Spoiler One Piece 1176 Part 2: Sanji Hajar Killingham dan Rahasia Kutukan Imu
Spoiler terbaru One Piece chapter 1176 yang bertajuk "Penuh Kebanggaan" mengungkap kelanjutan konflik besar di Pulau Elbaf. Fokus utama cerita kali ini menyoroti keberhasilan kru Topi Jerami dalam mengamankan perpustakaan serta terungkapnya mekanisme kutukan yang menimpa para raksasa.
Cerita dibuka dengan aksi Lilith yang menggunakan teknologi canggih untuk mengatasi kebakaran besar di sekolah dan perpustakaan Elbaf. Lilith mengeluarkan dua benda berbentuk cakram yang disebut Omnidrain Conforter atau Odyssey untuk menyerap seluruh energi panas dari api tersebut.
Berkat alat tersebut, api yang mengancam dokumen sejarah dunia itu seketika membeku dan padam. Lilith menjelaskan bahwa api tersebut merupakan kumpulan energi yang bisa dikonversi, yang kemudian ia gunakan untuk menciptakan bahan bakar baru.
Baca Juga: Teori One Piece 1174 Part 11: Awakening Brook Mengguncang Elbaph, Imu-sama Terpojok?
Selain memadamkan api, Lilith memberikan sebuah botol berisi "Super Vega Cola" kepada Franky. Bahan bakar ini diklaim sebagai mahakarya yang mampu meningkatkan kekuatan fisik Franky secara drastis dibandingkan dengan penggunaan kola biasa.
Ketegangan meningkat saat Killingham muncul dalam wujud hybrid yang menggabungkan bentuk manusia dan monster. Killingham datang bersama monster raksasa MME dengan tujuan menghalangi upaya penyelamatan sejarah dunia di perpustakaan.
Baca Juga: Spoiler One Piece 1176: Franky Mode Baru dan Rahasia Gila Domi Reversi Imu!
Dalam kekacauan tersebut, Zeus yang sedang membantu Nami sempat tertelan oleh monster MME. Hal ini memicu kemarahan kru Topi Jerami, terutama setelah Killingham melontarkan hinaan rasis terhadap Jimbe.
Killingham menyebut Jimbe sebagai ras manusia ikan yang rendah dan jelek. Ucapan tersebut membuat Sanji geram karena Killingham dinilai memiliki pola pikir elit Tenryuubito yang tidak mengenal dunia luar.
Menanggapi tantangan tersebut, Sanji, Jimbe, dan Franky melancarkan serangan kombinasi secara bersamaan. Franky yang telah mengonsumsi Super Vega Cola melompat tinggi dan melancarkan serangan Super Strong Dexter tepat ke arah wajah monster.
Ilustrasi Scene One Piece Chapter 1176 [Sumber: Indopop]
Di saat yang sama, Jimbe mengeluarkan teknik Gyojin Karate Ogi: Buraikan yang memberikan efek guncangan hebat pada tubuh monster tersebut. Serangan ini berhasil membuat monster MME mengalami mual hebat.
Sanji kemudian menutup kombinasi serangan dengan teknik Ifrit Jambe: Concasser. Tendangan api biru Sanji menghantam kepala Killingham hingga menghancurkan helm serta topeng pelindungnya secara brutal.
Sementara itu, adegan berpindah ke wilayah desa barat di mana Zoro berada bersama Hajrudin dan para prajurit raksasa lainnya. Mereka masih kesulitan menghadapi para raksasa yang terkena kutukan Domire Reversi.
Para raksasa yang terkena kutukan tersebut terus-menerus beregenerasi meskipun telah ditebas berulang kali. Namun, dalam momen krusial, Dorry dan Brogy tiba-tiba mendapatkan kembali kesadaran serta kendali atas diri mereka sendiri.
Dorry dan Brogy menyadari bahwa kutukan yang diberikan oleh Imu hanya bisa dihilangkan jika korban mengalami kematian atau luka fatal sekali saja. Hal ini akan memicu proses "reset" yang mengembalikan tubuh ke kondisi semula sebelum terkena kutukan.
Dengan penuh kebanggaan sebagai prajurit Elbaf, Dorry dan Brogy sepakat untuk saling menebas satu sama lain. Aksi nekat ini dilakukan untuk membuktikan teori mereka sekaligus membebaskan diri dari belenggu kutukan Imu.
Ilustrasi Scene One Piece Chapter 1176 [Sumber: Indopop]
Zoro sempat berteriak kaget melihat kedua kapten raksasa tersebut jatuh terkapar. Namun, tak lama kemudian, lingkaran api muncul di tempat mereka jatuh dan keduanya bangkit kembali dalam keadaan sadar sepenuhnya.
Meskipun bangkit dalam keadaan sehat, kondisi fisik mereka kembali ke titik sebelum terkena kutukan, termasuk lengan Brogy yang tetap hilang akibat luka sebelumnya. Mereka pun kini mengetahui cara untuk menyelamatkan rekan raksasa lainnya.
Zoro, Dorry, Brogy, dan Hajrudin kini bersiap untuk melancarkan serangan fatal kepada rekan-rekan mereka yang masih mengamuk. Strategi ini diambil sebagai satu-satunya jalan untuk memulihkan kesadaran para raksasa Elbaf dari pengaruh jahat.
Pada chapter sebelumnya, One Piece 1175 memperlihatkan situasi mencekam di mana Imu menggunakan kekuatan Domire Reversi untuk membalikkan kesadaran para raksasa. Kekacauan tersebut menyebabkan Dorry dan Brogy sempat menyerang membabi buta dan mengancam keselamatan seluruh penghuni pulau.