Ayah Kandung Nizam Sukabumi Minta Donasi di Facebook, Netizen Hilang Respect
Di tengah duka mendalam atas meninggalnya Nizam Syafei (12), ayah kandung korban, Anwar Satibi, justru menjadi sorotan tajam warganet. Pasalnya, Anwar ketahuan meminta donasi melalui akun Facebook pribadinya, memicu dugaan aji mumpung di tengah kasus kekerasan yang menimpa putranya.
Dalam unggahan yang kini viral, Anwar menuliskan permohonan bantuan dana kepada para sahabatnya dengan alasan masih banyak keperluan yang harus diurus terkait kasus Nizam.
Baca Juga: Viral Pengakuan Mantan Istri Ayah Nizam Syafei Sukabumi: Dia Jahat dan Galak!
"Asalamualaikum. Untuk sahabat2ku di luaran sana. Untuk kali ini saya minta bantuan kalian. Mengingat masih banyaknya pergerakan yang harus saya lakukan. Ini nomor Dana saya. Sekali ini saya minta bantuan kepada teman2saya. Mohon Do,a Dari kalian agar saya di berikan kekuatan.sekali lagi mohon Bantuannya kali ini saja. Yaa allah yaa Roby DANA. Khsusus buat sahabat sahabat saya. Saya ingin Mengurus ini semua. Sampai Tuntas," tulis Anwar di akun Facebooknya.
Postingan tersebut sontak memicu gelombang kritik dari warganet yang menilai sikap Anwar tidak pada tempatnya. Banyak yang mempertanyakan mengapa ia harus meminta donasi secara terbuka di media sosial, bukan melalui jalur pribadi kepada orang-orang terdekat.
"Kenapa gak japri atau chat di group aja. Kenapa harus posting di sosmed. Gak salah dong netizen berprasangka aji mumpung," tulis seorang netizen.
Baca Juga: Kronologi Ricuhnya OsteoRun Sukabumi 2025, Peserta Keluhkan Panitia dan Jalur Lari Amburadul!
Warganet lain bahkan meragukan kesedihan Anwar.
Nizam Syafei dan ayah kandungnya, Anwar Satibi. [Facebook]
"Jujur agak curiga dari cara nangisnya," komentar akun lainnya.
Sebagian besar netizen menilai bahwa seseorang yang sedang berduka seharusnya tidak berpikir untuk membuat status atau permintaan di media sosial.
"Kalo lagi kena musibah emang udah paling bener itu diem," ujar netizen.
"Kalau aku nih yaa, kalau akuu. Kehilangan orang tersayang. Jangkan untuk bikin story update di sosmed, megang hp aja kayaknya gak kepikiran. Bangun aja untuk duduk kyknya gak berdaya. Kalau akuuuu ini mah," timpal yang lain.
Bahkan sejumlah warganet mengaku mulai kehilangan rasa hormat kepada Anwar.
"Kok jadi lose respect sama bapaknya yaa. Hadeww. Hanya Allah yang tau semoga adik husnul khatimah aamiin," ujar akun lainnya.
Tak sedikit netizen yang menyampaikan kritik dengan nada keras. Mereka menilai langkah Anwar meminta donasi di Facebook tidak etis dan terkesan memanfaatkan situasi.
Nizam Syafei di Sukabumi meninggal setelah diduga disuruh minum air panas oleh ibu tiri [Tiktok]
"Minta sama sahabat dan teman2. Ya lo Japri aja lewat WA kunyukkk. Ngpain pakek si Sosmed lo Sebarin," tulis seorang netizen dengan nada kesal.
Temuan ini menambah daftar panjang kejanggalan sikap Anwar di mata publik. Sebelumnya, netizen juga menemukan postingan lama mantan istri Anwar, Yuli Yanti, yang menyebut ayah kandung Nizam sebagai "orang yang jahat yang pernah aku temukan" dan menggambarkannya sebagai sosok "jahat dan galak" selama pernikahan mereka.
Sementara itu, Polres Sukabumi masih terus melakukan penyidikan dengan pendekatan scientific crime investigation. Sebanyak 16 saksi telah diperiksa, dan tim forensik masih menunggu hasil laboratorium dari Pusdokkes Polri untuk memastikan penyebab pasti kematian Nizam.