Inara Rusli Jadi Sasaran Cancel Culture, Kini Batal Diundang Acara TV
Nama Inara Rusli kini menjadi sorotan dan bulan-bulanan netizen terkait kisah hidupnya sebagai perebut suami orang. Sikapnya yang dinilai sombong dan angkuh, karena tidak meminta maaf kepada istri sah, Wardatina Mawa, dan justru menyalahkan Insanul Fahmi dengan alasan telah menipu, memicu kemarahan publik. Banyak netizen ramai-ramai melakukan cancel culture terhadap mantan istri Virgoun yang dulu tersakiti itu.
Terbaru, Inara Rusli dijadwalkan menjadi bintang tamu dalam sebuah acara talkshow TV, Rumpi, pada Senin, 12 Januari 2026.
Namun, saat poster kehadirannya diunggah ke akun resmi acara @rumpi_ttv, langsung dibanjiri protes dari netizen. Akibat tekanan publik, Inara akhirnya dicancel, dan postingan soal kehadirannya pun dihapus dari akun Instagram acara tersebut.
Baca Juga: Astrid Tiar Naik Darah Bahas Nikah Siri Inara Rusli saat Siaran Langsung
Pada jadwal penayangan, bintang tamu yang tampil hanyalah Venna Melinda, Dinar Candy, dan Joice Manurung. Meski demikian, akun gosip @gosip_danu sempat mengunggah postingan tentang kehadiran Inara.
Inara Rusli Batal Diundang Acara Rumpi Instagram
Hanya satu jam setelah diposting, netizen ramai memberikan komentar protes dan bahkan menandai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).
Baca Juga: Nikah Siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi Mustahil Dilegalkan? Ini Sebabnya
"Nggak jadi diundang kemarin karena banyak komen netizen yang nge-hate sampai ngetag KPI," tulis akun gosip tersebut pada Selasa, 13 Januari 2026.
Tak hanya netizen biasa, sejumlah artis juga mengaku geram dengan sikap Inara ketika tampil di podcast Denny Sumargo (Densu). Akun gosip itu menambahkan:
"Rumpi TV kemarin, bisa-bisanya mau ngundang Inara. Pas di Densu aja udah bikin banyak netizen naik darah. Untung komen netizen pada nge-hate, postingannya dihapus, terus Inara nggak jadi diundang."
Inara Rusli Di Podcast Denny Sumargo Youtube Denny Sumargo
Pernyataan Inara Rusli di tengah kasus dugaan menjadi pelakor ini pun sempat memicu kemarahan publik. Saat ditanya wartawan tentang nasibnya jika terkena cancel culture, Inara justru menyatakan ketidakpeduliannya terhadap penilaian orang lain.
"Apa yang orang lain katakan tentang saya itu penilaian mereka, bukan berarti menentukan value saya. Lagipula, kalau memang niat saya dari awal mau jadi pilihan kedua setiap orang, mungkin dari dulu saya sudah ng-artis. Capek ng-artis," ujar Inara dalam sebuah wawancara.
Kasus ini menunjukkan bagaimana sikap seorang figur publik dalam menghadapi kontroversi bisa memicu reaksi keras dari masyarakat, hingga memengaruhi peluang tampil di media televisi.