Sindiran Pedas Andi Soraya untuk Denada, Singgung Operasi Plastik dan Penampilan Ressa Rizky Rossano
Dalam beberapa pekan terakhir, nama penyanyi Denada ramai menjadi sorotan publik akibat persoalannya dengan Ressa Rizky Rossano.
Sebagai informasi, Ressa Rizky Rossano adalah pemuda asal Banyuwangi yang mengaku sebagai putra kandung Denada. Namun hingga usianya menginjak 24 tahun, ia mengklaim tidak pernah mendapatkan pengakuan sebagai anak.
Alih-alih dibesarkan oleh Denada, Ressa justru diasuh oleh Dino Rossano Hansa bersama Ratih Puspita Dewi. Dino diketahui merupakan adik dari almarhumah Emilia Contessa, yang juga paman Denada.
Baca Juga: Ketiban Rezeki, Ressa Nangis saat Dapat Hadiah Motor Listrik dari Sosok Ini, Netizen Ikut Mewek
Ressa baru mengetahui latar belakang keluarganya setelah Emilia Contessa meninggal dunia. Mengetahui hal tersebut, ia kemudian menggugat Denada ke Pengadilan Negeri Banyuwangi atas dugaan penelantaran anak.
Perselisihan antara keduanya pun menyita perhatian luas dan menjadi perbincangan nasional. Sejumlah figur publik turut memberikan tanggapan, termasuk artis Andi Soraya.
Baca Juga: Adik Sepupu Denada Speak Up, Bongkar Sifat Keluarga Emilia Contessa
Tanggapan Andi Soraya
Andi Soraya mengaku prihatin dengan dugaan penelantaran anak yang menyeret nama Denada. Melalui video yang diunggah di media sosial, Andi melontarkan kritik tajam terhadap perlakuan Denada kepada Ressa Rizky Rossano.
Ia menyoroti kesenjangan antara kehidupan mewah Denada dengan kondisi Ressa yang disebut memprihatinkan dan tidak diakui. Dalam video tersebut, Andi tampak geram melihat gaya hidup glamor sang penyanyi yang dinilai berbanding terbalik dengan keadaan Ressa.
Andi Soraya Bersuara Soal Kasus Denada Dan Ressa Rizky Rossano [sumber: Instagram Rumpi Gosip]
Andi juga menyinggung biaya perawatan wajah Denada yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, sementara Ressa dikabarkan pernah bekerja dengan penghasilan yang tergolong rendah.
"Lu berani yang namanya 'opresong' (operasi) wajah, muka lu ratusan juta. Kayak begitu, ya kan lu rubah. Anak lu modelannya kayak begituan? Pusing gue ngelihatnya," kata Andi Soraya dalam unggahan di akun Instagramnya yang di unggah ulang akun @rumpi_gosip.
Perempuan yang merupakan ibu dari Shawn Adrian itu turut menyinggung pengakuan Ressa yang mengaku pernah menerima upah di bawah standar. Bahkan, ia disebut sempat diminta bekerja sebagai sopir bagi ibu Denada.
"Dia bilang bahwa dia sempet digaji dua setengki (Rp 2,5 juta) satu bulan, di bawah UMR. Sama nenok-nya pula," tambah Andi.
Denada Dan Ressa Rizky Rosano [sumber: Instagram Denadaindonesia Dan Youtube Denny Sumargo]
Andi mempertanyakan nurani Denada yang dinilainya tega membiarkan anak kandungnya menjalani hidup serba kekurangan, sementara ia sendiri tampil bergelimang kemewahan di hadapan publik.
Tidak hanya menyoroti persoalan materi, Andi Soraya juga menyinggung pola pengasuhan. Perempuan berusia 49 tahun itu membeberkan pencapaian putranya dari pernikahan dengan Steve Emmanuel, Darren Sterling, yang saat ini menempuh pendidikan bergengsi di luar negeri.
"Anak gue, mau dari mana? Dari Steve. Udah di Kanada sekarang. Lagi kuliah Forensic Psychology. Hidupnya kaga kekurangan," tegas Andi.
Ia menyayangkan kenyataan bahwa Ressa tidak memperoleh kesempatan pendidikan yang sepadan, meski Denada dikenal sebagai figur publik ternama. Bahkan, menurutnya, Ressa tumbuh dengan minim perhatian dan kasih sayang dari sang ibu.
"Sekolahnya aja di maneh (mana)? Lu kaga sekolahin sama seperti anak lu yang lain? Sekolah internasional? Lu enggak dandanin biar keren?" sindir Andi.
Sebagai penutup, Andi Soraya menyampaikan sindiran tajam kepada rekan-rekan artis seangkatannya agar lebih introspektif. Ia menegaskan bahwa di usia yang tidak lagi muda, seharusnya tidak berlebihan membangun citra semata.
"Malu say. Malu sama angkatan lu. Angkatan lu sekarang udah pada kalem semua, udah pada jadi emak-emak," tandas Andi.
Sekadar diketahui, nama Ressa Rizky Rossano mulai ramai diperbincangkan publik setelah ia tampil ke hadapan media dan mengajukan gugatan dugaan penelantaran anak terhadap Denada di Pengadilan Negeri Banyuwangi.
Pria berusia 24 tahun itu mengaku tumbuh besar bersama keluarga Denada di Banyuwangi. Namun, selama bertahun-tahun, jati diri ibu kandungnya disebut tidak pernah diungkapkan secara terbuka.