Alih-alih Gelar Resepsi Nikah untuk Anaknya, Gubernur Sumbar Pakai Uangnya untuk Korban Banjir
Bencana alam banjir dan tanah longsor yang terjadi di Sumatra dan Aceh memang berdampak sangat serius pada kehidupan seluruh manusia.
Tidak hanya masyarakat di daerah terdampak yang merasakan pilu atas tragedi ini, tapi juga masyarakat lainnya yang memiliki empati dan merasa harus membantu tanpa embel-embel imbalan apapun.
Hal inilah yang dirasakan oleh Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah. Ia rela memilih membatalkan pelaksanaan resepsi pernikahan putranya demi menolong para korban banjir.
Baca Juga: Kronologi Eks Ketua DPRD Pasaman Tertimpa Alat Berat hingga Tewas saat Antar Bantuan untuk Banjir
Alih-alih menggelar resepsi pesta pernikahan mewah untuk putranya yang seharusnya diadakan pada 6-7 Desember, Mahyeldi memutuskan untuk mengalokasikan biaya resepsi itu pada korban banjir, terutama untuk masyarakat Kota Padang.
Mehyeldi mengakui, membuat keputusan tersebut memang tidak mudah, apalagi ini menyangkut kehidupan masa depan anaknya.
Baca Juga: Kunjungi Korban Banjir Tapanuli, Wapres Gibran Catat Keluhan Warga di Buku, Netizen: Sesok Lali
Namun ia tetap bertanggungjawab pada keputusan dan pilihannya, yaitu dengan meminta maaf dan memberi penjelasan kepada para kerabat dan tamu-tamu yang telah ia beri undangan.
Mehyeldi Ansharullah Saat Bantu Korban Banjir"Hari ini, saya bukan hanya untuk keluarga saya, tetapi untuk ribuan keluarga di Sumatera Barat. Tugas saya adalah memastikan pemulihan berjalan sebaik-baiknya," tutur Mahyeldi.
Biaya untuk resepsi pernikahan putranya langsung dialihkan oleh Mahyeldi ke bantuan logistik, untuk para korban banjir di Kota Padang.
Keseluruhan dari bantuan yang diserahkan oleh keluarga Mahyeldi kepada para korban banjir berupa 1.000 kg beras dan 2.830 kotak nasi siap santap.
Bantuan logistik ini mulanya dipersiapkan untuk para tamu resepsi pernikahan, namun akhirnya diberikan kepada masyarakat yang terdampak banjir serta tanah longsor.
Istri Mehyeldi Ansharullah Saat Bantu Korban BanjirMahyeldi yang lahir pada 25 Desember 1966 di Bukittinggi, Sumatra Barat (Sumbar) ini merupakan politikus dari Partai Keadilan Sosial (PKS) yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) dua periode sejak 2021.
Tapi sebelum itu, ia merupakan Wali Kita Padang selama dua periode hasil Pemilu 2013 dan 2018.