Gosip

Dinar Candy Syok! Ditawari Pod Kecil Mirip Vape, Efeknya Disebut Bisa Bikin Fly 3 Jam

29 Januari 2026 | 17:07 WIB
Dinar Candy Syok! Ditawari Pod Kecil Mirip Vape, Efeknya Disebut Bisa Bikin Fly 3 Jam
Potret Dinar Candy. (Instagram)

DJ Dinar Candy akhirnya angkat bicara mengenai sisi gelap dunia hiburan malam yang belakangan dinilainya semakin mengkhawatirkan. Bukan lagi sekadar soal minuman keras, Dinar menyoroti munculnya modus baru penyalahgunaan narkoba yang dikemas dalam bentuk barang-barang sepele, kecil, dan sulit dikenali, terutama di lingkungan kelab malam.

rb-1

Pengakuan tersebut didasarkan pada pengalaman pribadi Dinar saat menjalani tur nge-DJ di tiga kota berbeda. Ia mengaku beberapa kali ditawari benda-benda mencurigakan yang diklaim mampu memberikan efek “terbang” dalam waktu lama.

Salah satu yang paling membuatnya waspada adalah ketika ia ditawari sebuah alat menyerupai rokok elektrik berukuran kecil.

Baca Juga: Dinar Candy Speak Up soal Podgeter Isi Narkoba, Singgung Lula Lahfah?

rb-2

Menurut Dinar, secara tampilan alat tersebut tidak berbeda jauh dengan vape atau pod pada umumnya. Namun, penawaran efek yang dijanjikan justru membuatnya langsung curiga.

“Pas aku lagi nge-DJ ada yang nawarin, kayak pod kecil. Dia bilang, ‘Kak cobain deh, sedot sekali nanti kayak nge-fly 3 jam atau sampai pagi’,” ungkap Dinar Candy saat menjadi bintang tamu di acara Pagi-Pagi Ambyar, Trans TV, Rabu (28/1).

Dinar Candy Ungkap Soal Podgeter Pod Isi Zat Berbahaya Dinar Candy Ungkap Soal Podgeter Pod Isi Zat Berbahaya

Baca Juga: Onadio Leonardo Bakal Diawasi Ketat Sang Istri Usai Jalani Tiga Bulan Rehabilitasi Narkoba

Pod tersebut disebut-sebut dengan nama Pod Getter. Dinar menegaskan bahwa benda itu bukanlah liquid vape biasa. Kecurigaannya semakin kuat ketika foto barang tersebut hanya dikirim melalui pesan sekali lihat, seolah sengaja disembunyikan.

“Ini beda dari liquid vape biasa. Berarti ada racikannya, ada campuran sejenis narkobanya. Bahaya banget karena bentuknya kecil, mungkin lolos security check dikira vape biasa,” jelasnya.

Tak berhenti di situ, Dinar juga menyoroti tren lain yang belakangan marak di kelab malam, yakni penggunaan balon berisi gas. Ia mengaku sempat kebingungan ketika balon-balon tersebut dilempar ke arahnya saat sedang tampil di atas panggung.

“Aku lagi nge-DJ dilemparin balon. Aku tepis, eh malah diketawain. Katanya, ‘Teh itu diambil, disedot nanti ada efek nge-fly’,” cerita Dinar.

Awalnya, Dinar tidak memahami maksud dari aksi tersebut dan menganggapnya hanya sekadar candaan. Namun, kesadarannya akan bahaya praktik itu muncul setelah ia menerima banyak pesan langsung dari para ibu yang menceritakan dampak serius dari penyalahgunaan gas dalam balon tersebut.

Dinar mengungkapkan, sejumlah orang tua mengaku anak-anak mereka mengalami kondisi kesehatan yang parah akibat menghirup gas dari balon tersebut. Bahkan, beberapa korban disebut harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

“Ada ibu-ibu yang cerita anaknya sampai masuk ICU, bahkan hilang kesadaran berhari-hari karena menghirup gas nitrogen dari balon,” ungkapnya.

Dinar CandyDinar Candy

Lewat berbagai pengalaman tersebut, Dinar Candy mengingatkan anak muda, khususnya generasi Z, agar tidak mudah tergiur dengan tawaran yang terlihat aman atau dianggap sekadar ‘seru-seruan’. Menurutnya, bentuk narkoba yang kini semakin kecil, praktis, dan tersamar justru membuat risikonya jauh lebih besar karena sulit dikenali dan mudah lolos dari pengawasan.

Ia berharap pengalamannya bisa menjadi peringatan agar generasi muda lebih waspada dan tidak terjebak dalam bahaya laten dunia hiburan malam yang kini semakin kompleks.

Tag Dinar Candy vape balon narkoba pod