Pernah Hidup Susah, Baim Wong Curhat Masa Lalu di Film ‘Semua Akan Baik-baik Saja’
Baim Wong baru saja memperkenalkan karya terbarunya sebagai sutradara melalui film bertajuk "Semua Akan Baik-baik Saja". Film ini terasa sangat istimewa karena menyimpan banyak memori personal dari perjalanan hidup sang aktor yang jarang diketahui publik.
Dalam konferensi pers di kawasan Bintaro, Baim mengungkapkan bahwa naskah film ini disadari oleh rekan-rekannya memiliki kemiripan dengan kisah pribadinya. Ia mengakui bahwa ada fragmen sejarah hidupnya yang sengaja dimasukkan untuk memberikan nyawa pada cerita tersebut.
"Ada cerita yang saya alami sendiri. Ada antara saya dan orang tua. Karena dulu saya pernah kabur dari rumah dan cerita ini sangat... sebenarnya sangat menyentuh buat saya. Cuma saya tidak mau base on true story banget, enggak, saya enggak mau. Karena banyak juga fiksinya," ungkap Baim dalam konferensi pers film Semua Akan Baik-baik Saja di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, Selasa (17/3/2026).
Baca Juga: Sinopsis Film Semua Akan Baik-Baik Saja, Karya Baru Baim Wong Dibintangi Reza Rahadian
Baim Wong. (Instagram)Baim menceritakan bahwa hubungan dengan kedua orang tuanya menjadi salah satu pilar emosional yang sangat kuat dalam alur cerita. Ia mengaplikasikan adegan-adegan nyata seperti saat dirinya disuapi oleh mendiang sang ibu hingga momen memandikan jenazah ayahnya.
"Kejadiannya saya lagi salat, dia (ibu) pakai mukena, saya tidur di paha dia. Itu semua kita aplikasikan. Ketika papa saya meninggal, ada saya baru pertama kali, mandiin jenazah papa saya, ada satu adegan yang ada di sini juga," lanjutnya.
Tak hanya soal keluarga, film ini juga memotret realitas pahit kehidupan masyarakat kelas menengah ke bawah yang berjuang secara finansial. Baim ingin penonton bisa merasakan keterikatan dengan masalah harian seperti tunggakan uang sekolah hingga biaya kontrakan rumah.
Baca Juga: Bukan Oplas! Baim Wong Rogoh Kocek Ratusan Juta Demi Stem Cell Sumsum Tulang di Korea
Fakta mengejutkan pun terungkap ketika Baim menceritakan pengalamannya sendiri saat berada di titik terendah finansial pada tahun 2018 silam. Ia mengaku pernah merasa sangat terdesak hingga berniat menjual harta benda miliknya demi membayar kebutuhan hidup.
"Kadang-kadang kita enggak bisa bayar uang sekolah, uang kontrakan, mau jual rumah. Saya pun waktu itu hampir menjual mobil saya karena enggak bisa bayar kontrakan saya ya. Ini cerita benar, karena itu tahun 2018," beber bapak 2 anak itu.
"Saya keluar dari Indomaret, saya enggak bisa bayar kontrakan, akhirnya saya ngerasain sendiri enggak enaknya untuk tidak bisa bayar kontrakan dan hampir menjual harta kita," tambahnya.
Baim Wong sebagai SutradaraPenulis naskah Oka Aurora menyebut Baim Wong sebagai sosok sutradara yang sangat terlibat aktif dalam setiap detail pengerjaan film ini. Visi Baim yang sangat jelas membuat proses kreatif pembuatan film berjalan sangat intens dan penuh dedikasi.
Pemilihan pemain dalam proyek ini dilakukan dengan sangat selektif demi menyesuaikan karakter masing-masing agar terlihat sangat nyata. Baim berharap kejujuran cerita yang ia suguhkan dalam film "Semua Akan Baik-baik Saja" dapat diterima dengan baik oleh seluruh masyarakat Indonesia.