Bela Pengasuh Anaknya, Erika Carlina Lacak Dewi Fransiska Penghina Suku Sumba
Pernyataan menghina yang dilontarkan Dewi Fransiska Mooy (Danoheo) terhadap masyarakat Sumba, termasuk pengasuh Andrew putra Erika Carlina, tak hanya mendapat kecaman publik.
Sosok yang paling dirugikan secara langsung, Erika Carlina, ibu dari Andrew, akhirnya angkat bicara dengan tegas membela kehormatan sang pengasuh dan seluruh orang Sumba.
Melalui akun Instagramnya, @eri.carl, Erika Carlina tak terima pengasuh anaknya yang telah bekerja dengan baik justru dihina dan dijadikan bahan olokan dalam siaran langsung dua orang TikToker tersebut.
Baca Juga: DJ Panda Akui Sebar Data Pribadi Erika Carlina, Kini Minta Maaf dan Berharap Damai
Dengan penuh emosi dan keberpihakan yang jelas, Erika menulis pembelaannya.
“Kalo mau hujat aku, hujat aku aja. Tapi jangan bawa bawa pengasuh Andrew. Tugas pengasuh aku cuma merawat dan menjaga Andrew, tidak peduli dari mana asalnya.”
Baca Juga: Perempuan Ini Hina Pengasuh Andrew Anak Erika Carlina dan Rendahkan Suku Sumba!
Pernyataan ini merupakan bantahan langsung terhadap ujaran Dewi yang menyebut pengasuh Andrew sebagai “pembantu si gendut gendut Sumba itu.”
Erika menegaskan bahwa performa dan kebaikan seseorang tidak ditentukan oleh asal sukunya.
Dewi Mooy saat melakukan live dan menghina suku Sumba. [TikTok]
Lebih lanjut, Erika membagikan pengalaman pribadinya yang bertolak belakang dengan narasi negatif yang disebarkan Dewi.
“Bagi saya dia orang baik, selama ini saya liburan ke Bali bersama pengasuh Andrew yang memang orang Sumba, masih dapat perlakuan baik dari masyarakat Bali.”
Pengalaman ini sekaligus menyanggah klaim bahwa orang Sumba adalah “pengacau” dan “bahan lelucon” di Bali, seperti yang dinyatakan Dewi.
Erika mengakhiri pernyataannya dengan kalimat tegas yang menjadi pesan inti.
“Sekali lagi saya tegaskan, orang Sumba itu orang baik.”
Sebuah pernyataan sederhana namun penuh makna yang langsung mematahkan generalisasi dan stigma buruk yang disebarkan.
Tak hanya membela, Erika juga tampak bersikap proaktif untuk menuntut pertanggungjawaban. Ia meminta bantuan warganet untuk melacak identitas pelaku.
“Yang punya IG, Tiktok, atau alamat mereka tolong info nya ya. Makasih,” tulisnya, mengindikasikan kemungkinan langkah hukum lebih lanjut.
Erika Carlina dan Dewi Wanita yang menghina Suku Sumba. [Instagram]
Respons tegas Erika Carlina ini langsung menuai dukungan luas dari warganet. Banyak yang memuji sikapnya yang berani “pasang badan” membela karyawannya yang tidak bersalah dan menolak ujaran kebencian.
Banyak pula yang merasa bahwa suara dari pihak yang langsung terkait, seperti Erika, memiliki kekuatan moral yang lebih besar untuk menyangkal narasi kebencian yang telah menyebar.
Dukungan ini semakin menguatkan tekanan publik terhadap Dewi Fransiska Mooy untuk mempertanggungjawabkan ucapannya.