Nyesek! Wardatina Mawa Sempat Minta Maaf ke IR karena Suudzon, Ternyata Bukti Selingkuh Nyata
Wardatina Mawa, istri dari Insanul Fahmi (IS), akhirnya memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya pada Kamis (4/12/2025). Didampingi tim kuasa hukumnya, Mawa hadir untuk memberikan keterangan sebagai pelapor terkait dugaan perzinahan yang menyeret nama suaminya dan seorang wanita berinisial IR.
Pemeriksaan yang berlangsung cukup panjang tersebut memakan waktu sekitar 4,5 jam. Mawa dan tim kuasa hukum tiba pukul 10.00 WIB dan baru keluar dari ruang penyidik sekitar pukul 14.30 WIB.
Dalam kesempatan tersebut, Mawa mengungkapkan sebuah fakta ironis mengenai hubungannya dengan IR sebelum kasus ini mencuat ke publik.
Baca Juga: Viral! Istri di Jakbar Labrak Teman Usai Temukan Video Syur di Google Drive Suami
Mawa menuturkan bahwa dirinya sempat merasa bersalah kepada IR. Bahkan, pada bulan Oktober lalu, Mawa secara khusus menghubungi IR untuk meminta maaf.
Saat itu, Mawa merasa dirinya telah berburuk sangka (suudzon) terhadap hubungan IR dan suaminya, lantaran belum memegang bukti konkret.
Baca Juga: Mantap Pisah dari Insanul Fahmi, Wardatina Mawa Spill Rencana Gugat Cerai Suami
"Bulan Oktober saya sudah bilang minta maaf, sebelum saya tahu bukti-bukti yang ada. Jadi saya minta maaf kepada beliau (IR) karena sudah suudzon," ungkap Mawa kepada awak media di Polda Metro Jaya, Kamis (4/12/2025).
Namun, rasa bersalah itu berubah menjadi kenyataan pahit tak lama kemudian. Mawa menyebut bahwa Tuhan memiliki cara tersendiri untuk membukakan mata hatinya.
Tak berselang lama setelah permintaan maaf tersebut, Mawa justru mendapatkan bukti-bukti tak terbantahkan mengenai hubungan terlarang suaminya.
"Alhamdulillah kami (saat itu) hubungan baik-baik saja. Dan ternyata kuasa Allah juga tiba-tiba memberikan bukti itu kepada saya," tambah Mawa.
Mawa Berikan Keterangan Usai Jadi Saksi Pelapor Di Polda Metro Jaya [Ftnews]
Dalam pemeriksaan hari ini, tim kuasa hukum Mawa menegaskan bahwa kliennya dicecar sebanyak 26 pertanyaan oleh penyidik. Fokus pemeriksaan adalah pendalaman laporan serta penyerahan barang bukti tambahan yang memperkuat dugaan perselingkuhan tersebut.
"Buktinya salah satunya adalah rekaman CCTV. Tadi pemeriksaannya sudah semua detail, terstruktur. Sudah saya sampaikan bukti-bukti, CCTV, chat, semuanya sudah saya jelaskan," jelas Mawa.
Selain bukti CCTV, Mawa juga mengenang bagaimana sang suami, IS, sempat meyakinkannya dengan kata-kata manis saat ia mulai curiga.
Mawa menceritakan bahwa IS kerap melakukan manipulasi psikologis (gaslighting) dengan berdalih bahwa dirinya adalah sosok yang setia.
"Dia (IS) selalu bilang, 'Kalau Abang jahat, Abang bakalan selingkuh, Abang bakalan main cewek'. Itu ucapannya di bulan Oktober saat saya curiga. Jadi saya merasa, ya namanya saya manusia biasa, sempat percaya," kenang Mawa.
Kini, nasi sudah menjadi bubur. Meski bukti perselingkuhan sudah di tangan polisi, Mawa mengaku hingga saat ini belum ada satu patah kata maaf pun yang keluar dari mulut IR. Padahal, Mawa sangat menantikan itikad baik dari pihak terlapor.
"Untuk saat ini sampai sekarang belum ada permintaan maaf sepatah kata pun yang keluar dari mulut kakak IR. Harapan saya, dengan bukti yang sudah sangat jelas, beliau mengakui kesalahan dan memohon maaf dengan tulus," tegasnya.
Wardatina Mawa Saat Hadir Di Polda Metro Jaya [Ftnews]
Terkait status pernikahannya, Mawa memastikan bahwa secara hukum dan agama, dirinya dan IS masih sah sebagai suami istri. Belum ada talak yang dijatuhkan oleh IS.
Namun, Mawa menyiratkan bahwa hatinya sudah tertutup untuk melanjutkan rumah tangga tersebut.
"Kalau untuk itu (mempertahankan pernikahan), mohon maaf, saya sudah memutuskan untuk selesai. Rencana menggugat cerai ada, tapi setelah proses hukum ini berjalan dengan baik," ujar Mawa.
Di sisi lain, beredar kabar bahwa pihak IR telah melaporkan balik Mawa terkait dugaan akses ilegal (illegal access). Menanggapi hal tersebut, Mawa dan kuasa hukumnya mengaku santai karena belum menerima panggilan resmi dari kepolisian.
"Belum ada panggilan sih ke saya. Kita belum tahu, belum menerima panggilan atau laporan apapun," jawab Mawa singkat.
Mawa juga sempat dimintai tanggapan mengenai video viral IS yang menangis di podcast dr. Richard Lee. Mawa menilai hal tersebut sebagai bentuk penyesalan yang terlambat, namun ia menekankan agar suaminya tetap bertanggung jawab atas perbuatannya.
"Mungkin memang karakternya dia seperti itu. Pasti dia menyesal dengan terbukanya aib ini. Tapi ya harusnya dia bisa lebih bertanggung jawab dengan apa yang sudah dia lakukan," komentarnya.
Menutup wawancara, Mawa memberikan pesan khusus terkait dampak kasus ini terhadap anaknya. Ia memohon kepada publik dan media untuk menjaga jejak digital agar tidak melukai psikologis buah hatinya di masa depan.
"Saya mohon dijaga juga jejak digital. Jangan sampai anak saya tahu perihal orang tuanya. Ini masalah orang dewasa, biarkan kami yang selesaikan," pungkas Mawa.