Teori One Piece 1171 Part 6, Tebasan Mihawk Jadi Counter Alami Kegelapan Kurohige!
Diskusi mengenai kelanjutan manga One Piece semakin memanas di kalangan penggemar, khususnya terkait pertempuran besar yang terjadi di Pulau Hachinosu. Dalam prediksi alur cerita terbaru untuk chapter mendatang, sorotan utama tertuju pada intervensi tak terduga dari Dracule Mihawk dalam pertarungan antara Bajak Laut Akagami melawan kelompok Blackbeard.
Narasi terbaru menggambarkan situasi di Pulau Hachinosu yang semakin kacau. Di satu sisi pertempuran, Mihawk terlihat bertarung berdampingan dengan Wakil Kapten Bajak Laut Akagami, Ben Beckman. Kombinasi kedua petarung kelas atas ini menciptakan dominasi mutlak, membuat pasukan aliansi Kurohige kewalahan.
Mihawk dan Ben Beckman digambarkan bertarung dengan gaya yang sangat santai dan minim usaha. Serangan-serangan dasar mereka sudah cukup untuk menumbangkan kerumunan musuh tanpa perlu mengerahkan teknik tingkat tinggi. Hal ini menciptakan intimidasi psikologis bagi sisa pasukan musuh yang mulai ragu untuk menyerang.
Baca Juga: Teori One Piece 1171 Part 3, Sabo Bangkitkan Api Biru dan Gorosei Warcury Terbakar!
Di tengah kepungan tersebut, Ben Beckman menargetkan kapten aliansi yang mencoba menyerang di saat kondisinya sedang terluka. Dengan cerdas, Beckman memancing emosi lawannya, membuat musuh bertindak gegabah dan membuka celah pertahanan. Strategi ini memungkinkan Beckman menghemat stamina meski fisiknya sudah terkuras akibat rentetan pertarungan sebelumnya.
Sementara itu, konflik utama di tengah pulau antara Shanks dan Marshall D. Teach (Kurohige) mencapai titik kritis. Kurohige, yang dikenal licik, tiba-tiba mengeluarkan teknik andalan dari buah iblis Yami Yami no Mi miliknya, yaitu "Black Hole". Teknik ini menyebarkan kegelapan pekat yang siap menyerap apa saja di sekitarnya.
Baca Juga: Teori One Piece 1171 Part 5! Tombak Kutukan Nika Muncul, Tubuh Asli Imsama Terbongkar
Kurohige secara spesifik mengatur jangkauan teknik ini untuk menargetkan kru Bajak Laut Akagami yang tidak memiliki Haoshoku Haki. Tujuannya jelas: melumpuhkan para perwira Shanks yang tidak memiliki pertahanan diri sekuat kapten mereka. Shanks, yang mampu melindungi diri dengan hakinya, terlihat panik memikirkan nasib rekan-rekannya.
Illustrasi Panel One Piece Mihawk [Sumber: Pinterest]
Shanks menyadari bahwa anggota kru seperti Lucky Roux, Yasopp, Limejuice, dan lainnya berada dalam bahaya besar jika terkena hisapan Black Hole. Tanpa Haoshoku Haki untuk melapisi tubuh, mereka akan dengan mudah terserap ke dalam kegelapan abadi milik Kurohige.
Namun, situasi berbalik drastis ketika Mihawk melancarkan serangan jarak jauh. Sang Pendekar Pedang Terkuat di Dunia ini melepaskan sebuah teknik yang disebut sebagai "Tebasan Kegelapan". Serangan ini mengarah tepat ke pusaran Black Hole yang sedang menyebar luas.
Kejutan terjadi ketika tebasan Mihawk tersebut berbenturan dengan kegelapan Kurohige. Bukannya terserap, tebasan tersebut justru menarik dan memadatkan Black Hole milik Kurohige menjadi bola kecil. Mihawk kemudian menebas bola kegelapan yang sudah terkompresi itu hingga musnah tak berbekas.
Momen ini menjadi titik balik penting dalam pertempuran tersebut. Shanks kemudian mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa teknik yang digunakan Mihawk adalah "counter alami" bagi kekuatan Yami Yami no Mi. Ia menjelaskan bahwa teknik tebasan kegelapan tersebut dulunya dikuasai oleh Rayleigh sang Raja Kegelapan, namun kini telah disempurnakan oleh Mihawk.
Pihak Cross Guild yang memantau dari kejauhan, termasuk juru mudi misterius yang mengidolakan Mihawk, bersorak melihat aksi tersebut. Moral pasukan aliansi Kurohige seketika runtuh melihat kekuatan kapten mereka dapat dinetralisir dengan satu serangan pedang yang presisi.
Di sisi lain pulau, pertempuran pihak Angkatan Laut juga berlangsung sengit. Smoker tampak terdesak menghadapi gelombang serangan aliansi Kurohige yang tak ada habisnya. Bantuan akhirnya datang dari Wakil Admiral Gion (Momousagi), yang membawa kabar buruk mengenai nasib rekan mereka.
Ilustrasi Panel Manga One Piece [Sumber: Youtube]
Gion melaporkan bahwa Tokikake (Chaton) telah dikalahkan oleh bajak laut legendaris bernama Barbell. Musuh tersebut dikatakan memiliki kekuatan fisik luar biasa yang bahkan meningkat setelah mengonsumsi obat misterius, membuatnya menjadi ancaman serius bagi pihak Angkatan Laut yang tersisa di medan tempur.
Sementara itu, konflik di Marijoa antara Pasukan Revolusi dan Gorosei terus berlanjut. Dragon dan Sabo harus menghadapi serangan gabungan dari Gorosei Warcury dan Jupiter. Dragon diperlihatkan menggunakan teknik pertahanan tingkat tinggi berupa tameng angin raksasa untuk menahan dampak serangan para tetua tersebut.
Beralih ke pertempuran individu lainnya, pemimpin kaum Buccaneer berhasil menundukkan agen CP0 Rob Lucci yang sudah dalam mode Awakening. Meski menang, stamina sang pemimpin Buccaneer terkuras habis, menandakan betapa tingginya intensitas pertempuran yang terjadi di berbagai front di dunia One Piece saat ini.
Sebagai latar belakang, pada chapter sebelumnya, fokus cerita memang telah terpecah ke berbagai lokasi pertempuran pasca insiden di Egghead.
Pergerakan Shanks mengejar Bartolomeo dan bentrokan kepentingan antara Cross Guild dan Angkatan Laut menjadi pemantik utama perang besar yang kini melibatkan hampir seluruh kekuatan besar di lautan. Kekalahan Garp di Hachinosu sebelumnya juga menjadi katalis yang memicu kedatangan berbagai pihak ke pulau bajak laut tersebut.