Usai Konser BLACKPINK, Kini Rara Pawang Hujan Diusir Saat Prosesi Labuhan Keraton Jogja
Sebuah video yang menampilkan Rara Istiati Wulandari, atau yang akrab disapa Mbak Rara dan dikenal sebagai pawang hujan, tengah menjadi perbincangan di media sosial.
Dalam video tersebut, Mbak Rara terlihat diusir saat mengikuti prosesi Labuhan Keraton Yogyakarta di Parangkusumo. Video itu pertama kali diunggah oleh akun Instagram @haluandotco dan segera viral.
Dalam video yang berdurasi beberapa detik itu, Rara tampak mengenakan kebaya hitam dan jarik batik lengkap dengan riasan dan sanggul. Penampilannya sepintas mirip dengan pakaian abdi dalem keraton yang biasanya digunakan dalam prosesi tersebut.
Baca Juga: Mbak Rara Terawang Hubungan RK dan Lisa Mariana Suka Sama Suka: Terjadi Perselingkuhan
Tampak dalam rekaman, Rara sedang berbicara dengan salah seorang abdi dalem. Ia terlihat sibuk memegang ponselnya seakan sedang menelpon seseorang.
Mbak Rara Pawang Hujan Facebook
Secara perlahan, beberapa abdi dalem lainnya mendekat, hingga momen itu berakhir dengan pengusiran Rara dari area prosesi.
Baca Juga: Mbak Rara Bantu Kendalikan Cuaca di Pemakaman Raja Keraton Surakarta Pakubuwono XIII
Dalam keterangan unggahan disebutkan, “Hadir di Acara Keraton Jogja, Mbak Rara Pawang Hujan Diusir Abdi Dalem.”
Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat kemudian angkat bicara terkait insiden ini. Diketahui, prosesi Labuhan merupakan bagian dari peringatan tahunan Ulang Tahun Kenaikan Takhta atau Tingalan Jumenengan Dalem Raja Keraton Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Labuhan merupakan upacara ritual yang memiliki makna simbolis, berasal dari kata “labuh” yang berarti membuang, meletakkan, atau menghanyutkan. Tujuan upacara ini adalah sebagai doa dan pengharapan untuk membuang sifat buruk dan mendatangkan keberkahan.
Dalam pelaksanaannya, Keraton Jogja melabuhkan benda-benda tertentu yang disebut ubarampe labuhan, seperti songsong gilap (payung) dan kambil watangan atau pelana kuda.
Tahun ini, Tingalan Jumenengan Dalem jatuh pada tanggal 29 Rejeb dalam kalender Jawa Sultanagungan, bertepatan dengan Minggu Kliwon, 18 Januari 2026 atau 29 Rejeb Dal 1959, yang menandai 38 tahun Sultan Hamengku Buwono X memerintah.
Momen Mbak Rara Pawang Hujan Kena Teguran Tiktok
Labuhan Alit (Patuh) tahun ini digelar di empat lokasi, yakni Gunung Merapi, Pantai Parangkusumo, Gunung Lawu, dan Dlepih, Kabupaten Wonogiri.
Perlu dicatat, ini bukan pertama kalinya Mbak Rara mengalami pengusiran di acara publik. Sebelumnya, ia juga pernah terkena teguran dan diusir saat hadir di konser BLACKPINK di Jakarta.
Meski begitu, aksi Mbak Rara sebagai pawang hujan tetap menjadi sorotan publik, terutama terkait keterlibatannya dalam tradisi dan prosesi budaya.