Gosip

Idap Kanker Ginjal Selama 7 Tahun, Ini Profil Vidi Aldiano, Penyanyi yang Meninggal Hari Ini

07 Maret 2026 | 21:32 WIB
Idap Kanker Ginjal Selama 7 Tahun, Ini Profil Vidi Aldiano, Penyanyi yang Meninggal Hari Ini
Profil Vidi Aldiano [Instagram]

Oxavia Aldiano, juga dikenal sebagai Vidi Aldiano lahir di Jakarta pada 29 Maret 1990.

rb-1

Vidi memulai kariernya di industri musik pada 2008 dengan merilis album Pelangi di Malam Hari. Lagu "Nuansa Bening" dan "Status Palsu" dari album tersebut laris di pasaran, dan membawanya dikenal publik secara luas.

Di awal kariernya, Vidi menerima penghargaan pertamanya sebagai Penyanyi Pria Terfavorit dari MTV Indonesia Awards 2009.

Baca Juga: Biodata, Akun IG dan Fakta Sabrina Farhana, Diduga Selingkuhan Kreator Nussa Rara Aditya Triantoro

rb-2

Berkat album studio ketiganya, Persona (2016), Vidi mendapatkan sertifikasi Triple Platinum untuk pertama kalinya, setelah lima bulan penjualan album fisik mencapai 250.000 keping.

Vidi adalah putra pertama dari pasangan Harry Aprianto Kissowo dan Besbarini. Ia mewarisi darah Jawa dari pihak ayah, dan darah Minangkabau dari pihak ibu.

Baca Juga: Profil Andini Permata, Sosok Kontroversial di Balik Video Viral 2 Menit 31 Detik bersama Sang Adik

Ayahnya merupakan pemilik sekaligus Direktur PT Tiga Bintang Nusantara, produsen perangkat speaker merek V8sound.com, sedangkan ibunya adalah guru kursus piano. 

Dari garis ayah, Vidi merupakan cucu penyanyi keroncong legendaris S. Darsih Kissowo.

Vidi memiliki dua adik bernama Diva Stradivaryan dan Vadi Akbar–yang juga berprofesi sebagai penyanyi.

Nama depannya Oxavia memiliki arti seimbang, bahwa di dunia tidak boleh ada yang berlebihan. Sedangkan Nama belakangnya Aldiano merupakan akronim dari "Alhamdulillah Dia Nongol", yang berasal ketika sang ibu melahirkannya.

Vidi dan ibunya hampir tidak tertolong saat ia lahir, karena ibunya memiliki penyakit, dan ketika keduanya selamat, ayahnya bersyukur dengan mengatakan kata tersebut. Sedangkan nama panggilannya, "Vidi" adalah akronim dari dua nama aslinya.

Vidi dibesarkan dalam keluarga yang mempunyai apresiasi tinggi terhadap musik. 

Saat kecil, Vidi gemar mendengarkan jinggle iklan di televisi dan suka dengan suara azan.

Vidi Aldiano 2Vidi Aldiano 2

Ia kerap bersenandung dan mengikuti nada ketika mendengarkan azan di televisi. Kedua orang tuanya pun mendaftarkan dirinya ke perlombaan menyanyi. 

Vidi mendapatkan juara ketiganya dalam perlombaan menyanyi tingkat kanak-kanak pertamanya pada usia dua setengah tahun.

Ketika berusia 3 tahun, Vidi mulai belajar instrumen piano melalui bimbingan ibunya, kemudian belajar instrumen biola ketika SD. 

Vidi mulai bernyanyi memasuki masa SMP. Saat kecil, Vidi anak pemalu dan kutu buku. Hal tersebut membuatnya tidak memiliki banyak teman semasa kecil. Saat waktu istirahat, ia memilih menghabiskan waktu untuk belajar ke perpustakaan.

Vidi mengenyam pendidikan SD hingga SMA di Yayasan Al-Azhar antara lain SDI Al Azhar 4, Kebayoran Lama (1996–2002), SMPI Al Azhar 3, Bintaro (2002–2005), dan SMAI Al Azhar 1, Kebayoran Baru (2005–2008).

Semasa SMA, Vidi pernah tergabung dalam grup musik bersama Raisa, namun aktivitas grup musik tersebut tak berlangsung lama, karena biaya transportasi yang dikeluarkan lebih besar dari uang yang didapatkan.

