Wulan Guritno Kena Mental Hingga Konsultasi Psikolog Gegara Ini
Aktris senior Wulan Guritno baru-baru ini menjadi sorotan publik setelah tampil apa adanya dalam film terbarunya, Norma. Penampilannya yang memperlihatkan tekstur kulit wajah asli tanpa filter memicu perdebatan di media sosial.
Dalam podcast bersama Denny Sumargo yang tayang Jumat (12/12/2025), Wulan secara terbuka mengakui bahwa respons publik terhadap kondisi kulitnya sempat membuatnya terguncang secara mental.
Wulan mengungkapkan bahwa dirinya sempat menangis dan mengalami kecemasan parah saat pertama kali mengetahui komentar netizen mengenai wajahnya.
Baca Juga: Firasat Istri Gary Iskak 7 Hari Sebelum Suami Meninggal Dunia, Rasakan Perbedaan Ini
Ia mengaku tidak membuka media sosial selama dua hari karena ketakutan membaca tanggapan orang-orang yang selama ini menganggapnya memiliki kulit sempurna. Momen viral tersebut diakuinya memicu trauma lama terkait rasa tidak percaya diri (insecurity) yang ia pendam sejak remaja.
"Aku sempat nangis, tanya sama manajemen aku, 'Ini apaan sih? Bisa diapain, bisa ditutup enggak?'," ujar Wulan.
Baca Juga: Denny Sumargo Lihat Rekaman CCTV 15 Detik Inara Rusli dan Insanul Fahmi: Posisinya...
Reaksi panik tersebut muncul karena selama ini ia selalu berusaha menutupi kekurangan pada kulit wajahnya, baik melalui makeup maupun editing foto.
Kehebohan ini bermula dari adegan-adegan di film Norma yang menampilkan wajah Wulan dengan tekstur bekas jerawat atau acne scar yang cukup jelas. Wulan mengonfirmasi bahwa tampilan tersebut bukanlah efek tata rias (special effects makeup), melainkan kondisi kulit aslinya yang saat itu memang sedang mengalami breakout parah.
"Waktu itu perdebatannya fifty-fifty. Ada yang bilang, 'Ih kok mukanya Wulan ternyata geradakan ya?'. Kedua, ada yang bilang 'Bagus banget ya makeup itu film, sampai tekstur kulitnya dibuat seperti orang aslinya'," jelas Wulan.
Penampilan Wulan Guritno Dalam Salah Satu Adegan Film Norma Yang Menampilkan Tekstur Kulit Aslinya Tanpa Filter [Sumber: Youtube]
Aktris berusia 44 tahun ini menjelaskan bahwa masalah jerawat adalah insecurity terbesarnya sejak masa remaja. Ia memiliki tipe kulit yang mudah berbekas (scar) setelah jerawat sembuh.
Bahkan, Wulan membongkar fakta bahwa di masa lalu ia sering menghindari acara jumpa penggemar (meet and greet) karena takut wajah aslinya terlihat dari jarak dekat.
"Aku paling anti ikut jumpa fans karena nanti orang tahu real-nya. Jadi suka enggak mau," kenangnya.
Terkait penampilannya di film Norma, Wulan sebenarnya sempat memohon kepada rumah produksi untuk melakukan sedikit pengeditan pada bagian wajah.
Namun, permintaan tersebut tidak sepenuhnya dikabulkan demi menjaga keaslian karakter yang diperankan agar terlihat lebih organik dan real.
Ketika video potongan film tersebut viral di TikTok dan Instagram, Wulan mengaku kesehatan mentalnya sangat terganggu. Rasa cemas atau anxiety yang dirasakannya begitu hebat hingga memicu respons trauma di tubuhnya. Ia merasa seolah-olah topeng kesempurnaan yang selama ini ia jaga terbongkar begitu saja.
Namun, situasi berbalik ketika manajemen memintanya untuk memberanikan diri membaca kolom komentar. Di luar dugaan Wulan, mayoritas respons netizen justru bernada positif dan membelanya.
"Ternyata 80 sampai 90 persen lebih ke marah dan membela aku. Membela dalam arti, lu bisa enggak kayak Wulan umur segitu bentukannya begitu? Mau geradakan, mau apa, gue tetap cinta," cerita Wulan.
Momen Wulan Guritno Saat Menceritakan Dampak Psikologis Yang Ia Rasakan Di Podcast Denny Sumargo [Sumber: Youtube]
Dukungan tersebut menjadi titik balik bagi ibu tiga anak ini. Ia menyadari bahwa keterbukaannya mengenai kondisi kulit justru memberikan kekuatan bagi para pejuang jerawat (acne fighters) lainnya di luar sana.
Terkait kondisi mentalnya, Wulan tidak menampik bahwa ia membutuhkan bantuan profesional. Ia mengakui rutin berkonsultasi ke psikolog untuk mengatasi trauma-trauma masa lalu, termasuk bagaimana ia meregulasi emosi saat menghadapi pemicu stres seperti kejadian viral ini.
"Trauma itu cuma bisa kita regulasi emosinya. Bagaimana kita bereaksi akan berbeda. Kalau sebelumnya reaksinya bisa menyakitkan orang lain, sekarang kita bisa nahan diri dulu, slow down," paparnya.
Kini, Wulan mengaku sudah lebih ikhlas menerima kondisi dirinya. Meskipun bekas luka (scars) di wajah dan batinnya masih ada, ia memilih untuk fokus pada karya dan prestasi alih-alih meratapi kekurangan fisik.
Sebagai informasi, Wulan Guritno merupakan salah satu aktris papan atas Indonesia yang dikenal awet muda dan bugar. Di balik citra glamor dunia hiburan.