, Healing dari Trauma Lewat Ritual Kerasukan

Proses kreatif yang berlangsung secara organik tersebut menghasilkan sekitar 20 jenis mantra berbeda yang semuanya diambil hanya dalam satu kali pengambilan suara. Anggun bahkan secara jenius menciptakan berbagai bunyi unik yang menggambarkan karakteristik dari setiap roh binatang yang merasuki karakter di film tersebut.

"Mbak Anggun masuk ke ruang recording dan merespons, misalnya roh kancil bunyinya 'puuut... wuuu', roh macan bunyinya 'raaaawrrrr', roh semut bunyinya 'nyam nyam nyam'. Akhirnya terciptalah 20 mantra yang one take dan dipakai sepanjang film," tutur Wregas.

Bagi Anggun, keputusannya untuk terjun ke dunia peran di tanah air didasari oleh kekaguman mendalam terhadap kualitas penyutradaraan Wregas Bhanuteja. Ia merasa terhormat bisa bekerja sama dengan sineas muda berbakat yang memiliki standar seni yang sangat tinggi.

"Dulu Wregas sempat DM aku mau kenalan, tapi nyangkut di request dan aku diemin karena nggak kenal, hahaha. Setelah aku nonton filmnya (Penyalin Cahaya dan Budi Pekerti), aku sadar levelnya dia tuh tinggi banget. Jadi pas ditawari ini aku berbunga-bunga banget," kenang Anggun.

Pelantun lagu "Mimpi" ini menegaskan bahwa dirinya selalu berhati-hati dan penuh pertimbangan dalam memilih setiap proyek yang ia jalani di Indonesia. Ia ingin memastikan bahwa setiap karyanya dapat memberikan dampak yang positif dan berkesan bagi masyarakat luas di negara asalnya.

"Apapun yang aku lakukan di Indonesia, aku selalu mikir lebih dalam dan matang karena aku punya sejarah di sini. Aku pengen kasih impact yang menyenangkan buat orang banyak. Makasih banget Regas untuk kesempatannya," pungkas Anggun.

Tag Film Para Perasuk Anggun C Sasmi