Heboh Kontroversi LPDP, Cindy Fatika Sari Ikut Bersuara, Sebut Pindah ke Kanada Tanpa Duit Negara
Nama Dwi Sasetyaningtyas masih ramai diperbincangkan di jagat media sosial. Setelah unggahannya yang menyinggung soal status kewarganegaraan sang anak menjadi viral, pembahasan publik pun melebar hingga menyentuh persoalan etika pemanfaatan beasiswa negara melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Dalam postingannya, perempuan yang akrab disapa Tyas itu menyampaikan rasa bahagia karena anak keduanya kini berstatus sebagai warga negara Inggris, bukan WNI. Ucapan tersebut memicu reaksi keras lantaran dianggap tidak selaras dengan latar belakangnya sebagai penerima beasiswa LPDP, program pendidikan yang dananya berasal dari anggaran negara.
Sebagian netizen menilai terdapat ironi secara moral. Di satu sisi, Tyas disebut pernah memperoleh manfaat dari fasilitas pendidikan Indonesia, namun di sisi lain dinilai kurang menunjukkan rasa bangga terhadap kewarganegaraan Indonesia.
Baca Juga: Cindy Fatikasari dan Tengku Firmansyah Akan Pindah ke Kanada usai Tunggu 3 Tahun
Polemik ini kemudian mendorong banyak pengguna media sosial membagikan opini serta pengalaman pribadi terkait beasiswa luar negeri hingga perjuangan meraih status permanent residence (PR).
Salah satu kisah datang dari akun Threads littlemissrurie. Ia mengaku sempat memiliki rencana serupa, yakni memanfaatkan beasiswa LPDP untuk melanjutkan studi di Australia dengan tujuan bisa menetap di sana.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Ancam Bakal Blacklist Dwi Sasetyaningtyas dan Suami dari Pemerintahan
Namun, niat tersebut akhirnya dibatalkan setelah mempertimbangkan masukan etis dari suaminya.
"Dulu pas mau kuliah lagi ke Australia, sempat terpikir untuk apply beasiswa LPDP," cerita akun Threads littlemissrurie.
Cindy Fatika Sari Sebut Pindah Ke Kanada Tanpa Duit Negara [sumber: Threads Littlemissrurie]
"Cuma suami bilang: 'Kita kan tujuannya pengen PR masa mau pakai duit rakyat Indonesia?'. Jadilah kita pakai beasiswa Ayang-Ayang Scholarship alias si Ayang kerja sampe ledes @rezapraw," sambungnya.
Unggahan tersebut ternyata turut mendapat perhatian dari artis senior Cindy Fatikasari. Istri dari Tengku Firmansyah itu ikut membagikan cerita mengenai keputusannya pindah ke Kanada bersama keluarga.
Cindy menegaskan bahwa proses kepindahan mereka tidak memanfaatkan dana dari negara. Ia menyebut hasil kerja keras dan perjalanan panjangnya berkarier di industri hiburan Tanah Air sebagai bekal untuk memulai kehidupan baru di luar negeri.
"Sekeluarga apply PR (Permanent Residence) Canada dan pindah pakai beasiswa HSB (hasil syuting bertahun-tahun)," komentar Cindy Fatikasari.
Dwi Sasetyaningtyas Pamer Anaknya Jadi Wna [sumber: Tiktok Sentilinpolitik]
Ia juga mengenang kembali periode ketika dirinya harus bekerja keras sebelum akhirnya tinggal dan menetap di Kanada.
"Inget-inget zaman dulu belum ada peraturan syuting maksimal hanya boleh sampai jam 12 malam. Berangkat syuting pagi, pulang besok siangnya," kenangnya.
Seperti diketahui, Cindy dan suaminya Tengku Firmansyah bersama kedua anak mereka pindah ke Kanada sejak April 2024 untuk menetap dan membangun kehidupan baru. Salah satu tujuan utamanya adalah untuk mendukung pendidikan anak-anak mereka, terutama di luar negeri.
Cindy menjelaskan bahwa kepindahan keluarganya ke Kanada bukan karena bantuan dana negara atau koneksi “orang dalam”, melainkan hasil dari kerja keras mereka sendiri selama bertahun-tahun berkarya di dunia hiburan. Mereka mendaftar Permanent Residence (izin tinggal tetap) ke Kanada dan akhirnya menetap di sana bersama anak-anak mereka.
Setelah pindah, pasangan ini memilih hidup di luar dunia hiburan: Tengku Firmansyah bekerja sebagai tukang las di sebuah perusahaan manufaktur di Edmonton, sementara Cindy bekerja paruh waktu di toko ritel. Mereka juga aktif memasukkan kegiatan keluarga, seperti olahraga bersama dan momen sehari-hari di Kanada.