Gosip

Kronologi Penerima Beasiswa Kopikuni Bongkar Dugaan Penipuan oleh Insanul Fahmi

06 Desember 2025 | 09:45 WIB
Kronologi Penerima Beasiswa Kopikuni Bongkar Dugaan Penipuan oleh Insanul Fahmi
Insanul Fahmi & Penerima Beasiswa Kopikuni

Kasus perselingkuhan Insanul Fahmi dan Inara Rusli memang berdampak besar pada kehidupan setiap pelakunya.

rb-1

Tak hanya nama baik yang tercoreng, kini setiap ucapan dan perilaku para pelakunya juga disorot oleh publik.

Salah satu perilaku Insanul Fahmi yang baru-baru ini jadi buah bibir justru terbongkar dari keterangan seorang pemuda.

Baca Juga: Beda dari Fakta, Inara Rusli Pernah Bilang Nikah dan Cerai Harus Diumumkan untuk Hindari Fitnah

rb-2

Kronologi dugaan penipuan yang dilakukan oleh Insanul Fahmi ini, diceritakan secara lengkap oleh pemuda sang pemuda, dan diunggah oleh akun TikTok @apiphrim.

Pemuda itu menceritakan awal dirinya ditawari beasiswa Kopikuni tersebut oleh guru di sekolahnya. 

Baca Juga: Resmi Jadi Tersangka, Ini Kronologi Ustadz Evie Effendi Lakukan KDRT pada Anak Kandung

Beasiswa yang diberikan adalah bantuan biaya untuk modal usaha para remaja dan pemuda yang berbakat di bidang bisnis jual beli.

Singkat cerita, usai dinyatakan lolos pemeriksaan berkas dan dokumen yang disyaratkan, pemuda tersebut diundang oleh Insanul Fahmi untuk masuk ke tahap interview.

Penerima Beasiswa KopikuniPenerima Beasiswa Kopikuni

Saat tahap interview atau wawancara itu, sang pemuda mengaku kagum dengan sosok Insanul Fahmi, karena sang pemuda menilai, suami Wardatina tersebut terbukti ahli di bidang bisnis jual beli yang ia tekuni sekarang.

Setelah interview, menurut keterangan sang pemuda, ada tiga kategori beasiswa yang diberikan, yakni Platinum (Rp 15 juta), Gold (Rp 10 juta), dan Silver (Rp 8 juta). Semua uang kemenangan itu diberikan dalam bentuk dukungan pelatihan dan pengembangan bisnis, dan dalam hal ini, sang pemuda mendapatkan Gold.

Namun setelah pengumuman pemenang itu, dijelaskan oleh sang pemuda, bahwa ada jeda waktu sekitar tiga bulan tidak ada kabar lanjutan dari Insanul mengenai nasib para penerima beasiswa ke depannya.

Baru pada 5 Juli 2025, diadakan pertemuan antara Insanul dengan para penerima beasiswa, tapi pertemuan itu sama sekali tidak membawa hasil, karena dari cerita sang pemuda, Insanul hanya pamer soal bisnis travel yang akan ia dirikan.

Insanul Fahmi Berfoto Bersama Penerima Beasiswa KopikuniInsanul Fahmi Berfoto Bersama Penerima Beasiswa Kopikuni

Kemudian pada 22 Februari 2025, baru ada pertemuan resmi yang pertama, yang digelar khusus bagi penerima beasiswa, jadi bisa dibilang itu pertemuan kecil yang membahas bagaimana bisnis itu akan dirintis.

Selanjutnya dua minggu setelahnya, tepatnya pada 8 Maret 2025, diadakan pertemuan kedua, yang mana para penerima beasiswa harus mempresentasikan bentuk usaha yang akan mereka jalankan.

Dari pertemuan kedua inilah sang pemuda merasa sangat kecewa, karena ia tidak mendapatkan manfaat apapun dari materi yang disampaikan dalam pelatihan itu.

Berikutnya di bulan kedelapan atau sembilan, tepatnya pada pertemuan ketiga, sang pemuda merasa beasiswa ini sudah mirip penipuan, karena saat ia mengutarakan idenya agar beasiswa ini diberikan dalam bentuk uang saja untuk keperluan kuliah dan sehari-hari, jawaban Insanul sangat mengecewakan. 

Suami Wardatina Mawa ini menolak memberikan uang beasiswa tersebut, dengan dalih pertemuan selanjutnya diadakan online, karena ia sibuk mengurusi bisnisnya yang lain. Namun hingga kini, para penerima beasiswa Kopikuni tidak pernah merasakan menerima uang beasiswa itu sepeser pun.

 

Tag Insanul Fahmi Membongkar dugaan penipuan Kronologi Beasiswa Kuni Kopikuni