Gosip

Ferry Irwandi Respons Sindiran Anggota DPR RI soal Bantuan 10 Miliar 'Gue Merasa Kurang'

10 Desember 2025 | 17:08 WIB
Ferry Irwandi Respons Sindiran Anggota DPR RI soal Bantuan 10 Miliar 'Gue Merasa Kurang'
Endipat Wijaya diduga sindir Ferry Irwandi soal donasi 10 Miliar [Youtube]

Influencer dan konten kreator Ferry Irwandi akhirnya buka suara menanggapi sindiran yang ramai diperbincangkan di media sosial terkait aksi kemanusiaannya.

rb-1

Melalui akun Instagram pribadinya, Ferry merespons pernyataan yang dilontarkan dalam Rapat Kerja Komisi I DPR RI yang menyinggung soal donasi publik versus anggaran negara.

Respons ini bermula ketika seorang warganet bertanya melalui fitur tanya jawab di Instagram Story mengenai tanggapan Ferry terhadap pernyataan "penyaluran 10 M berasa si paling kerja".

Baca Juga: Viral! Anggota DPR Sentil Donasi 10 Miliar Ferry Irwandi, 'Negara Udah Triliunan'

rb-2

Bukannya tersulut emosi atau melontarkan balasan pedas, Ferry justru memberikan jawaban yang mengejutkan dan merendah.

"Gue malah ngerasa kurang euy, beneran. I wish I can do more (saya berharap bisa melakukan lebih banyak)," tulis Ferry dalam unggahannya, dikutip Rabu (10/12/2025).

Baca Juga: Biodata dan Agama Endipat Wijaya, Sentil Donasi 10 Miliar Ferry Irwandi

Ia bahkan menutup pernyataannya dengan permohonan maaf kepada publik, seolah menegaskan bahwa fokus utamanya bukanlah validasi, melainkan dampak bantuan.

Tidak berhenti di situ, Ferry juga menanggapi komentar lain mengenai klaim pemerintah yang telah menggelontorkan bantuan triliunan rupiah ke Aceh. Dengan santai dan positif, ia menyambut baik kabar tersebut.

"Syukurlah karena Aceh emang butuh percepatan," balasnya.

Tanggapan Ferry Irwandi Mengenai Sindiran Anggota DPR [Instagram]Tanggapan Ferry Irwandi Mengenai Sindiran Anggota DPR [Instagram]

Di tengah polemik adu argumen di media sosial, Ferry justru membagikan bukti aksi nyata terbarunya. Dalam unggahan (Instagram Story) terpisah, ia memamerkan faktur pembelian 30 unit Starlink Mini dengan total belanja mencapai Rp121.110.000. Langkah ini diambil untuk mengatasi masalah komunikasi di daerah bencana.

"Sementara kita baru bisa beli 30 karena keterbatasan supply, tapi ketika supply tersedia akan kita tambahkan," tulis Ferry dalam keterangan foto tersebut.

Keputusan memborong perangkat internet satelit ini ternyata bukan tanpa alasan. Ferry mengungkapkan momen paling berkesan saat berada di lokasi bencana, tepatnya di Tamiang dan Langkat, yang menjadi titik balik prioritas bantuannya.

"Waktu live di Tamiang, pas sampai Langkat ada yang DM mengucapkan terima kasih, karena live itu dia tahu keluarganya masih hidup," cerita Ferry.

Momen haru tersebut menyadarkan timnya akan pentingnya akses informasi bagi para korban dan keluarga yang terpisah.

Berangkat dari pengalaman tersebut, Ferry bersama tim Kitabisa akhirnya memutuskan untuk menjadikan penyediaan Starlink sebagai prioritas. Target utamanya adalah daerah-daerah yang masih terisolasi secara fisik namun masih bisa dijangkau oleh sinyal operator jika dibantu perangkat yang memadai.

Sebelumnya, nama Ferry Irwandi menjadi sorotan setelah potongan video Anggota Komisi I DPR RI, Endipat Wijaya, viral di media sosial. Dalam video tersebut, legislator Senayan itu menyindir pihak yang dianggap "mengambil panggung" dengan sumbangan 10 miliar rupiah, membandingkannya dengan triliunan anggaran negara.

Ferry Irwandi Tak Kuasa Menahan Tangis [Instagram]Ferry Irwandi Tak Kuasa Menahan Tangis [Instagram]

"Namanya orang yang cuman datang sekali seolah-olah paling bekerja di Aceh. Padahal negara sudah hadir dari awal," ujar Endipat dalam video yang beredar luas.

Pernyataan ini memicu gelombang kritik dari warganet yang menilai pemerintah seharusnya merangkul inisiatif warga, bukan menyindirnya.

Publik menilai sindiran tersebut tidak relevan mengingat Ferry Irwandi berhasil menggalang dana publik (crowdfunding) sebesar Rp10,3 miliar hanya dalam waktu 24 jam.

Tim relawan Ferry diketahui tidak hanya sekadar mengirim logistik, tetapi melakukan riset kebutuhan mendalam. Mereka menghindari pengiriman mi instan berlebih dan menggantinya dengan makanan bergizi siap santap, serta menyediakan kebutuhan spesifik seperti popok bayi, pembalut, dan pakaian dalam.

Ferry juga turun langsung menembus jalur-jalur sulit di Sumatera untuk memastikan bantuan sampai ke titik terisolasi. Hal ini kontras dengan narasi yang dibangun di Senayan, di mana aksi lapangan seringkali kalah gaung dengan perdebatan prosedural.

Hingga saat ini, respons "kalem" Ferry Irwandi justru menuai simpati yang lebih besar dari warganet. Sikapnya yang memilih fokus pada solusi, seperti pengadaan Starlink dan logistik spesifik, dianggap sebagai bentuk kedewasaan dalam menghadapi kritik dari pejabat publik.

Tag ferry irwandi endipat wijaya banjir aceh