Denny Sumargo Tolak Tawaran Masuk Politik Meski Diiming-imingi Ratusan Miliar
Denny Sumargo mengungkapkan pengalaman terkait tawaran politik yang pernah ia terima saat menjadi narasumber dalam program Rosi di Kompas TV.
Dalam tayangan yang diunggah di kanal YouTube KOMPASTV itu, Denny Sumargo yang akrab disapa Densu mula-mula ditanya mengenai konsekuensi yang ia rasakan karena kerap bersuara kritis terhadap pemerintah. Alih-alih mendapatkan tekanan agar bungkam, Densu justru mengaku ditawari untuk terjun langsung ke ranah politik.
"Saya pernah ditelepon, ditawari untuk menjadi bagian dari politik, dengan penawaran yang sangat menggiurkan," kata Densu.
Baca Juga: Donasi Rp500 Juta, Denny Sumargo Desak Pemerintah Bergerak Cepat Atasi Banjir Sumatra!
Denny Sumargo diduga pernah ditawari posisi sebagai staf khusus atau stafsus, meskipun ia memilih untuk tidak mengungkapkannya secara gamblang.
"Saya enggak bisa bocorin, tapi pastinya salah satu staf.. ya penting lah," kata Densu.
Baca Juga: Denny Sumargo Lihat Rekaman CCTV 15 Detik Inara Rusli dan Insanul Fahmi: Posisinya...
"Stafsus?" tanya Rosianna Silalahi selaku host.
"Ya di daerah situ lah," jawab Densu, singkat.
Denny Sumargo memilih menampik ajakan terjun ke dunia politik karena merasa belum memiliki panggilan untuk berkecimpung di ranah itu.
Denny Sumargo Dan Istri [sumber: Instagram Sumargodenny]
"Saya masih merasa saya harus mengerjakan apa yang harus saya kerjakan sekarang," imbuh Denny Sumargo.
Selanjutnya, sebagai host podcast Curhat Bang, Denny Sumargo sering dinilai memihak salah satu kubu. Namun kenyataannya, Densu selalu berupaya bersikap netral dalam setiap persoalan, bahkan tak jarang menolak imbalan.
"Saya pernah ditawarin untuk dibayar. Tapi saya bilang, kalau saya dibayar, siapa lagi yang punya kredibilitas lebih jauh untuk menjaga keseimbangan dari media untuk bisa mewawancarai dari kedua belah pihak," ucap Densu.''
"Menurut saya, kredibilitas itu jauh lebih tinggi dari harga nilai mata uang," imbuh istri Olivia Allan ini.
Menanggapi ajakan terjun ke ranah politik, pada penutup acara Denny Sumargo akhirnya membeberkan tawaran besar yang sempat ia singgung sebelumnya.
Denny Sumargo Ngaku Pernah Dapat Tawaran Politik [sumber: Youtube Kompas Tv]
"Sejauh ini, saya pernah ditawari dengan angka yang cukup besar. Ya ratusan lah ya," kata Densu meski tampaknya keceplosan.
"Ratusan miliar?" tanya Rosi. "Pokoknya gitu lah ya," jawab Densu berusaha mengalihkan pembicaraan.
Rosi pun terus mendorong agar nilai tawaran tersebut disebutkan, sedangkan Densu berupaya menghindarinya.
"Enggak usah angka depannya. Pernah ditawarin ratusan miliar?" tanya Rosi.
"Miliaran lah, biar kelihatan rendah hati. Ya ratusan, ya miliaran, udahlah," timpal Densu.
Penawaran tersebut tak membuat Denny Sumargo tergiur lantaran ia selalu mempertanyakan "hidup untuk apa" dan telah menemukan jawabannya.
"Kenapa orang berbondong-bondong ingin mencapai kemewahan? Karena simbol yang ingin mereka capai sebagai validasi masyarakat dalam kehidupan mereka," tutur Densu.
"Coba kalau enggak ada cerminan masyarakat seperti itu, atau mereka cuma sendirian. Aktualisasi atau validasi itu bagian dari kebutuhan kita," tuturnya.