Teori One Piece Part 1, Luffy Serap Petir Loki dan Shanks Terdesak di Hachinosu?
Teori mengenai kelanjutan manga One Piece kembali menghangat di kalangan penggemar, khususnya menyoroti perkembangan kekuatan Monkey D. Luffy di Pulau Elbaf. Narasi terbaru menyebutkan bahwa Luffy sedang dalam proses membangkitkan potensi penuh dari Dewa Matahari Nika.
Dalam pembahasan yang beredar, disebutkan bahwa tubuh Luffy saat ini sedang mencoba beradaptasi dengan jiwa Nika yang telah bangkit. Namun, untuk mencapai tingkatan energi matahari sebesar 20 persen, Luffy tidak bisa hanya mengandalkan latihan fisik biasa.
Teori tersebut menjelaskan bahwa faktor eksternal sangat dibutuhkan untuk memicu lonjakan energi ini. Elemen yang paling kompatibel dengan sifat karet tubuh Luffy adalah listrik atau petir. Petir dianggap sebagai katalisator yang dapat dikonversi menjadi energi murni bagi sang kapten Topi Jerami.
Baca Juga: Spoiler One Piece 1168 Part 3, Alasan Loki Membunuh Raja Harald Terkuak!
Idealnya, sumber petir terbaik berasal dari kekuatan Goro Goro no Mi milik Enel. Namun, mengingat keberadaan Enel yang saat ini diketahui berada di Bulan dalam cerita sampul (cover story), opsi mendatangkan Enel ke Elbaf dinilai mustahil terjadi dalam waktu dekat.
Sebagai alternatif, peran Pangeran Loki di Elbaf menjadi sangat krusial. Dalam skenario ini, Loki diprediksi akan membantu Luffy dengan menyalurkan serangan petir murni menggunakan senjata saktinya.
Baca Juga: Spoiler One Piece 1168 Part 11, Raja Harald Terikat Kontrak Iblis Imu!
Poin penting dalam metode ini adalah penggunaan petir tanpa lapisan Haki. Serangan yang dilapisi Haki justru akan melukai Luffy, sedangkan petir murni akan diserap oleh tubuh karetnya untuk mempercepat penguasaan energi matahari.
Beralih ke sisi lain Pulau Elbaf, situasi genting juga dialami oleh kru Topi Jerami lainnya. Nami digambarkan sedang berada dalam bahaya setelah terperangkap oleh jebakan tanaman berduri milik musuh bernama Somers.
One Piece Image [Sumber: Pinterest]
Sanji, yang menyadari bahaya tersebut, diprediksi akan melakukan aksi penyelamatan dramatis. Dengan mengaktifkan mode Ifrit Jambe dan kecepatan maksimal, Sanji berencana menyambar Nami ke udara sebelum jebakan tersebut menutup rapat.
Kecepatan menjadi kunci utama Sanji untuk menghancurkan tanaman pengikat tanpa melukai Nami. Setelah berhasil menyelamatkan sang navigator, Sanji diprediksi akan membiarkan Nami bergabung kembali dengan kru lain, sementara ia menghadapi Somers dalam duel satu lawan satu.
Sementara itu, Usopp akhirnya mendapatkan panggung pertempuran yang signifikan. Bersama para raksasa Elbaf seperti Goldberg, Rod, dan Stansen, Usopp menggunakan peluru Pop Green untuk menciptakan gelombang kejut yang melumpuhkan Raksasa Iblis ciptaan Imu.
Tak ketinggalan, Roronoa Zoro juga terlibat dalam pertempuran melawan Raksasa Iblis yang mengamuk di kejauhan. Untuk mencapai lokasi musuh dengan cepat, Zoro meminta bantuan seorang tetua raksasa untuk melemparkannya.
Adegan ini mengingatkan penggemar pada momen di Dressrosa, di mana Zoro dilempar oleh Orlombus untuk menebas Pica. Kali ini, Zoro siap melancarkan serangan udara mematikan untuk melindungi prajurit Elbaf yang terdesak.
Di luar Elbaf, fokus cerita juga menyoroti pertempuran besar di Pulau Hachinosu. Bajak Laut Rambut Merah atau Akagami no Shanks terlibat bentrok langsung dengan Marshall D. Teach alias Kurohige.
One Piece Portgas D Ace Image [Sumber: Pinterest]
Situasi di Hachinosu digambarkan tidak menguntungkan bagi Shanks. Ia harus bertarung dalam kondisi satu lawan dua menghadapi Kurohige dan sekutu kuatnya yang bernama Barbel, seorang ahli Karate Manusia Ikan tingkat tinggi.
Kombinasi serangan gempa dan kegelapan Kurohige, ditambah teknik bela diri tingkat tinggi dari Barbel, membuat Shanks cukup terdesak meski telah mengerahkan kemampuan pedang dan Haki andalannya.
Di sisi lain medan tempur Hachinosu, para eksekutif Bajak Laut Akagami menunjukkan taringnya. Ben Beckman bertarung sengit melawan wakil kapten musuh, sementara Yasopp berhasil menang melawan aliansi Kurohige berkat bantuan stamina dari Limejuice.
Sebelumnya, dalam alur cerita resmi One Piece, kru Topi Jerami telah resmi mendarat di Elbaf dan memulai petualangan baru di negeri para raksasa tersebut. Sementara itu, nasib Monkey D. Garp yang membeku di Hachinosu masih menjadi tanda tanya besar, memicu spekulasi bahwa pertempuran besar antara Yonko memang tidak terelakkan lagi di masa depan.