Simak Sinopsis Lengkap Scream 7: Putri Sidney Jadi Target, Ghostface Kembali Lebih Sadis!
Film slasher horor terbaru berjudul Scream 7 resmi tayang di bioskop Tanah Air mulai 25 Februari 2026. Disutradarai oleh Kevin Williamson, film ini memiliki durasi 1 jam 54 menit dan kembali menghadirkan ketegangan khas waralaba Scream.
Dibintangi oleh Neve Campbell, kisah terbaru ini menyoroti perjuangan Sidney Prescott untuk benar-benar lepas dari bayang-bayang trauma masa lalu, ketika ancaman Ghostface kembali menghantui hidupnya—kali ini dengan menargetkan sang putri.
Sinopsis Scream 7
Baca Juga: Buku 'Filosofi Teras' Diangkat ke Layar Lebar, Sherina Munaf Jadi Korban Utang Keluarga
Dalam film ini, kehidupan Sidney Prescott dan putrinya, Tatum Evans, awalnya berjalan tenang. Mereka memilih menetap di kota kecil Pine Grove, Indiana, demi memulai lembaran baru yang jauh dari kenangan kelam masa lalu.
Keputusan pindah tersebut diharapkan menjadi awal kehidupan yang lebih damai bagi keduanya. Sidney ingin memastikan putrinya tumbuh tanpa dibayangi teror yang pernah menghancurkan hidupnya bertahun-tahun lalu.
Sinopsis Scream 7 Di Bioskop Imdb
Baca Juga: Sinopsis Film Ghost in The Cell: Hadirkan Pesan Sosial di Balik Horor Penjara Tayang 16 April
Namun, ketenangan itu tak berlangsung lama. Sosok Ghostface baru tiba-tiba muncul dan kembali menyebarkan teror. Ancaman kali ini terasa lebih personal dan mengerikan, karena Tatum dijadikan target berikutnya.
Situasi tersebut memaksa Sidney menghadapi kembali trauma yang selama ini coba ia kubur dalam-dalam. Ketakutan terbesarnya menjadi nyata ketika keselamatan putrinya berada di ujung tanduk.
Demi menghentikan rangkaian pembunuhan dan pertumpahan darah, Sidney harus berdiri melawan masa lalunya sekali lagi.
Dengan tekad melindungi keluarga, ia kembali terjun ke dalam permainan mematikan yang penuh misteri, ketegangan, dan ancaman dari balik topeng Ghostface.
Disisi lain, film horor Scream 7 ini mencatat pencapaian gemilang dengan memecahkan rekor baru sepanjang sejarah waralabanya. Diproduksi oleh Paramount Pictures dan Spyglass Media Group, film ini sukses mengantongi pendapatan sebesar 64,1 juta dolar AS (sekitar Rp 1,09 triliun) hanya dalam tiga hari pertama penayangan di Amerika Serikat.
Angka tersebut melampaui capaian pembukaan domestik yang sebelumnya diraih oleh Scream VI, yang mengumpulkan 44,4 juta dolar AS (sekitar Rp 759 miliar) saat debutnya pada 2023.
Scream 7 Resmi Tayang Di Indonesia J1 Studios
Tak hanya kuat di pasar domestik, performa Scream 7 juga impresif secara global. Dari penayangan internasional, film ini menambah 33,1 juta dolar AS (sekitar Rp 565 miliar). Dengan demikian, total pendapatan dunia pada akhir pekan perdana mencapai 97,2 juta dolar AS atau setara sekitar Rp 1,66 triliun.
Meski diproduksi dengan bujet terbesar sepanjang sejarah franchise, yakni 45 juta dolar AS (sekitar Rp 769 miliar), para pengamat industri menilai film ini berpotensi besar menghasilkan keuntungan signifikan dari penayangan layar lebarnya. Antusiasme penonton yang tinggi di pekan pertama menjadi sinyal positif bagi kelanjutan kesuksesan film tersebut di box office.