Gosip

Usai Dipecat Real Madrid, Xabi Alonso Buka Suara

13 Januari 2026 | 23:07 WIB
Usai Dipecat Real Madrid, Xabi Alonso Buka Suara
Usai Dipecat Real Madrid, Xabi Alonso Buka Suara. [Instagram/@xabialonso]

Karier Xabi Alonso sebagai pelatih Real Madrid resmi berakhir dengan cara yang jauh dari harapan.

rb-1

Meski datang membawa reputasi mentereng, Alonso harus menerima kenyataan pahit dipecat manajemen Los Blancos setelah hanya tujuh bulan menukangi klub raksasa Spanyol tersebut.

Keputusan pemecatan diambil pada Senin (12/1/2026) malam WIB, atau kurang dari 24 jam setelah Real Madrid menelan kekalahan dramatis 2-3 dari Barcelona di final Piala Super Spanyol 2026.

Baca Juga: Biodata dan Agama Alvaro Arbeloa, Pelatih yang Gantikan Xabi Alonso di Real Madrid

rb-2

Kekalahan dari Barcelona Jadi Titik Balik

Xabi Alonso. [Instagram]Xabi Alonso. [Instagram]Kekalahan di partai final tersebut menjadi puncak kekecewaan manajemen Real Madrid terhadap kinerja Xabi Alonso sepanjang musim.

Performa tim yang terus menurun sejak November lalu membuat kesabaran petinggi klub habis.

Baca Juga: Angelina Sondakh Dampingi Keanu Massaid ke Barcelona demi Impian, Segini Biaya Football Camp

Dari total 14 pertandingan terakhir, Madrid hanya mampu meraih tujuh kemenangan, hasil yang dinilai tidak sebanding dengan kualitas skuad bertabur bintang.

Performa Menurun dan Kehilangan Puncak Klasemen LaLiga

Xabi Alonso. [Instagram]Xabi Alonso. [Instagram]Penurunan performa tersebut berdampak langsung pada posisi Real Madrid di klasemen LaLiga 2025/2026. Los Blancos harus rela kehilangan puncak klasemen setelah disalip oleh rival abadi mereka, Barcelona.

Situasi ini semakin memperkuat anggapan bahwa Alonso gagal menjaga konsistensi tim dalam persaingan domestik.

Tak hanya soal hasil di lapangan, hubungan Xabi Alonso dengan sejumlah pemain Real Madrid juga menjadi sorotan.

Perseteruan internal membuat Alonso kehilangan kendali atas ruang ganti, kondisi yang dianggap sangat berbahaya bagi stabilitas tim.

Manajemen akhirnya menilai pemecatan Alonso sebagai langkah terbaik demi kebaikan klub.

CV Mentereng dari Leverkusen Tak Menolong

Xabi Alonso sejatinya datang ke Madrid dengan CV mengilap setelah sukses besar bersama Bayer Leverkusen.

Ia sempat digadang-gadang sebagai sosok yang mampu mengembalikan kejayaan Real Madrid.

Namun realita berbicara lain. Ekspektasi tinggi tidak sejalan dengan hasil di lapangan, membuat proyek Alonso berakhir prematur.

Surat Perpisahan Penuh Martabat dari Xabi Alonso

Meski dipecat, Xabi Alonso memilih pergi dengan kepala tegak. Melalui surat perpisahan di Instagram, ia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada klub, pemain, dan para penggemar.

“Fase profesional saya sudah selesai dan tidak berakhir seperti yang kita inginkan. Melatih Real Madrid merupakan kehormatan dan tanggung jawab besar,” tulis Alonso.

“Aku berterima kasih kepada klub, para pemain, dan terutama untuk semua fans Madrid. Aku pergi dengan rasa bangga, respek, dan puas karena sudah melakukan yang terbaik," lanjutnya.

Selama menukangi Real Madrid, Xabi Alonso mencatatkan 24 kemenangan, 4 hasil imbang, 6 kekalahan.

Catatan tersebut belum cukup meyakinkan manajemen untuk memberinya waktu lebih lama.

Penulis: Reza D Syahputra

Tag Xabi Alonso Real Madrid Xabi Alonso dipecat konflik internal Barcelona