Spoiler One Piece 1171 Part 6: Loki Tak Bersalah, Imu Ungkap Elbaf Adalah D
Diskusi mengenai manga One Piece Chapter 1171 semakin memanas di kalangan penggemar. Spoiler bagian keenam (Part 6) yang baru saja beredar membawa plot twist besar mengenai karakter Pangeran Loki yang selama ini dianggap sebagai antagonis utama di Arc Elbaf.
Informasi terbaru menyoroti kebenaran di balik insiden kematian Raja Harald. Narasi yang berkembang sebelumnya menyebutkan bahwa Loki adalah dalang keji di balik pembunuhan ayahnya sendiri demi kekuasaan. Namun, bocoran terkini membantah keras asumsi tersebut dan mengungkap motif yang jauh lebih mulia.
Loki disebutkan sengaja membiarkan dirinya dicap sebagai penjahat dan pembunuh. Langkah ekstrem ini diambil bukan tanpa alasan, melainkan untuk melindungi kehormatan mendiang Raja Harald. Loki tidak ingin usaha dan cita-cita Harald selama ini dicela atau dianggap hina oleh rakyat Elbaf di masa depan.
Baca Juga: Spoiler One Piece 1171 Part 4: Kekuatan Loki Tak Masuk Akal, Luffy Syok Berat!
Dalam bocoran tersebut, tersirat bahwa Harald memiliki keinginan untuk berdamai atau menjalin hubungan dengan Pemerintah Dunia, sebuah langkah yang dianggap lemah atau "bodoh" dalam tradisi ksatria Elbaf. Loki memilih menanggung beban sebagai "anak terkutuk" agar ayahnya tidak dikenang sebagai raja yang gagal atau bodoh.
Demi memuluskan skenario tersebut, Loki bahkan mengeluarkan perintah bungkam kepada siapa saja yang berada di tempat kejadian perkara (TKP). Saksi mata, termasuk karakter bernama Gabban dan Jarul, dilarang keras menceritakan kejadian sebenarnya kepada orang lain.
Baca Juga: Spoiler One Piece 1171 Part 5: Imu Panik, Misteri 'Elbaf Adalah D' Terkuak!
Hal ini memberikan penjelasan logis mengapa Jarul, yang dikenal protektif terhadap Loki, tidak pernah mengungkapkan fakta sesungguhnya meski Loki terus dihina. Sikap diam Jarul ternyata merupakan bentuk kepatuhan terhadap perintah Loki untuk menjaga rahasia kematian Harald tetap tertutup rapat.
Spoiler ini juga menyoroti perbedaan pandangan antara Hajrudin dengan warga lokal Elbaf. Hajrudin dan kru Bajak Laut Raksasa Baru digambarkan mampu berpikir rasional dan memercayai bahwa Loki tidak bersalah. Kepercayaan ini muncul karena wawasan mereka yang luas setelah sering berlayar ke dunia luar.
Sebaliknya, warga lokal Elbaf yang terisolasi dan tidak mengetahui dunia luar dengan mudah termakan isu. Mereka menuduh Loki sebagai biang keladi dari segala bencana alam, seperti cuaca dingin ekstrem dan kelaparan yang melanda negeri tersebut, semata-mata karena statusnya sebagai anak yang lahir di saat buruk.
Ilustrasi Panel Manga One Piece Chapter 1171 [Sumber: Indopop]
Untuk mematahkan stigma tersebut dan mendapatkan pengakuan sebagai Raja baru, Loki tidak menggunakan diplomasi. Ia memilih jalan kekuatan dengan naik ke "Sunwood". Loki berencana menghabisi monster-monster yang mengancam di sana sebagai bukti nyata kelayakannya memimpin Elbaf, menggantikan peran Harald namun dengan visi yang berbeda.
Poin paling mengejutkan dalam One Piece 1171 ini datang dari sosok Imu. Pemimpin bayangan Pemerintah Dunia tersebut mengeluarkan pernyataan krusial yang menyebut bahwa "Elbaf adalah D". Pernyataan ini menegaskan posisi Elbaf yang tidak akan pernah bisa bersatu dengan Pemerintah Dunia.
Ungkapan Imu tersebut memicu analisis mendalam mengenai sejarah kuno. "Elbaf adalah D" bisa diartikan bahwa bangsa raksasa ini memiliki hubungan darah atau sejarah yang erat dengan Klan D, musuh alami para dewa, sejak Abad Kekosongan.
Analisis lebih lanjut mengaitkan teknologi dan ras di Elbaf dengan peradaban kuno di Bulan. Terdapat spekulasi bahwa konflik abadi antara Elbaf dan Pemerintah Dunia sudah dimulai sejak era teknologi kuno, jauh sebelum era bajak laut dimulai. Hal ini juga menjelaskan mengapa Pemerintah Dunia selalu gagal menguasai Elbaf sepenuhnya.
Selain aspek sejarah, kekuatan tempur Loki juga menjadi sorotan utama. Loki diperlihatkan menggunakan kekuatan baru bernama "Niflheim" yang berelemen es atau dingin melalui perantara Ragnar. Teknik ini sangat kontras dengan lingkungan Elbaf yang identik dengan api atau matahari.
Ilustrasi Panel Manga One Piece Chapter 1171 [Sumber: Indopop]
Kekuatan Ragnar ini dianalisis memiliki referensi mitologi Nordik yang kental, khususnya makhluk Ratatoskr. Dalam mitologi, makhluk ini adalah pembawa pesan antara dunia bawah (Niflheim) dan puncak pohon dunia.
Kemampuan Ragnar yang bisa memanipulasi petir dari atas dan hawa dingin dari bawah memperkuat teori bahwa Loki menguasai aspek-aspek alam yang fundamental di Elbaf. Disebutkan pula bahwa Loki memiliki kemampuan terbang, yang kemungkinan besar dibantu oleh kekuatan misterius Ragnar tersebut.
Sebagai latar belakang, pada chapter sebelumnya, situasi di Elbaf semakin kacau dengan kedatangan berbagai pihak yang berkepentingan.
Luffy dan kru Topi Jerami yang baru tiba langsung dihadapkan pada intrik politik kerajaan raksasa tersebut. Sementara itu, ketegangan antara Pemerintah Dunia dan Elbaf terus memuncak seiring terkuaknya rahasia-rahasia dari Abad Kekosongan yang tersimpan di pulau para raksasa ini.