Teuku Ryan Ungkap Kondisi Aceh Terdampak Banjir, Keluarga Besar Selamat Meski Terendam Air
Pemain sinetron Teuku Ryan berbagi cerita pilu tentang kondisi kampung halamannya di Aceh yang terdampak banjir bandang.
Keluarga besarnya di Serambi Mekkah turut terkena dampak musibah ini. Melalui unggahan di Instagram, Teuku Ryan memperlihatkan jalan-jalan yang berubah seperti sungai dengan arus deras serta rumah-rumah warga yang terendam banjir.
Teuku Ryan sempat kesulitan berkomunikasi dengan keluarganya setelah banjir melanda. Namun beberapa waktu kemudian, ia merasa lega karena akhirnya dapat tersambung dengan keluarga di kampung halaman.
Baca Juga: Sinopsis Film Wasiat Warisan, Drama Keluarga Penuh Konflik yang Tayang 4 Desember 2025
“Beginilah suasana banjir kemarin. Baru dapat sinyal dari Langsa. Alhamdulillah,” tulis Teuku Ryan dalam Instagram Story-nya. Ia bersyukur keluarga besarnya selamat meski tidak bisa keluar rumah.
“Alhamdulillah semuanya selamat, baik-baik meski tidak bisa kemana-mana,” tambahnya.
Kampung Teuku Ryan Di Aceh Instagram
Baca Juga: Turun ke Lokasi! Azizah Salsha Berikan Rp50 Juta untuk TK Rusak Akibat Banjir di Sumbar
Banjir di Aceh memutus jaringan listrik dan komunikasi, meski kini situasi mulai pulih secara bertahap.
Berdasarkan data yang diunggah Teuku Ryan, jumlah korban meninggal akibat banjir dan longsor di Sumatera mencapai 303 orang, sedangkan 279 orang masih hilang dan dalam proses pencarian.
Puluhan ribu warga juga diungsikan sementara untuk memastikan keselamatan mereka di tengah situasi yang mencekam. Aksi dan laporan Teuku Ryan ini menjadi sorotan publik, sekaligus pengingat akan dampak besar bencana di Aceh dan sekitarnya.
Seperti yang diketahui, banjir bandang yang melanda pedalaman Aceh kembali menimbulkan kerusakan serius pada infrastruktur penting serta mengganggu mobilitas masyarakat. Salah satu yang terdampak paling parah adalah jembatan utama di jalur lintas tengah, yang menjadi akses vital antar-kabupaten.
Jembatan Beutong Ateuh Banggalang di Desa Kuta Teugong, Nagan Raya, putus total setelah diterjang banjir pada Rabu (26/11/2025), sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tidak bisa melewati jalur penghubung Nagan Raya–Aceh Tengah.
Teuku Ryan Instagram
Kehancuran jembatan ini membuat mobilitas warga sangat terganggu, mengingat jembatan tersebut menjadi satu-satunya jalur utama untuk menyeberangi sungai.
Hingga Minggu (30/11/2025), akses masih tertutup, sementara pihak berwenang terus menyiapkan langkah penanganan darurat dan rencana perbaikan agar konektivitas dapat segera pulih. Kejadian ini kembali menegaskan betapa pentingnya infrastruktur strategis bagi masyarakat setempat.