Flexing

Beli Kapal 2,5 Miliar Buat Kado Diri Sendiri, Prilly Latuconsina Kini Jadi Bos Yacht

22 Desember 2025 | 16:25 WIB
Beli Kapal 2,5 Miliar Buat Kado Diri Sendiri, Prilly Latuconsina Kini Jadi Bos Yacht
Prilly Latuconsina [Sumber: Instagram]

Aktris dan produser muda Prilly Latuconsina kembali membuat publik terkejut dengan pencapaian finansialnya. Bukan lagi soal tas mewah atau properti, Prilly mengungkapkan bahwa dirinya telah membeli sebuah kapal yacht pribadi sebagai hadiah ulang tahun untuk dirinya sendiri pada tahun lalu.

rb-1

Tak hanya untuk koleksi pribadi, hobi barunya ini kini telah berkembang menjadi bisnis profesional di industri maritim.

Fakta ini terungkap saat Prilly menjadi bintang tamu di kanal YouTube Raditya Dika yang tayang pada Jumat (19/12/2025). Dalam percakapan tersebut, Prilly menceritakan awal mula ketertarikannya membeli kapal hingga akhirnya mendirikan perusahaan kapal bernama Salaya.

Baca Juga: Menikmati Kuliner Unik di Le Petit Chef, Restoran Favorit Keluarga Raditya Dika

rb-2

"Tahun lalu sebenarnya aku menghadiahi diriku sendiri beli kapal yacht. Karena aku suka nyelem (diving) sama mancing. Kado lain enggak kepikiran, kayak beli baju atau sepatu. Jadi mikir kayaknya lucu ya punya kapal sendiri," ujar Prilly.

Setelah memiliki kapal tersebut, Prilly menyadari bahwa aset mewah itu akan sia-sia jika hanya didiamkan di dermaga. Ia merasa sayang jika kapal tersebut tidak dimanfaatkan secara produktif, mengingat dirinya tidak setiap hari bisa melaut.

Baca Juga: Fuji Buka-bukaan Soal Idap ADHD, Hilang Fokus hingga Efek Buruk Gula

Berangkat dari pemikiran tersebut, Prilly memutuskan untuk terjun langsung ke bisnis perkapalan. Ia bertemu dengan rekan bisnis yang tepat, salah satunya diperkenalkan oleh atlet bulu tangkis Kevin Sanjaya, yang membawanya mengenal para pemain lama di industri kapal laut.

Prilly Latuconsina Di Podcast Raditya Dika [Sumber: Youtube]Prilly Latuconsina Di Podcast Raditya Dika [Sumber: Youtube]

Prilly menjelaskan bahwa perusahaan Salaya yang ia bangun tidak hanya menyewakan kapal, tetapi juga menawarkan jasa boat management. Layaknya manajemen artis, perusahaannya mengurus segala kebutuhan operasional kapal milik klien yang seringkali terbengkalai.

"Kita bantu urusin parkirnya, urusin maintenance-nya. Terus misalnya orang tersebut pengen nyewain kapalnya tapi enggak mau ngurusin penyewaan kapalnya, bisa kita yang ngurusin. Jadi kayak talent management tapi (buat) kapal," jelas bintang film Patah Hati yang Kupilih tersebut.

Selain manajemen, Prilly juga memperkenalkan model bisnis co-ownership atau kepemilikan bersama. Konsep ini memungkinkan seseorang memiliki saham di sebuah kapal mewah tanpa harus membelinya secara penuh, mirip dengan sistem investasi saham.

Tak tanggung-tanggung, perusahaan milik Prilly kini telah memegang lisensi sebagai distributor eksklusif di Indonesia untuk Jeanneau, sebuah merek kapal ternama asal Prancis. Hal ini berarti siapa pun yang ingin membeli kapal merek tersebut di Indonesia harus melalui perusahaan Prilly.

Terkait harga, Prilly blak-blakan menyebutkan angka untuk satu unit kapal tipe entry level yang ia miliki. Kapal buatan Prancis dengan kapasitas sekitar delapan orang tersebut dibanderol di kisaran harga Rp2,5 miliar.

Meski terdengar fantastis bagi masyarakat umum, Prilly memberikan analogi menarik. Menurutnya, harga kapal sebenarnya setara dengan mobil mewah yang beredar di jalanan Jakarta. Ia membandingkan harga tersebut dengan mobil sedan kelas atas.

"Sebenarnya kapal tuh harganya kayak mobil mewah aja. Ada mobil yang harganya 2,5 miliar, ada juga yang 10 miliar kayak Rolls-Royce. Nah, 2,5 miliar itu entry level-nya," terang Prilly.

Beli Kapal 2 5 Miliar Buat Kado Diri Sendiri Prilly Latuconsina Kini Jadi Bos Yacht [Sumber: Youtube]Beli Kapal 2 5 Miliar Buat Kado Diri Sendiri Prilly Latuconsina Kini Jadi Bos Yacht [Sumber: Youtube]

Ia menambahkan bahwa kapal tersebut diimpor utuh (Completely Built Up) dari luar negeri layaknya melakukan unboxing paket raksasa.

Untuk urusan logistik, Prilly memarkirkan kapalnya di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) atau Pantai Mutiara. Ia mengakui bahwa biaya parkir kapal dan bahan bakar adalah pengeluaran terpisah yang cukup lumayan, meski ia enggan menyebut nominal pastinya.

Memiliki kapal pribadi memberikan keleluasaan tersendiri bagi Prilly dalam melepas penat. Ia mengaku sering pergi ke laut hanya untuk menikmati matahari terbenam (sunset) sepulang kerja di sore hari.

"Waktu itu aku pernah pulang kantor capek banget, terus aku langsung ke kapalku. WhatsApp kapten, 'mau sunsetan dong'. Ya sudah dibawa ke tengah laut, bengong-bengong aja lihat sunset," kenang Prilly.

Tag Prilly Latuconsina Bisnis kapal yacht Salaya Yacht Raditya Dika Harga kapal Prilly