Begini Isi Surat Terbuka Park Bom 2NE1 yang Seret Nama Sandara Park, Sebut Soal Adderall
Personel 2NE1, Park Bom, menghebohkan publik dengan surat terbuka yang diunggah di Instagram pada 3 Maret 2025.
Dalam pernyataan tulisan tangan tersebut, ia mengungkap tudingan serius terkait kasus lama yang kembali mencuat. Nama rekan satu grupnya, Sandara Park, ikut terseret dalam pengakuan tersebut.
Dalam suratnya, Park Bom menyatakan ingin menyampaikan kebenaran kepada publik.
Baca Juga: Heboh Surat Park Bom, Ungkit Skandal Narkoba dan Tuding Sandara Park
Isi Surat Terbuka Park Bom 2NE1
Dilansir dari Koreaboo, berikut isi surat yang ditulis tangan oleh Park Bom:
Baca Juga: Sandara Park Bantah Tuduhan Narkoba dan Balik Soroti Kondisi Kesehatan Park Bom
“Kepada masyarakat… Halo. Ini Park Bom. Saya menulis karena ingin membagikan kebenaran kepada kalian. Apakah kalian semua baik-baik saja? Saya tidak sakit dan sedang berusaha hidup dengan baik. Saya akan membicarakan sesuatu yang sensitif dan menakutkan.”
Ia mengaku berhati-hati karena khawatir pernyataannya memicu kontroversi baru, terutama terkait isu Adderall yang pernah mencuat.
“Saya berhati-hati karena takut hal ini akan kembali menimbulkan kegaduhan, tetapi obat yang dikenal sebagai Adderall, yang diberi label sebagai obat psikotropika, terus membebani pikiran saya. Sebenarnya saya tidak ingin mengungkitnya lagi… Saya takut bahkan menyebutnya lagi di berita akan menjadi jalan pintas untuk menghancurkan reputasi saya. Saat itu, saya merasa seperti sekarat… tetapi sekarang saya mengumpulkan keberanian untuk berbicara.”
Park Bom Soompi
Park Bom sebelumnya pernah dituduh melakukan penyalahgunaan obat, khususnya Adderall. Dalam suratnya, ia menegaskan bahwa dirinya adalah pasien ADD (Attention Deficit Disorder) yang memang membutuhkan obat tersebut untuk pengobatan.
“Itu bukan narkoba. Saya adalah pasien ADD, yang disebut Attention Deficit Disorder. Sandara Park tertangkap karena penyalahgunaan narkoba, dan untuk menutupinya, mereka mengubah obat tersebut menjadi sesuatu yang diberi label sebagai skandal narkoba yang melibatkan saya. Pada saat itu, bahkan belum ada sistem pengobatan atau hukum khusus di negara ini terkait Adderall, tetapi anehnya, setelah kasus Park Bom, sebuah hukum dibuat.”
Ia juga menyampaikan permintaan kepada publik agar menelusuri fakta yang sebenarnya.
“Kepada warga internet, saya dengan tulus meminta agar kalian menyelidiki fakta sebagaimana adanya. Dan terakhir, yang benar-benar ingin saya katakan adalah ini: YG Entertainment, Yang Hyun Suk, Teddy Park, dan Lee Chaerin (CL), tolong jangan melaporkan kepada pihak berwenang bahwa Park Bom menggunakan obat melebihi dosis yang diresepkan, obat yang bahkan tidak pernah kalian gunakan sekalipun selama 30 tahun. Saya menulis ini karena rasanya jiwa saya menangis. Terima kasih telah membaca.”
Dalam surat tersebut, Park Bom menyebut nama YG Entertainment serta eksekutifnya Yang Hyun Suk.
Sandara Park Bantah Tuduhan
Dilansir dari Allkpop, menanggapi tuduhan tersebut, pihak Sandara Park langsung memberikan klarifikasi. Pada 3 Maret, seorang rekan dekat Sandara menyampaikan kepada media The Fact bahwa tudingan yang dilontarkan Park Bom sepenuhnya tidak berdasar.
Sandara Park 21ne
Sandara Park secara tegas membantah keterlibatannya dalam dugaan penyalahgunaan narkoba dan menyatakan kekhawatiran atas kondisi kesehatan Park Bom.
Hingga kini, polemik surat terbuka Park Bom dan bantahan Sandara Park terus menjadi perhatian publik, khususnya penggemar 2NE1 dan industri hiburan Korea Selatan.