Status “Open to Work” Prilly Latuconsina Tuai Pro Kontra di Media Sosial
Nama Prilly Latuconsina kembali menjadi buah bibir. Awalnya, netizen dibuat kagum saat melihat lencana "Open to Work" terpampang di profil LinkedIn sang aktris.
Langkah ini dianggap berani dan sangat memotivasi, seolah Prilly ingin menembus batas karier di luar dunia hiburan.
Tak main-main, dalam sekejap, akunnya dibanjiri 30 ribu permintaan koneksi dari berbagai kalangan profesional.
Baca Juga: Ini Dia 3 Hobi Mahal Prilly Latuconsina Yang Berhubungan Dengan Laut
Postingan Prilly Latuconsina di LinkedIn.
Namun, rasa kagum itu mendadak berubah jadi rasa kecewa.
Sebuah unggahan di Threads membongkar fakta bahwa aksi tersebut hanyalah bagian dari kampanye pemasaran produk pasta gigi. Netizen pun merasa kena "prank".
Baca Juga: Prilly Latuconsina Curhat Malu Usai Insiden Salah Gandeng, Omara Esteghlal Kena Imbas
Kritik tajam langsung menghujani Prilly. Di tengah sulitnya mencari lapangan kerja dan maraknya PHK, aksi ini dinilai tone deaf atau kurang sensitif terhadap realita sosial.
Banyak yang menyayangkan mengapa isu perjuangan mencari kerja dijadikan bahan gimmick.
Kini, profil LinkedIn tersebut dikabarkan hilang dari pencarian, menyisakan komentar sinis dari publik yang sejak awal sudah menaruh curiga.
"Emang gimmick. Habis dapat job dari odol itu akun linkedinnya ngilang. Orang2 yang pada add to networknya pada heran, nama sudah ga ada di pencarian," ujar netizen.
"Yang sudah mengira dari awal gimmick kalian keren bangeeetttttt," komentar netizen.
"Thanks to prilly, karna ini makin bikin kita sadar kalo lapangan pekerjaan di indo tuh sebenernya banyak. Cuma emang pandang bulu bgt, 19 juta lapangkan kerja cuma untuk Prilly ternyata," kata netizen.