Viral! Beras Bantuan untuk Korban Banjir Tapanuli Utara Hancur karena Dilempar dari Helikopter
Sebuah video yang berisi pemberian bantuan untuk para korban banjir di Tapanuli Utara menjadi sorotan publik.
Video viral yang beredar di media sosial itu memperlihatkan bantuan yang berupa beras dan mie instan dilemparkan dari helikopter.
Ketika semua bantuan itu jatuh ke tanah, seketika beras-beras bantuan tersebut hancur.
Baca Juga: Tak Punya Hati! Beberapa Pemuda Sewa DJ untuk Party di Tengah Duka Bencana Banjir
Mengetahui hal ini, tentu saja warga Tapanuli Utara merasa sangat kecewa.
Sebelum itu, warga Tapanuli Utara berkumpul menunggu sebuah helikopter untuk mendarat, dan berharap membawa bantuan.
Baca Juga: Alih-alih Gelar Resepsi Nikah untuk Anaknya, Gubernur Sumbar Pakai Uangnya untuk Korban Banjir
Memang benar helikopter tersebut datang membawa bantuan, tapi tidak mendarat, hanya terbang rendah.
Helikopter Yang Memberi Bantuan
Kemudian, penumpang helikopter itu terlihat melemparkan bantuan-bantuan tersebut satu per satu saat terbang rendah.
Sebagai hasilnya, semua bantuan yang dilempar dari helikopoter itu rusak, terutama beras.
Beras-beras yang dilempar pun menjadi hancur tak bisa dimasak oleh warga.
Bahkan, salah satu warga pria yang ada dalam video itu mengaku kesal dengan cara pemberian bantuan yang dilempar.
Pasalnya, sudah beberapa hari ini mereka kekurangan bahan makanan, dan sekalinya datang untuk memberi bantuan, berasnya malah hancur.
Akibat pelemparan bantuan-bantuan tersebut, beberapa warga sampai harus memunguti beras-beras yang telah tercampur dengan pasir.
Warga Tapanuli Utara Memunguti Beras Yang Bercampur Pasir
Warga pria itu kemudian menyampaikan, untuk bantuan yang akan datang, sebaiknya diberikan dengan cara-cara yang lebih pantas, sehingga aman dikonsumsi.
"Tidak ada manfaatnya, bapak perhatikan la ini. Ini dikasih dari atas. Untuk apa bantuan dibagikan pada kami kalau tidak ada gunanya. Tolong pak diperhatikan Desa Batang Purba, Kecamatan Parmonangan. Diberikan bantuan pada kami, tidak berfungsi, tidak bisa dimakan. Berikanlah bantuan pada kami yang layak yang bisa kami makan. Kami sudah kelaparan," tutup pria tersebut.