Curhat Ibnu Jamil Pernah Tinggalkan Anak Laki-laki hingga Kini Masuk Akmil
Aktor Ibnu Jamil mengungkapkan sebuah fakta emosional mengenai kemiripan kisah hidup pribadinya dengan peran yang ia mainkan dalam film terbaru, Kupeluk Kamu Selamamya. Ia mengakui bahwa pengalaman berpisah dan meninggalkan anak laki-lakinya, Dhofin, adalah memori masa lalu yang cukup berat.
Bagi Ibnu, menjalin komunikasi antara sesama laki-laki di dalam keluarga bukanlah sebuah perkara yang mudah untuk dilakukan. Ia merasa laki-laki cenderung lebih kaku dan sulit untuk mengungkapkan perasaan sayang secara verbal dibandingkan perempuan.
"Dari anak saya yang laki-laki, saya punya cerita yang hampir sama dengan film ini. Di mana saya berpisah, dan saya meninggalkan anak laki-laki saya. Apalagi kalau antara anak laki-laki dengan bapak atau seorang ayah, itu bukan hal yang gampang," kata Ibnu Jamil ditemui di Cipete, Jakarta Selatan pada Kamis (12/3/2026).
Baca Juga: Momen Haru Ibnu Jamil Peluk Putranya yang Lulus jadi Taruna Akmil 2025
Ibnu Jamil. (Indopop/Raka)
"Laki-laki dengan laki-laki itu kan minim kata-kata. Kita sebagai laki-laki, bukan kayak perempuan yang bisa mengutarakan semua perasaan. Laki-laki adalah orang yang paling miskin untuk mengeluarkan kata-kata sayang, perhatian kepada laki-laki. Dia lebih kepada perbuatan. Kayak mau bilang 'Papa sayang kamu', 'Papa kangen kamu', mungkin yang bisa terucap cuma 'Hebat kamu'. Cuma itu," lanjutnya.
Kini, rasa bangga menyelimuti hati Ibnu Jamil melihat pertumbuhan putra sulungnya yang berhasil mandiri dan berdiri tegak. Ia mengaku sangat salut karena Dhofin mampu melewati berbagai rintangan hidup hingga akhirnya resmi masuk Akademi Militer (Akmil).
Baca Juga: Ibnu Jamil Legowo Usaha Kuliner di Benhil Terdampak Demo: Stay Safe Everyone
Ibnu menegaskan bahwa dirinya sangat menghargai tekad kuat sang putra yang tidak mau menyerah dengan keadaan masa lalu. Keberhasilan Dhofin saat ini dianggapnya sebagai sebuah pencapaian luar biasa yang tidak pernah ia sangka sebelumnya.
"Makanya sekarang sudah alhamdulillah anak laki-laki saya sudah tumbuh besar, dia menjadi orang yang, yakinlah, salut sih sama Dhofin. Dia sekarang ini masuk Akmil," ungkap suami Ririn Ekawati itu.
"Enggak nyangka juga, bangga banget dengan berbagai macam cerita yang dia lalui. Dia punya banyak rasa juga, tapi dia masih bisa berdiri tegak, masih tidak mau menyerah dengan keadaan. Luar biasa, saya salut sama Dhofin," tambahnya.
Ibnu juga membagikan perbedaan cara pendekatannya sebagai ayah terhadap anak laki-laki dan anak perempuannya, Abigail. Ia merasa jauh lebih mudah untuk menunjukkan sisi mesra dan intim kepada anak perempuan dibandingkan dengan anak laki-lakinya.
"Beda banget pendekatannya cewek dengan anak cowok. Kalau kita anak cewek tuh bisa kita mesra-mesraan, kita bisa sangat intimate. Tapi kalau anak laki-laki kan enggak mungkin kita peluk, kita cium, 'Apaan sih, apaan sih', apalagi sudah umur segitu kan," ujar Ibnu.
Seiring bertambahnya usia, Ibnu memilih untuk tidak lagi meratapi luka masa lalu yang pernah menghampiri perjalanannya. Ia menjadikan setiap kejadian pahit sebagai modal utama untuk terus bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya.