Geger! Diduga Bangun Burning Sun 2 di Kamboja, Seungri Gandeng Jaringan Kriminal?
Kabar baru datang dari Seungri, mantan anggota grup K-pop BIGBANG, yang kembali menjadi sorotan publik. Ia diduga tengah menjajaki rencana membuka bisnis hiburan malam di Kamboja, yang oleh publik disebut-sebut sebagai “Burning Sun 2”, merujuk pada skandal besar yang pernah menyeret namanya beberapa tahun lalu.
Dugaan tersebut mencuat setelah jurnalis Korea Selatan Oh Hyuk-jin mengungkapkan informasi yang ia terima melalui kanal YouTube miliknya pada Selasa (20/1). Menurut Oh, Seungri disebut berupaya masuk kembali ke industri hiburan malam dan sedang melakukan pembicaraan bisnis di Kamboja.
“Dia sedang menjalin kontak dengan individu yang terhubung dengan pencucian uang, jaringan penipuan suara (voice phishing), dan operasional kasino,” ujar Oh, yang pernyataannya dikutip dari The Korea Times. Ia juga menyebut adanya laporan bahwa Seungri kerap bergaul dengan tokoh-tokoh senior di kawasan yang disebut sebagai “kompleks kriminal” di Kamboja.
Baca Juga: T.O.P eks BIGBANG Siap Comeback dengan Album Solo Pertama dalam 13 Tahun
Kompleks tersebut diyakini menjadi pusat operasi kejahatan terorganisasi, termasuk penipuan lintas negara. Kelompok kriminal dilaporkan memancing pencari kerja dari Korea Selatan, Jepang, dan China, lalu memaksa mereka melakukan penipuan setelah tiba di lokasi melalui ancaman dan kekerasan.
Oh menambahkan bahwa pengungkapan keberadaan kompleks tersebut memicu kemarahan publik internasional dan berujung pada operasi kepolisian lintas negara. “Penindakan terbaru menyebabkan banyak pihak yang terlibat ditangkap, sehingga masa depan proyek ini menjadi tidak jelas,” kata Oh.
Baca Juga: Seungri Diduga Bangun Burning Sun di Kamboja, Terjerat Jaringan Kasino dan Penipuan
Meski demikian, Oh menyebut Seungri masih berupaya mencari peluang di luar Korea Selatan. “Seungri, yang kini hampir mustahil bertahan di Korea karena sentimen publik yang sangat negatif, masih memiliki basis penggemar di Jepang dan mencoba memanfaatkan citranya sebagai mantan anggota BIGBANG di Asia Tenggara,” ujarnya.
Kasus hukum yang menjerat pada 2018 lalu tak membuat Seungri kapok.
Kontroversi semakin memanas setelah beredar video yang memperlihatkan Seungri menghadiri sebuah acara klub di Kamboja. Dalam rekaman tersebut, Seungri terlihat memegang mikrofon dan berkata, “Banyak orang memperingatkan saya ketika saya bilang akan ke Kamboja, tetapi menurut saya Kamboja adalah negara terbaik di Asia.”
Dalam video itu juga terlihat logo Prince Brewing dan Prince Holdings di belakang panggung. Prince Holdings diketahui pernah mengelola lokasi yang dikaitkan dengan praktik penipuan dan penyiksaan korban, meski hingga kini belum ada konfirmasi hubungan bisnis langsung antara Seungri dan perusahaan tersebut.
Seungri diduga bangun Burning Sun di Kamboja. [Instagram]
Nama Seungri sendiri tak bisa dilepaskan dari skandal Burning Sun yang meledak pada 2019. Skandal tersebut melibatkan tuduhan prostitusi, kekerasan seksual, distribusi video ilegal, korupsi, hingga praktik bisnis ilegal di klub Burning Sun di Seoul, serta menyeret sejumlah selebritas dan aparat penegak hukum.
Akibat kasus itu, Seungri keluar dari BIGBANG dan memutus kontraknya dengan YG Entertainment. Ia kemudian divonis bersalah atas sembilan dakwaan, termasuk pengaturan prostitusi, penggelapan, perjudian ilegal, dan pelanggaran hukum devisa, serta menjalani hukuman 18 bulan penjara sebelum dibebaskan pada 2023.