Profil Vincent Zampella, Desainer Gim Video Amerika yang Tewas Tragis dalam Kecelakaan Ferrari
Vincent Walter Zampella II yang lahir pada 1 Oktober 1970 adalah seorang desainer/ perancang gim video Amerika.
Ia dikenal sebagai salah satu pendiri dan kepala studio Infinity Ward, kepala Respawn Entertainment, dan CEO Ripple Effect Studios.
Zampella lahir pada 1 Oktober 1970. Sejak kecil ia mengembangkan minat pada permainan video, dengan Donkey Kong sebagai favorit masa kecilnya.
Baca Juga: Biodata dan Agama Ihsan EVOS Luminaire, Suami Nayla, Gamer Mobile Legends Profesional
Setelah pendaftarannya di Broward College (saat itu Broward Community College) di Fort Lauderdale, Florida "tidak berhasil", Zampella putus kuliah dan bekerja sebagai tukang serabutan untuk beberapa waktu.
Seorang teman membantunya mendapatkan pekerjaan di perusahaan game GameTek, di mana ia melakukan berbagai peran seperti layanan pelanggan dan pengujian game.
Baca Juga: Profil Lengkap Anrez Putra Adelio, Aktor yang Hamili Friceilda Prillea, Disebut Tak Tanggungjawab
Dalam sebuah wawancara dengan Gamezilla, Zampella mengatakan bahwa ia "memulai karir di bidang desain grafis dan video digital di GameTek, kemudian pergi ke Atari untuk membantu meluncurkan divisi PC-nya" sebelum tahun 1997.
Ia juga bekerja di Panasonic Interactive Media/Ripcord Games dan SegaSoft, di mana ia bertemu Jason West, yang kemudian mendirikan Infinity Ward bersama Grant Collier.
Foto Vincent Zampella [Instagram]
Pada bulan September 1999, Zampella pindah dari Silicon Valley untuk bekerja di 2015 Inc. di Tulsa, Oklahoma.
Pada tahun 2001, ia menjadi direktur pengembangan 2015 Inc.
Ia bekerja di sana hingga tahun 2002, dan selama waktu itu ia dikreditkan sebagai perancang utama untuk Medal of Honor: Allied Assault yang mendapat banyak pujian.
Ia melanjutkan pekerjaan Medal of Honor selanjutnya.
Dalam sebuah wawancara tahun 2001, Zampella mengatakan bahwa ia "selalu menjadi pengguna komputer dan pemain game yang antusias".
Pada saat itu ia adalah pemain Counter-Strike kasual.
Menurut TMZ, istri Zampella, Brigitte, mengajukan gugatan cerai pada tahun 2015.
Pada saat itu dilaporkan bahwa mereka memiliki tiga anak.
Berita Kematian Vincent Zampella
Vincent Zampella Meninggal Secara Tragis Dalam Kecelakaan Ferrari [Instagram]Pada tanggal 21 Desember 2025, Zampella meninggal ketika Ferrari 296 GTS tahun 2026 yang dikendarainya keluar jalur, dan menabrak pembatas beton dengan kecepatan tinggi, setelah keluar dari terowongan di Angeles Crest Highway di Pegunungan San Gabriel, utara Los Angeles.
Kendaraan tersebut kemudian terbakar. Seorang penumpang di dalam kendaraan terlempar keluar dan juga meninggal.
Ketika meninggal, Zampella berusia 55 tahun.
Electronic Arts merilis sebuah pernyataan yang menyebut Zampella sebagai "teman, kolega, pemimpin, dan pencipta visioner", yang pengaruhnya terhadap industri video game "sangat mendalam dan luas".
Akun X Battlefield, Respawn, dan Apex Legends memposting pernyataan untuk menghormati Zampella.
Infinity Ward merilis pernyataan untuk menghormati Zampella dan mengatakan bahwa "warisannya dalam menciptakan hiburan ikonik dan abadi tidak terukur", serta menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan orang-orang terkasihnya.
Treyarch juga merilis pernyataan, "Kami sangat sedih atas meninggalnya Vince Zampella yang tragis. Warisannya sebagai salah satu pendiri Call of Duty dan legenda industri kami tidak akan pernah dilupakan".