Ayah Jerome Polin Dikremasi 3 November 2025, Tunggu Si Bungsu Jesferrel Pulang ke Indonesia?
Duka mendalam tengah menyelimuti keluarga besar Jerome Polin. Sang ayah tercinta, Marojahan Sintong Sijabat, dikabarkan meninggal dunia pada Kamis (30/10/2025) setelah berjuang melawan sakit yang dideritanya.
Kabar duka ini pertama kali dibagikan oleh salah satu kerabat, Stefani Sijabat, melalui akun Instagram pribadinya, @stefanisijabat.
Dalam unggahan di Instagram Story-nya, Stefani membagikan foto mendiang Marojahan yang telah terlepas dari alat bantu medis, disertai dengan pesan perpisahan singkat namun penuh makna.
Baca Juga: Jerome Polin Curahkan Rasa Duka Mendalam Usai Kepergian Sang Ayah Tercinta
“Selamat jalan Itoo,” tulis Stefani dengan emotikon menangis, pada Kamis (30/10/2025).
Unggahan tersebut segera menyebar luas dan mengundang banyak ucapan belasungkawa dari netizen serta rekan-rekan dekat keluarga Jerome.
Jadwal Ibadah Kremasi Ayah Jerome Tiktok
Baca Juga: Haru! Kenangan Jerome Polin Bareng Sang Ayah, Suka Dipijit Tiap Kali Bertemu
Melansir dari akun TikTok @inibukanniko, prosesi ibadah kremasi Marojahan Sintong Sijabat dijadwalkan akan berlangsung pada Senin, 3 November 2025 pukul 11.00 WIB.
Diduga, pemilihan tanggal tersebut dilakukan untuk menunggu kepulangan Jesferrel Porman, adik bungsu Jerome, yang tengah berada di luar negeri.
Berbeda dengan Jerome yang masih sempat berada di sisi sang ayah sebelum berpulang, Jesferrel Porman tidak dapat menemani ayahnya di saat-saat terakhir. Diketahui, Jesferrel sedang menempuh pendidikan di Harbin Institute of Technology, Shenzhen, China, mengambil jurusan Teknik Elektro.
Jesferrel baru saja berangkat ke China pada September 2025, ditemani oleh kedua orang tuanya serta kakak-kakaknya, termasuk Jerome.
Kepergiannya kala itu penuh semangat untuk memulai kehidupan baru sebagai mahasiswa di luar negeri. Namun, jarak yang jauh membuatnya tidak dapat pulang tepat waktu untuk mendampingi sang ayah di masa-masa kritis.
Situasi ini tentu menjadi pukulan berat bagi Jesferrel, yang harus menerima kabar duka dari negeri seberang. Meski begitu, banyak netizen dan penggemar keluarga Sijabat yang memberikan dukungan dan doa agar Jesferrel serta keluarga diberi kekuatan dalam menghadapi kehilangan besar ini.
Keluarga Jerome
Sejak kabar kepergian ayah Jerome tersebar, linimasa media sosial dipenuhi dengan ucapan duka dan simpati dari para penggemar, sahabat, dan publik figur.
Banyak yang mengenang sosok Marojahan Sintong Sijabat sebagai ayah yang hangat dan penuh kasih, yang kerap muncul dalam berbagai konten keluarga Jerome di YouTube maupun Instagram.
Kini, keluarga Jerome Polin tengah berduka dan mempersiapkan prosesi terakhir bagi sang ayah tercinta. Publik pun turut mengirimkan doa agar Marojahan Sintong Sijabat mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan, serta agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi masa sulit ini.