Wisata Borobudur Jadi Sorotan Imbas Tak Ramah Lansia dan Disabilitas, Petugas Kelabakan!
Wisata Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah baru-baru ini menjadi sorotan karena dinilai tidak ramah lansia dan disabilitas. Padahal, Borobudur marupakan salah satu cagar alam di Indonesia yang masuk daftar "Tujuh Keajaiban Dunia".
Sebagaimana diketahui, Borobudur sudah diakui sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO. Borobudur dianggap sebagai monumen Buddha terbesar di dunia yang perlu dilestarikan keberadaannya.
Tak ayal borobudur menjadi salah satu destinasi wisata jujukan turis domestik maupun mancanegara. Terlebih lagi, borobudur hingga kini masih berfungsi sebagai tempat ibadah umat Buddha terutama saat Waisak.
Baca Juga: Video Viral Wanita Pirang Joget Seksi di Candi Borobudur, Begini Reaksi Bhante dan Pengelola
Sebagai informasi, Borobudur merupakan bangunan candi yang sudah berdiri sejak abad ke-8 silam. Pada masa Raja Samaratungga, pembangunan borobudur baru selesai dilakukan setelah lebih memakan waktu hingga 100 tahun.
Keunikan lain dari candi borobudur adalah, bangunan candi terdiri atas sekitar dua juta balok vulkanik yang ditata di atas danau purba yang mengering. Kini, Borobudur menjadi tempat wisata religi bagi umat beragama Buddha.
Baca Juga: Biodata dan Permintaan Maaf Chantal, Wanita Pirang yang Joget Seksi di Candi Borobudur
Namun, baru-baru ini wisata Borobudur dinilai tidak ramah lansia dan disabilitas. Hal ini lantaran viral video seorang pengunjung mengaku kasihan melihat pengunjung lain yang sudah lansia tampak kelelahan saat hendak keluar dari area Borobudur.
"Si bapak sudah minta tolong ke beberapa petugas tapi tetap disuruh jalan. Padahal si ibu udah sakit dan tidak bisa melanjutkan jalan lagi. Yang jadi pertanyaan apa pihak Borobudur tidak ada penyelesaian untuk force majeure (keadaan kahar) kayak gini?" tanya seorang pemuda yang iba melihat pengunjung lansia tersebut, dikutip dari Instagram infocegatanjogja.harian, pada Jumat, (2/1/2026).
Objek Wisata Borobudur Jadi Sorotan [Sumber: Instagram]
Merasa iba, pemuda itu pun meminta bantuan petugas lain. Ia juga mencoba menghubungi customer service PT Taman Wisata Candi Borobudur.
Saat dihubungi, petugas customer service meminta pemuda itu menunggu. Pasalnya, customer service akan menghubungi petugas lapangan agar mencarikan solusi. Kendati demikian, petugas lapangan justru tampak bingung dan tidak bisa memberikan solusi.
"Sudah ketemu petugas terkait tapi tidak bisa berbuat apa-apa," ungkapnya.
Pemuda itu juga sempat menanyakan fasilitas obwis candi Borobudur untuk wisatawan disabilitas dan lansia.
"Masa borobudur tidak ada fasilitas buat disabilitas segala macam sih, pak?" tanya pemuda tersebut.
Objek Wisata Borobudur Tidak Ramah Lansia Dan Disabilitas [Sumber: Instagram]
"Nggak ada, kalau ambulans ada," ungkap petugas keamanan.
Alhasil, pemuda tersebut berharap agar objek wisata Borobudur memiliki fasilitas yang ramah lansia, diabilitas, serta ibu hamil.
"Mungkin ke depannya pihak pengelola Borobudur bisa lebih memerhatikan untuk prioritas kepada: lansia, disabilitas, dan ibu hamil," pungkasnya.
Pada akhirnya, pengunjung tersebut dapat dibawa ke pintu keluar setelah dijemput menggunakan motor milik petugas.