Pernyataan Syakir Daulay Diduga Singgung Pemerintah soal Banjir Disorot, Tuai Kritikan Netizen!
Aktor dan sutradara muda, Syakir Daulay, kembali menarik perhatian publik. Kali ini, bukan karena prestasinya di dunia hiburan, melainkan karena sebuah video yang viral di media sosial terkait pernyataannya saat memberikan bantuan kemanusiaan di tengah bencana banjir bandang yang melanda Sumatera dan Aceh.
Video yang beredar di akun TikTok @akun.privat.2256 menampilkan Syakir memberikan narasi yang menuai kontroversi.
Dalam video tersebut, Syakir mengatakan, "Kalau burung Garuda nggak sanggup setinggi bulan dan bintang, biar kita yang terbang ke sana."
Baca Juga: Erick Thohir Bakal Kirim Alat Olahraga untuk Para Korban Banjir, sang Menpora: Kita Akan Bahagiakan
Ucapan tersebut semakin diperkuat oleh narasi rekannya yang menyebut bahwa pemerintah pusat tidak mampu menangani bencana yang terjadi, sehingga bantuan dari negara lain dianggap lebih layak diberikan untuk Aceh dan Sumatera.
Syakir Daulay Instagram
Pernyataan Syakir ini langsung memicu beragam reaksi dari netizen. Banyak yang menilai bahwa ucapannya justru memecah belah rakyat dengan pemerintah Indonesia, yang sejatinya telah memberikan berbagai bantuan untuk korban bencana di wilayah terdampak.
Baca Juga: Ferry Irwandi Menangis saat Tiba di Aceh Tamiang, sang Influencer Kuatkan Korban Banjir Bandang
Beberapa komentar netizen antara lain:
"Memang di saat situasi kacau, kambing hitam jadi laris dan tukang kompor bergentayangan."
"Syakir open donasi, yang donasi dari negara mana???"
"Narasi aja bisanya, tapi sumbangsih tenaganya mana buat bantu korban."
Kontroversi ini menambah panjang daftar momen publik yang melibatkan Syakir Daulay, yang sebelumnya dikenal lewat berbagai peran di layar kaca dan kiprahnya di industri perfilman.
Meski demikian, aksi kemanusiaannya tetap menjadi sorotan, meski ucapan kontroversialnya kini menjadi bahan perdebatan netizen di media sosial.
Seperti yang diketauhi, beberapa waktu lalu Syakir Daulay turun langsung ke lokasi banjir di Aceh untuk menyalurkan bantuan bagi korban yang masih terisolasi.
Menurut Zikri Daulay, kakak Syakir, adiknya harus melewati perjalanan sulit dengan menggunakan perahu gantung dan perahu karet demi menjangkau warga yang belum mendapatkan bantuan dari pemerintah.
Potret Syakir Daulay Instagram
Meski begitu, aksi sosial Syakir sempat diselimuti kabar miring, setelah sebuah video menampilkan latar belakang bendera yang diasosiasikan dengan gerakan separatis.
Zikri menegaskan, adiknya tidak memiliki tendensi politik atau niat negatif saat menyalurkan bantuan untuk korban bencana di Aceh.
Diketahui, Syakir meninggalkan Aceh dan pindah ke Jakarta sejak duduk di bangku kelas 3 SD.
“Niat dia murni ingin membantu. Atas nama masyarakat Indonesia, dia cuma ingin menolong rakyat Aceh,” ujar Zikri Daulay.