Music

Nyaris Bangkrut! Mariah Carey Pernah Hampir Jual Katalog Lagunya Rp78 Juta

02 Februari 2026 | 16:01 WIB
Nyaris Bangkrut! Mariah Carey Pernah Hampir Jual Katalog Lagunya Rp78 Juta
Potret Penyanyi Mariah Carey. (Spreeradio)

Di balik statusnya sebagai salah satu diva musik terbesar di dunia, Mariah Carey menyimpan kisah kelam yang hampir mengubah jalan hidupnya. Siapa sangka, sang pelantun All I Want for Christmas Is You pernah berada di ambang keputusan fatal yang nyaris mengakhiri masa depan finansialnya.

rb-1

Mariah mengungkapkan bahwa pada awal kariernya, ia sempat hampir menjual seluruh hak atas karya musik dan katalog penerbitannya.

Kala itu, lagu-lagu yang ia ciptakan belum mendapatkan tempat di hati pecinta musik dunia. Minimnya popularitas membuat Mariah kesulitan memperoleh penghasilan dari karya-karyanya sendiri.

Baca Juga: KATSEYE Sudah Masuk Billboard Hot 100, 'Gabriela' Jadi Lagu Paling Panas 2025!

rb-2

Kondisi tersebut membuatnya sempat mempertimbangkan menjual hak atas lagu-lagunya dengan harga yang sangat rendah, yakni hanya US$5 ribu atau sekitar Rp78 juta. Sebuah angka yang kini terasa nyaris tak masuk akal jika melihat nilai karya Mariah saat ini.

Namun, keteguhan hati dan keyakinan untuk terus bernyanyi akhirnya membuat Mariah mengurungkan niat tersebut. Ia memilih bertahan dan terus memperjuangkan musiknya. Keputusan itu terbukti tepat. Perlahan namun pasti, karier Mariah mulai bersinar dan namanya kian dikenal luas di industri musik internasional.

Mariah Carey BillboardMariah Carey Billboard

Baca Juga: Viral Tren Medsos 'Ya Allah Lindungi Bilqis', Begini Reaksi Ayu Ting Ting dan sang Putri

Kisah tersebut dibagikan Mariah saat menghadiri momen perkenalan Jody Gerson, Chairman dan CEO Universal Music Publishing Group (UMPG), yang dinobatkan sebagai Executive of the Decade.

“Saya hanya berpikir, jika saya memiliki seseorang seperti Jody di sana untuk melindungi saya, hal itu tidak akan pernah melangkah sejauh itu,” ujar Mariah Carey, dikutip dari Billboard, Minggu (1/2).

Ia mengaku merasa tenang karena dapat mempercayakan karya-karyanya kepada sosok yang tepat.

Kini, hasil dari keteguhan tersebut terlihat nyata. Lagu Natal ikonik All I Want for Christmas Is You kembali mencetak sejarah. Berdasarkan laporan Billboard, lagu tersebut berhasil menempati peringkat pertama Billboard Hot 100 selama 21 minggu.

Tak hanya itu, lagu ini juga mencatatkan 78 minggu di tangga lagu Hot 100, mengalahkan Levitating milik Dua Lipa sebagai lagu dari penyanyi perempuan yang paling lama bertahan sepanjang sejarah.

Menurut catatan Forbes, All I Want for Christmas Is You telah menghasilkan royalti sekitar Rp1 triliun sejak pertama kali dirilis pada 1994.

Angka tersebut diperkirakan akan terus bertambah setiap tahunnya. Bahkan, pada 13 Desember lalu, lagu ini telah diputar lebih dari 2 miliar kali di Spotify.

Potret Penyanyi Mariah Carey SpreeradioPotret Penyanyi Mariah Carey Spreeradio

“Ini luar biasa sekali. Saya sangat bersyukur kepada semua pendengar Spotify di seluruh dunia yang telah menjadikan lagu ini bagian dari tradisi liburan mereka setiap tahun,” kata Mariah Carey, seperti dilaporkan People.

Perhitungan The Economist memperkirakan Mariah meraup royalti sekitar Rp41,8 miliar hingga Rp50 miliar per tahun hanya dari lagu tersebut. All I Want for Christmas Is You yang tergabung dalam album keempat Mariah Carey, Merry Christmas, kini telah menjadi lagu wajib yang selalu diputar setiap momen Natal.

Setelah lebih dari tiga dekade sejak dirilis, lagu ini justru semakin populer. Spotify mencatat tingkat pemutaran global lagu tersebut meningkat hingga 120 persen sejak 2019, menjadikannya sebagai lagu liburan paling banyak diputar sepanjang masa.

Tag Mariah Carey lagu Billboard Hot 100