Film

Spoiler One Piece 1168 Part 8, Terkuak! Alasan Loki Membunuh Raja Harald yang Abadi

11 Desember 2025 | 07:00 WIB
Spoiler One Piece 1168 Part 8, Terkuak! Alasan Loki Membunuh Raja Harald yang Abadi
One Piece Image [Pinterest]

Spoiler manga One Piece chapter 1168 kembali beredar luas di kalangan penggemar dan memberikan kejutan besar mengenai sejarah kelam keluarga kerajaan Elbaf. Chapter ini secara khusus menyoroti kilas balik tragis yang menjelaskan mengapa Pangeran Loki dijuluki sebagai "Pangeran Terkutuk" dan alasan sebenarnya ia membunuh ayahnya sendiri, Raja Harald.

rb-1

Dalam bocoran cerita yang beredar, narasi dimulai dengan kilas balik 15 tahun lalu. Saat itu, Raja Harald digambarkan sebagai pemimpin visioner yang berhasil memperbaiki citra ras raksasa di mata dunia. Melalui diplomasi dan perdagangan, Harald berusaha menghapus stigma barbar yang melekat pada bangsa Elbaf.

Visi Harald untuk memodernisasi Elbaf ternyata dipicu oleh alasan pribadi yang mendalam. Kematian wanita yang dicintainya, Ida, menjadi titik balik bagi sang raja. Ida dikisahkan meninggal karena sakit, dan semasa hidupnya, hubungan mereka terhalang oleh tradisi kuno Elbaf yang kaku.

Baca Juga: Spoiler One Piece 1167 Part 6, Shanks Tipu Imsama, Harald Tewas di Tangan Loki

rb-2

Demi mewujudkan impiannya agar Elbaf bergabung dengan Pemerintah Dunia dan mendapatkan akses teknologi kesehatan yang lebih baik, Harald mengambil langkah drastis. Ia melakukan perjalanan ke Tanah Suci Mary Geoise sekitar 14 tahun yang lalu untuk bertemu dengan para petinggi dunia.

Pertemuan tersebut membawa Harald ke hadapan Lima Tetua (Gorosei). Dalam momen yang mengejutkan, Harald setuju untuk mengisi posisi kosong dalam jajaran Ksatria Dewa (God's Knight), posisi yang seharusnya diisi oleh Shanks dari keluarga Figarland. Namun, kesepakatan ini menuntut harga yang sangat mahal.

Baca Juga: Spoiler One Piece 1168 Part 7, Imu Muncul, Raja Harald Jadi Budak Abadi!

Harald kemudian dibawa menghadap Imu-sama, sosok misterius yang menduduki Tahta Kosong. Di sana, Harald mengikat "Perjanjian Laut Dalam" (Deep Sea Pact). Sebagai imbalan atas loyalitas mutlaknya, Imu memberikan kekuatan dahsyat kepada Harald, termasuk anugerah keabadian (immortality) dan kemampuan regenerasi tanpa batas.

Setelah mendapatkan kekuatan tersebut, Harald kembali ke Elbaf dengan harapan baru. Namun, situasi berubah mencekam ketika Imu mulai memberikan perintah melalui telepati. Imu menuntut agar seluruh prajurit raksasa Elbaf dijadikan pasukan perang atau budak bagi Pemerintah Dunia, sebuah perintah yang bertentangan dengan visi damai Harald.

Harald berusaha menolak perintah tersebut, menegaskan bahwa tujuannya adalah membebaskan Elbaf dari peperangan, bukan memperbudak rakyatnya. Sayangnya, karena perjanjian yang telah dibuat, tubuh Harald mulai diambil alih secara paksa oleh kekuatan Imu. Ia kehilangan kendali atas fisiknya sendiri meskipun kesadarannya masih menolak.

Ilustrasi Panel Manga One Piece 1168 [Youtube]Ilustrasi Panel Manga One Piece 1168 [Youtube]

Menyadari bahwa dirinya akan menjadi ancaman bagi negerinya sendiri, Harald dalam sisa kesadarannya memerintahkan para pengawal istana untuk mengikat dirinya. Dalam situasi genting tersebut, ia juga memerintahkan agar Loki, yang saat itu sedang dipenjara karena insiden lain, segera dibebaskan dan dibawa ke hadapannya.

Momen puncak tragedi ini terjadi di dalam kastil kerajaan. Loki, yang memiliki Haki Kenbunshoku tingkat tinggi, menyadari penderitaan ayahnya. Meskipun Harald telah dianugerahi keabadian oleh Imu, ia meminta untuk dihentikan sebelum menghancurkan Elbaf.

Terungkap bahwa satu-satunya cara untuk mengalahkan pengguna kekuatan abadi dari Imu adalah dengan menggunakan Haki Raja (Haoshoku Haki) yang sangat kuat. Loki, dengan berat hati, terpaksa melancarkan serangan fatal kepada ayahnya sendiri demi menyelamatkan kerajaan.

Serangan Haki milik Loki terbukti sangat dahsyat karena mampu mematahkan regenerasi abadi milik Harald. Hal ini mengindikasikan bahwa potensi kekuatan Loki sejajar atau bahkan melampaui para Ksatria Dewa, mengingat ia sanggup membunuh seseorang yang telah diberkati keabadian oleh Imu.

Insiden inilah yang kemudian tercatat dalam sejarah Elbaf sebagai momen pembantaian di istana. Publik yang tidak mengetahui kebenaran di balik perjanjian Harald dengan Imu, hanya melihat Loki sebagai anak durhaka yang membunuh ayahnya yang bijaksana, sehingga ia dijuluki Pangeran Terkutuk.

Ilustrasi Panel Manga One Piece 1168 [Youtube]Ilustrasi Panel Manga One Piece 1168 [Youtube]

Kilas balik ini memberikan konteks penting mengenai kekuatan musuh di masa depan. Fakta bahwa keabadian pemberian Imu bisa dipatahkan oleh Haki tingkat tinggi menjadi petunjuk vital bagi Luffy dan kawan-kawan dalam menghadapi pertempuran akhir nanti.

Latar Belakang Chapter Sebelumnya

Pada chapter-chapter sebelumnya, alur cerita Elbaf berfokus pada kedatangan Bajak Laut Topi Jerami dan pertemuan mereka dengan sosok Loki yang masih terbelenggu. Loki diperkenalkan sebagai karakter misterius dengan kekuatan yang diwaspadai oleh seluruh raksasa. Ketegangan di Elbaf meningkat seiring dengan terkuaknya sedikit demi sedikit sejarah kelam yang selama ini ditutupi oleh pemerintah dunia dan tradisi lokal raksasa.

Tag loki one piece elbaf raja harald imu sama spoiler one piece