Setelah lulus SMA, Vidi melanjutkan pendidikan perguruan tinggi di Universitas Pelita Harapan program studi Teknik Elektro, tetapi setelah beberapa bulan, ia merasa tidak cocok dan berpindah ke program studi Manajemen.

Semasa kuliah, Vidi menyesuaikan jadwal menyanyinya dengan kuliah. Ia juga selalu membawa buku ke mana pun berada, bahkan di studio.

Di tengah masa perkuliahan, Vidi pernah mengikuti Summer Program di Berklee College Of Music, Amerika Serikat, dari bulan Juli sampai Agustus 2012. Di program itu, ia mengambil program studi Pertunjukan Vokal, karena tidak pernah belajar musik secara benar dan ingin sekolah musik formal. 

Untuk pertama kalinya Vidi belajar teknik vokal , teori, musikalisasi, dan sejarah musik.

Sepulangnya ke Indonesia, Vidi masuk kuliah semester tujuh yang merupakan semester terakhirnya. Vidi menyelesaikan studinya pada 2013 dengan nilai IPK 3,62.

Ia kemudian melanjutkan pendidikannya ke jenjang strata 2 di Università Manchester, Inggris program studi Innovation Management and Enterpreneurship. 

Ia memulai studinya pada November 2013. Vidi menyelesaikan tesis sebagai syarat kelulusan kuliah S2-nya pada September 2014, setelah pengerjaan selama 3 bulan yang mengambil obyek penelitian di Indonesia.

Ia lulus pada 2015 dengan predikat cumlaude. 

Selain menimba ilmu di Inggris, Vidi juga ikut mengembangkan jaringan bisnisnya.

Asmara

Vidi berpacaran dengan aktris Sheila Dara Aisha sejak 2015, berawal ketika keduanya terlibat dalam serial televisi Stereo.

Keduanya sempat putus pada 2018, tetapi kembali berpacaran pada 2020.

Di hari ulang tahunnya yang ke-31 pada 31 Maret 2021, Vidi melamar Sheila. Keduanya kemudian melangsungkan acara lamaran resmi pada 1 Desember 2021. Vidi resmi menikah dengan Sheila pada 15 Januari 2022.

Gelar

Setelah sah menjadi suami Sheila, Vidi menerima gelar kehormatan dari masyarakat Minangkabau. Vidi diberi gelar Sutan Sari Alam dari Bukittinggi, sehingga namanya menjadi Oxavia Aldiano Sutan Sari Alam.

Kesehatan

Vidi menderita fobia terhadap kucing dan ketinggian. Vidi juga sempat mengidap gangguan kesehatan mental berupa gangguan kecemasan. 
Vidi Aldiano 1Vidi Aldiano 1

Kecemasan tersebut berhubungan dengan pekerjaannya sebagai pegiat di industri hiburan. Dan karena serangan kecemasan, ia bahkan sempat pingsan sebelum tampil bernyanyi pada 2018.

Pada akhir tahun 2019, Vidi divonis mengidap penyakit kanker ginjal stadium 3. Ia kemudian melakukan operasi pengangkatan ginjal sebelah kiri pada 13 Desember 2019 di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura.

Setelah ginjalnya dikeluarkan, dilakukanlah penelitian lebih lanjut oleh dokter di Singapura mengenai tipe kanker yang diidapnya, dan ternyata termasuk ganas.

Vidi pun masih diharuskan untuk melakukan kontrol kesehatan di Singapura. Namun, sel kanker ditemukan kembali pada 2021 bertempat di bantalan ginjalnya dengan tipe kanker yang sama.

Sejak 2021 hingga sekarang, Vidi menjalani pengobatan kemoterapi tiap tiga minggu sekali.

Setelah menjalani detoksifikasi tubuh di Koh Samui, Thailand pada 2024, menyebabkan berat badannya mengalami penurunan hingga 6–7 kg, karena hanya boleh mengonsumsi cairan. Hal ini berdampak terhadap kondisi mentalnya yang mengakibatkan ia mengalami gangguan dismorfik tubuh.

Kematian

Vidi meninggal dunia pada 7 Maret 2026, di usia 35 tahun akibat penyakit kanker ginjal.

Tag Vidi Aldiano Musisi Penyanyi Meninggal dunia Kanker Ginjal 7 tahun Sabtu 7 Maret 2026 Profil