Gosip

Melayat ke Rumah Duka, Chua Kotak Ungkap Kebaikan Hati Orang Tua Vidi Aldiano

09 Maret 2026 | 10:30 WIB
Melayat ke Rumah Duka, Chua Kotak Ungkap Kebaikan Hati Orang Tua Vidi Aldiano
Chua Kotak dan Vidi Aldiano. (Instagram)

Kabar duka datang dari dunia musik Tanah Air. Penyanyi ternama Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun setelah berjuang melawan Kanker Ginjal stadium 3 yang dideritanya sejak 2019.

rb-1

Suami dari Sheila Dara Aisha tersebut mengembuskan napas terakhir pada Sabtu, 7 Maret 2026. Ia meninggal dengan tenang didampingi oleh keluarga serta orang-orang terdekatnya.

Jenazah Vidi kemudian dimakamkan di TPU Tanah Kusir pada Minggu pagi, 8 Maret 2026. Kepergian Vidi Aldiano meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemarnya.

Baca Juga: Viral Video Vidi Aldiano Jalani Terapi Didampingi sang Ibunda, Netizen Ramai Minta Take Down

rb-2

Kabar wafatnya Vidi Aldiano membuat banyak rekan sesama artis datang melayat ke rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa. Salah satu yang hadir adalah bassist band Kotak, Chua Kotak.

Melalui unggahannya di Instagram, Chua membagikan pengalamannya saat datang melayat. Ia mengaku sangat terkesan dengan sikap keluarga Vidi, terutama kedua orang tuanya yang tetap menunjukkan ketegaran meski sedang dilanda duka mendalam.

Cerita Chua Kotak Saat Melayat Ke Rumah Duka Vidi Aldiano InstagramCerita Chua Kotak Saat Melayat Ke Rumah Duka Vidi Aldiano Instagram

Baca Juga: Sebulan Sebelum Meninggal, Vidi Aldiano Sempat Alami Pneumonia dan Dirawat 10 Hari

“Ini pertama kali saya bertemu dengan keluarga almarhum, karena malam itu saya ingin mengucapkan belasungkawa secara langsung. Dan masyaAllah… Pantas saja Vidi begitu baik. Keluarganya pun sangat baik,” tulis Chua dalam unggahannya, dikutip Senin (9/3/2026).

Saat berada di rumah duka, Chua sempat bertemu dengan ibunda Vidi, Besbarini. Ia mengaku terharu melihat ketegaran sang ibu yang tetap menyambut para tamu dengan hangat.

Menurut Chua, Besbarini duduk di dekat jenazah putranya sambil menyapa dan menyalami para pelayat yang datang silih berganti. Meski tengah berduka, sikapnya tetap penuh kehangatan.

“Di samping jenazah, ibunda almarhum duduk dan bergantian menyalami para tamu. Tatapannya juga sangat hangat. Sikapnya benar-benar seperti ibu yang mengayomi anak-anaknya,” ungkap Chua.

Bahkan ketika ada tamu yang datang sambil menangis, Besbarini justru berusaha menenangkan mereka.

“Ada yang datang sambil menangis memeluk beliau. Beliau justru mengusap-usap mereka untuk menenangkan. Baik sekali. Ucapan terima kasih tak pernah putus dari mulutnya,” lanjut Chua.

Sikap mengharukan juga ditunjukkan oleh ayah Vidi, Harry Kris. Chua menceritakan bahwa pada malam itu hujan turun cukup deras.

Namun di tengah suasana duka, Harry Kris justru tetap memikirkan kenyamanan para tamu yang datang melayat.

“Selain mengucapkan terima kasih, beliau justru mengusap lengan baju kami. Seperti ingin memastikan apakah kami basah atau tidak,” ungkap Chua.

Ayah Vidi bahkan sempat berkata kepada para tamu:

“Kalian nggak basah kan? Jangan sampai kehujanan ya.”

Melihat sikap kedua orang tua Vidi yang begitu hangat dan perhatian kepada orang lain, Chua menyadari bahwa hal tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Vidi dikenal sebagai pribadi yang baik selama hidupnya.

Menurutnya, kebaikan keluarga Vidi sangat terasa bahkan di tengah suasana kehilangan.

Chua Kotak Dan Vidi Aldiano InstagramChua Kotak Dan Vidi Aldiano Instagram

“Pantas saja banyak orang menjadi saksi betapa baiknya almarhum Vidi Aldiano. Keluarganya pun sebaik itu,” tulis Chua.

Di akhir pesannya, Chua juga menyampaikan doa untuk mendiang sahabatnya tersebut.

“Rest in love, Vidi Aldiano. Al Fatihah,” tutupnya.

Kepergian Vidi Aldiano tidak hanya meninggalkan kesedihan bagi keluarga, tetapi juga bagi banyak orang yang mengenalnya sebagai sosok penyanyi berbakat dengan kepribadian yang hangat dan rendah hati.

Tag Chua Kotak Vidi Aldiano rumah duka keluarga